Minggu, 28 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Teknologi

Kaspersky: Perusahaan akan meningkatkan anggaran Keamanan TI hingga 9% dalam dua tahun ke depan

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
23 Desember 2024
in Teknologi
A A
0
Kaspersky
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kaspersky IT Security Economics adalah laporan tahunan yang mengurai perubahan terkait anggaran, pelanggaran, dan tantangan bisnis yang memengaruhi para pengambil keputusan Keamanan TI. Laporan ini didasarkan pada wawancara dengan para profesional TI dan keamanan TI yang bekerja di berbagai organisasi dengan berbagai ukuran dan industri. Survei ini dilakukan di 27 negara di Eropa, kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Turki, dan kawasan Afrika, Amerika Latin dan Utara.

Menurut penelitian tersebut, perusahaan berencana untuk meningkatkan anggaran keamanan TI mereka hingga 9%. Anggaran keamanan siber rata-rata untuk perusahaan besar adalah sebesar US$5,7 juta dengan US$41,8 juta dialokasikan untuk TI secara umum, sementara Perusahaan dengan skala kecil dan menengah (UMKM) menginvestasikan US$0,2 juta dalam keamanan TI dari anggaran TI rata-rata US$1,6 juta.

Kemungkinan alasan untuk peningkatan investasi dapat ditemukan dalam analisis kerugian finansial dari insiden siber. Perusahaan besar mengalami rata-rata 12 insiden tahun ini, menghabiskan US$6,2 juta untuk pemulihannya —1,1 kali lebih tinggi dari anggaran yang dialokasikan untuk keamanan TI secara keseluruhan. Meskipun memiliki sumber daya yang lebih besar dan infrastruktur keamanan yang canggih, skala dan kompleksitas organisasi perusahaan besar membuat mereka lebih rentan terhadap pelanggaran yang merugikan. Sementara perusahaan-perusahaan ini sering kali lebih siap untuk mendeteksi insiden dengan cepat, waktu yang dibutuhkan untuk sepenuhnya menanggapi dan mengurangi ancaman ini dapat berlangsung selama berjam-jam, menggarisbawahi tantangan dalam mengelola lingkungan TI yang luas dan kompleks.

Sedangkan untuk UMKM, organisasi-organisasi ini mengalami rata-rata 16 insiden tahun ini, sementara menghabiskan US$0,3 juta untuk perbaikan, yang 1,5 kali lebih tinggi dari anggaran Keamanan TI mereka secara keseluruhan. UMKM adalah kelompok yang paling terpengaruh secara tidak proporsional dalam hal dampak anggaran. Mereka sering kali tidak memiliki kebijakan dan prosedur keamanan siber yang kuat, yang membuat mereka rentan terhadap insiden yang melibatkan karyawan, kesalahan konfigurasi cloud publik, dan izin tingkat tinggi.

Artikel Terkait

Anker Nano Jadi Primadona Power Bank Magnetik, Solusi Isi Daya Praktis Tanpa Kabel

Samsung Galaxy Z Fold6 Hadir dengan Galaxy AI, Smartphone Lipat Premium untuk Produktivitas dan Kreativitas

MacBook Neo Jadi Sorotan di Tengah Kemerosotan Pasar PC Global

“Data ini menggambarkan keberlanjutan tren akan peningkatan belanja keamanan siber di semua segmen pasar. Pertumbuhan ini didorong oleh setidaknya tiga faktor utama. Pertama dan jelas, pertumbuhan konstan dalam kompleksitas ancaman keamanan siber memaksa perusahaan untuk mengadopsi solusi yang lebih canggih guna meningkatkan deteksi jejak serangan dan mengotomatiskan respons. Kedua, meningkatnya kekhawatiran dari pemerintah mengenai kedaulatan digital menyebabkan munculnya peraturan dan persyaratan regulasi baru dan, sebagai hasilnya, peningkatan anggaran. Faktor ketiga yang memengaruhi pertumbuhan anggaran dan biaya keamanan siber adalah pertumbuhan konstan dalam ekspektasi upah/gaji bagi para profesional di berbagai bidang keamanan siber,” komentar Veniamin Levtsov, Wakil Presiden, Pusat Keahlian Bisnis Korporat di Kaspersky.

Untuk melindungi perusahaan dari berbagai ancaman siber, Kaspersky merekomendasikan:

  • Gunakan solusi menyeluruh dari lini produk Kaspersky Next yang menyediakan perlindungan waktu nyata, visibilitas ancaman, kemampuan investigasi dan respons tingkat lanjut untuk perusahaan dengan skala dan industri apa pun. Bergantung pada kebutuhan saat ini dan sumber daya yang tersedia, perusahaan dapat memilih tingkatan produk yang paling relevan dan dengan mudah bermigrasi ke tingkatan lain jika persyaratan keamanan siber mereka berubah.
  • Terapkan layanan keamanan terkelola seperti Kaspersky Managed Detection and Response jika perusahaan kekurangan profesional InfoSec yang berkualifikasi. Layanan ini akan menyediakan keahlian yang diperlukan dan memberi mereka layanan keamanan otomatis tingkat lanjut terbaik. Berkat analisisnya terhadap data perusahaan yang dikumpulkan setiap hari, secara waktu nyata, 24/7, layanan ini dapat melindungi bisnis dari serangan siber yang canggih.

Untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang biaya dan anggaran keamanan TI dalam bisnis, kunjungi Interactive IT Security Calculator. Untuk membaca laporan lengkap “IT Security Economics”, kunjungi situs web kami. (ris)

Topik: Kaspersky

TerkaitBerita

Anker Nano Jadi Primadona Power Bank Magnetik, Solusi Isi Daya Praktis Tanpa Kabel
Teknologi

Anker Nano Jadi Primadona Power Bank Magnetik, Solusi Isi Daya Praktis Tanpa Kabel

oleh Editor : Affandy
28 Juni 2026
Samsung Galaxy Z Fold6 Hadir dengan Galaxy AI, Smartphone Lipat Premium untuk Produktivitas dan Kreativitas
Teknologi

Samsung Galaxy Z Fold6 Hadir dengan Galaxy AI, Smartphone Lipat Premium untuk Produktivitas dan Kreativitas

oleh Editor : Affandy
27 Juni 2026
MacBook Neo Jadi Sorotan di Tengah Kemerosotan Pasar PC Global
Teknologi

MacBook Neo Jadi Sorotan di Tengah Kemerosotan Pasar PC Global

oleh Editor : Affandy
26 Juni 2026
Huawei Resmi Luncurkan HUAWEI MatePad Mini di Indonesia, Tablet Mini Premium dengan OLED PaperMatte Pertama
Teknologi

Huawei Resmi Luncurkan HUAWEI MatePad Mini di Indonesia, Tablet Mini Premium dengan OLED PaperMatte Pertama

oleh Editor : Affandy
25 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang

Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang

28 Juni 2026
Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

28 Juni 2026
ISTEK Widuri Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul Melalui Integrasi Sosial dan Teknologi

ISTEK Widuri Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul Melalui Integrasi Sosial dan Teknologi

28 Juni 2026
pendaftaran Pendidikan Profesi Guru

PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

28 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3614 shares
    Share 1446 Tweet 904
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya