Koranindopos.com – JAKARTA — Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit truk trailer terjadi di Jalan Jampea Raya, tepatnya di dekat Gerbang Tol (GT) Koja Barat, Koja, Jakarta Utara, pada Sabtu (24/10/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan berat pada armada kendaraan serta fasilitas separator jalan tol.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Adhe Hariadi, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Peristiwa bermula saat truk trailer yang dikemudikan oleh IS (30) melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Jampea Raya.
Saat melintas di sekitar area GT Koja Barat, truk yang dikendarai IS menabrak bagian belakang truk trailer lain yang dikemudikan CS (44) yang melaju searah di depannya.
Usai menabrak bagian belakang truk CS, kendaraan yang dikemudikan IS hilang kendali hingga oleng ke lajur kiri. Pada saat bersamaan, datang truk trailer yang dikemudikan H (25) dari lajur sebelah kiri sehingga benturan lanjutan tak terelakkan.
Laju kendaraan IS baru terhenti setelah menghantam pembatas jalan beton dengan keras.
“Kabin kendaraan trailer yang dikemudikan IS mengalami kerusakan parah hingga ringsek usai menghantam pembatas jalan,” terang Adhe saat dikonfirmasi, Sabtu (24/10/2026).
Benturan beruntun tersebut memicu kerusakan signifikan pada ketiga kendaraan yang terlibat:
-
Truk IS (30): Ringsek parah pada bagian kabin kemudi.
-
Truk CS (44): Pengunci peti kemas/gandengan terlepas dari dudukan.
-
Truk H (25): Penyok pada bumper depan sebelah kanan serta kaca depan pecah.
Selain kerusakan pada armada kendaraan, hantaman keras tersebut merusak fasilitas umum berupa dua unit guardrail beton trotoar dan separator jalan tol di lokasi kejadian.
Kepolisian mengonfirmasi tidak ada korban jiwa (nihil) dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas ini. Namun, pengemudi truk berinisial IS mengalami luka memar di kedua kakinya dan langsung dievakuasi ke RSUD Koja guna mendapatkan perawatan medis.
Petugas kepolisian telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi tiga unit truk trailer sebagai barang bukti, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengurai penyebab pasti kecelakaan.(dhil/kmps)




