Senin, 27 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Kisah Mencekam Kosan Angker di Malang: ‘Rego Nyowo’, Horor Baru Rizal Mantovani dari Cerita Viral

Editor : Akula oleh Editor : Akula
26 Juli 2025
in Film dan Musik
A A
0
Kisah Mencekam Kosan Angker di Malang: ‘Rego Nyowo’, Horor Baru Rizal Mantovani dari Cerita Viral
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Dunia perfilman horor Indonesia kembali bergemuruh lewat karya terbaru dari sutradara kenamaan Rizal Mantovani. Kali ini, ia mengangkat cerita viral berjudul Kosan Berdarah yang sempat ramai di platform X (dahulu Twitter) menjadi sebuah film berjudul Rego Nyowo. Dengan latar kota Malang yang dikenal sejuk namun menyimpan sisi kelam, film ini menawarkan nuansa horor yang lebih segar, sarat misteri, dan dibalut atmosfer kos-kosan mahasiswa yang akrab bagi penonton muda.

Diproduksi oleh Hitmaker Studios yang sebelumnya melahirkan sejumlah film horor box office, Rego Nyowo hadir bukan hanya dengan cerita menegangkan, tetapi juga jajaran pemain lintas generasi yang memperkuat daya tarik film ini. Mulai dari aktor dan aktris muda seperti Sandrinna Michelle, Ari Irham, Cassandra Lee, hingga nama-nama senior seperti Diah Permatasari dan Erwin Moron, semua bersatu dalam cerita yang kental akan kearifan lokal serta teror supranatural yang merambat perlahan ke psikologis para tokohnya.

Film ini mengisahkan Lena (Sandrinna Michelle), seorang mahasiswi yang pindah dari Jakarta ke Malang untuk kuliah, bersama kakaknya Benhur (Ari Irham). Mereka tinggal di sebuah rumah kos yang dikelola pasangan suami istri, Bu Astri (Diah Permatasari) dan Pak Wiryo (Erwin Moron), yang pada awalnya tampak ramah dan menyenangkan. Namun, kenyamanan itu tak bertahan lama. Para penghuni mulai dihantui mimpi aneh dan kejadian-kejadian tak masuk akal, hingga salah satu dari mereka menyebutkan keberadaan makhluk menyeramkan: pocong gantung.

Ketegangan dalam Rego Nyowo tak hanya hadir dalam cerita, tetapi juga terasa selama proses produksi. Diah Permatasari, yang berperan sebagai Bu Astri, mengaku mengalami banyak tantangan saat syuting, khususnya ketika harus menyelesaikan adegan di daerah Padalarang yang terbilang terpencil dan jauh dari fasilitas produksi.

Artikel Terkait

Buktikan Keseriusan di Dunia Wushu, Kris Dayanti Borong Dua Emas di Kejurnas 2026

​Sisi Gelap Kaum Elite Jakarta Dikuliti, Serial Sleeping with The Enemy Siap Sajikan Ketegangan Kelas Atas

Harry De Fretes Angkat Makna Persahabatan Lewat Single Baru “I Love You, Bestie”

“Jadi saya terakhir-terakhir itu menghabiskan scene saya di Padalarang. Saya di Padalarang itu sendiri kurang lebih seminggu. Sebenarnya lebih dari seminggu. Saya ada di hampir semua (adegan) di Padalarang,” ungkap Diah.

IMG 20250726 WA0015 scaled - Kisah Mencekam Kosan Angker di Malang: ‘Rego Nyowo’, Horor Baru Rizal Mantovani dari Cerita Viral

Menurut Diah, lokasi yang berupa hutan dan kebun pisang menghadirkan tantangan besar. “Kendalanya itu ada cuaca. Karena itu di hutan, bener-bener di hutan,” katanya. Ketika hujan turun, medan menjadi licin, becek, dan penuh lumpur. Tenda yang menjadi tempat berteduh para kru pun kerap bocor dan tidak cukup menahan terpaan hujan deras.

Namun demikian, suasana kebersamaan di lokasi syuting membuat segala tantangan bisa dihadapi dengan semangat. “Kita semua itu stick together, kita kompak banget,” tambah Diah.

Tak hanya dari sisi lokasi, akting emosional juga menjadi beban tersendiri bagi Diah. Ia mengungkap bahwa adegan-adegan yang dilakoninya membutuhkan tenaga besar dan emosi mendalam. “Di situ adegannya sangat berat. Di situ, saya menguras emosi saya, tenaga juga. Dan kita kan syuting kelar jam enam pagi, sampai matahari terbit,” jelasnya.

Salah satu elemen yang paling membuat penasaran dalam film ini adalah sosok pocong gantung yang menjadi pusat teror. Dalam sesi wawancara, Diah dan Cassandra Lee kompak mengakui betapa menyeramkannya makhluk tersebut.

“Ini memang benar serem. Bukan cuma manusia dikasih makeup hitam sama dikasih tisu atau kain. Tapi memang dibikin setan,” kata Cassandra, memberi gambaran bagaimana film ini serius menampilkan sosok makhluk halus dengan sangat meyakinkan.

Diah bahkan mengaku ketakutan saat pertama kali melihat pocong di lokasi syuting. “Sutradaranya aja takut. Serem banget. ‘Kamu udah ketemu pocongnya belum? Serem banget’,” tuturnya menirukan ucapan Rizal Mantovani. “Waktu ketemu, saya langsung ketemu di set kan. Waktu ketemu, ketakutan banget jadi itu enggak akting sebetulnya. Ketakutan asli itu, sebenarnya.”

Film ini semakin terasa autentik berkat atmosfer khas karya Rizal Mantovani—gelap, mencekam, dan penuh kejutan visual. Rego Nyowo menjanjikan sinematografi yang mendukung suasana horor lokal secara maksimal, dengan mengangkat setting Malang sebagai latar utama, kota yang selama ini jarang dijadikan tempat cerita horor di film layar lebar.

Selain Diah Permatasari dan Cassandra Lee, film ini juga dibintangi oleh Erwin Moron, Robert Chaniago Timor, Rassya Hidayah, Sinyo Reza, Sheva Audrey, Zoe Jireh, Zasa Zefanya, Zayyan Shaka, dan Michael Russel. Mereka berperan sebagai para penghuni kos yang masing-masing akan mengalami pengalaman menyeramkan dengan intensitas berbeda, menciptakan lapisan ketegangan yang saling berkait.

Rego Nyowo dijadwalkan tayang mulai 31 Juli 2025 di seluruh bioskop Indonesia. Dengan kombinasi cerita viral yang telah lebih dulu membekas di benak warganet, jajaran pemain solid, dan arahan seorang maestro horor, film ini diantisipasi menjadi salah satu tontonan wajib bagi pencinta film supranatural Tanah Air. Jangan lewatkan pengalaman mencekam yang mungkin membuat Anda berpikir dua kali sebelum masuk ke kamar kos malam-malam.

 

Topik: Diah permatasariFilm HororRego nyowoRizal mantovani

TerkaitBerita

Buktikan Keseriusan di Dunia Wushu, Kris Dayanti Borong Dua Emas di Kejurnas 2026
Film dan Musik

Buktikan Keseriusan di Dunia Wushu, Kris Dayanti Borong Dua Emas di Kejurnas 2026

oleh Editor : Akula
27 Juli 2026
​Sisi Gelap Kaum Elite Jakarta Dikuliti, Serial Sleeping with The Enemy Siap Sajikan Ketegangan Kelas Atas
Film dan Musik

​Sisi Gelap Kaum Elite Jakarta Dikuliti, Serial Sleeping with The Enemy Siap Sajikan Ketegangan Kelas Atas

oleh Editor : Akula
26 Juli 2026
Harry De Fretes Angkat Makna Persahabatan Lewat Single Baru “I Love You, Bestie”
Film dan Musik

Harry De Fretes Angkat Makna Persahabatan Lewat Single Baru “I Love You, Bestie”

oleh Editor : Akula
24 Juli 2026
Ajil Ditto Wujudkan Impian Bermain Dengan Anak Disabilitas di Film ‘Istimewa’
Film dan Musik

Ajil Ditto Wujudkan Impian Bermain Dengan Anak Disabilitas di Film ‘Istimewa’

oleh Editor : Akula
24 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Indonesia Catat Sejarah, Fosil Dinosaurus Asli dari China Dipamerkan Perdana di Tahir Solo Museum

Indonesia Catat Sejarah, Fosil Dinosaurus Asli dari China Dipamerkan Perdana di Tahir Solo Museum

27 Juli 2026
Jangan Lewatkan! Ini Alasan Buah Penting Dikonsumsi Setelah Olahraga

Jangan Lewatkan! Ini Alasan Buah Penting Dikonsumsi Setelah Olahraga

27 Juli 2026
BPKH Percepat Digitalisasi Ekosistem Haji dan Umrah Lewat GoSahl Roadshow 2026

BPKH Percepat Digitalisasi Ekosistem Haji dan Umrah Lewat GoSahl Roadshow 2026

27 Juli 2026
Bitcoin Masih Berpeluang Menguat, FLOQ: Harga Minyak dan Kebijakan The Fed Jadi Penentu Arah Pasar

Bitcoin Masih Berpeluang Menguat, FLOQ: Harga Minyak dan Kebijakan The Fed Jadi Penentu Arah Pasar

27 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4075 shares
    Share 1630 Tweet 1019
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    603 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya