koranindopos.com – Jakarta. Sebuah pesawat yang diduga mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dilaporkan jatuh di kawasan perbukitan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Kepulan asap hitam terlihat membubung tinggi dari balik perbukitan tak lama setelah pesawat tersebut lepas landas.
Berdasarkan pantauan di Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan, asap tebal muncul dari arah perbukitan yang menjadi jalur penerbangan pesawat. Pesawat tersebut diketahui baru saja menyelesaikan pengantaran pasokan BBM di bandara tersebut sebelum kembali terbang.
Warga sekitar mengaku melihat asap pekat membumbung dari lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat. Hingga saat ini, kondisi cuaca di wilayah Krayan dilaporkan berawan dan cenderung gelap, yang diduga turut memengaruhi jarak pandang penerbangan.
Seorang saksi mata bernama Aboy menuturkan, pesawat sempat terlihat tidak stabil di udara sebelum akhirnya jatuh. “Tadi pesawatnya terlihat oleng, seperti kehilangan keseimbangan, lalu tidak lama kemudian jatuh ke arah bukit,” ujarnya.
Belum ada keterangan resmi terkait jumlah awak maupun kondisi korban dalam insiden tersebut. Pihak berwenang dikabarkan tengah melakukan upaya penelusuran menuju lokasi jatuhnya pesawat yang berada di area perbukitan dan cukup sulit dijangkau.
Perkembangan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan dan dampak yang ditimbulkan masih menunggu hasil investigasi dari otoritas terkait.(afy/dtk)










