Koranindopos.com – Jakarta. Presiden Jokowi meminta agar langkah pengendalian inflasi harus detail. Hal itu dapat dilakukan setiap stakeholder termasuk pemerintah daerah (pemda) dengan memantau komoditas yang harganya naik dan mendata daerah mana saja yang mengalami kenaikan.
Pesan Presiden Jokowi tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Pusat Kemendagri belum lama ini. Tito mengatakan, meski per Juni 2023 rerata angka inflasi nasional sebesar 3,5 persen, tetapi ada sejumlah daerah yang inflasinya di atas angka tersebut.
”Untuk daerah-daerah yang di atas 3,5 persen juga cukup banyak, bahkan ada yang mencapai angka 6 persen lebih,” ujar Tito dalam rilis yang diterima Koranindopos.com, Rabu (19/7). Dia menekankan bahwa daerah yang inflasinya di atas 3,5 persen agar segera melakukan langkah penurunan seperti dengan menggali berbagai informasi terkait inflasi di daerahnya sekaligus mencari solusinya.
Hal tersebut bisa dilakukan dengan melalui kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melihat komponen apa saja yang membuat inflasi di daerah itu tinggi. Masalahnya bisa dilihat dari suplai yang kurang atau distribusi yang macet. Kemendagri telah menurunkan tim ke sejumlah daerah yang inflasinya masih terbilang tinggi agar membantu pengendalian.
Tito juga sempat berkomunikasi dan berdiskusi secara langsung dengan beberapa kepala daerah dalam upaya pengendalian inflasi. Dia menekankan agar kepala daerah dapat mengaktifkan Satgas Pangan dan rutin mengecek komoditas di banyak pasar. ”Itu yang dimaksud oleh Beliau (Presiden), detail itu, oleh karena itulah setiap beliau berkunjung ke daerah-daerah beliau pasti akan ke pasar, Bapak Presiden mengecek harga dan beliau hafal betul,” jelas Tito.
Mantan Kapolri itu mengapresiasi daerah yang berhasil mengendalikan inflasi hingga di bawah rerata nasional. Daerah yang mampu mengendalikan tersebut dapat menjadi rujukan bagi daerah lainnya dalam belajar pengendalian inflasi. Presiden sangat gembira dengan capaian inflasi pada Juni 2023 yang mampu mencapai angka 3,5 persen.










