koranindopos.com – Jakarta. Seorang pria berinisial T (39) meninggal dunia setelah terserempet kereta api di perlintasan kawasan Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Korban dilaporkan terpental hingga tubuhnya terlempar ke sebuah warung di sekitar lokasi kejadian.
Menurut keterangan pihak kepolisian, korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh akibat kerasnya benturan dengan kereta yang melintas.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, Joko Siswanto, mengatakan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat luka parah di bagian kepala dan kaki.
“Korban mengalami luka di bagian kepala robek, pelipis robek, kaki kanan patah, dan meninggal dunia di TKP,” ujar Joko Siswanto, Kamis (12/3/2026).
Artikel Terkait
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (11/3) sekitar pukul 17.50 WIB di perlintasan kereta api kawasan Green Garden, wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, saat kejadian sejumlah pengendara tengah berhenti menunggu kereta api melintas. Namun, korban tiba-tiba mencoba menyeberangi rel kereta meski kereta sudah mendekat.
Diduga korban tidak menyadari atau tidak memperkirakan jarak kereta yang melintas sehingga akhirnya terserempet oleh kereta tersebut.
Benturan keras membuat korban terpental hingga terlempar ke arah sebuah warung yang berada tidak jauh dari jalur rel.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api, terutama ketika palang pintu sudah tertutup atau ketika kendaraan lain sedang berhenti menunggu kereta lewat.
Perlintasan kereta api merupakan area berbahaya jika tidak dipatuhi aturan keselamatannya. Warga diminta untuk tidak memaksakan diri menyeberang ketika kereta akan melintas demi menghindari kejadian serupa.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berada di sekitar jalur rel kereta api.(dhil/dtk)










