korandindopos.com – Jakarta Di laga El Clasico yang penuh tensi tinggi, Barcelona menghancurkan Real Madrid dengan skor 4-0 di kandangnya, Santiago Bernabeu. Kemenangan telak ini menjadi pukulan besar bagi Real Madrid yang harus melihat rekor tak terkalahkannya di La Liga terhenti di hadapan para penggemarnya sendiri.
Sejak peluit awal dibunyikan, Barcelona menunjukkan permainan dominan dengan penguasaan bola yang rapi dan serangan cepat yang membuat lini belakang Madrid kesulitan. Terlepas dari status Real Madrid sebagai juara bertahan La Liga, Barcelona bermain tanpa rasa gentar, mengendalikan tempo dan membuat Madrid kesulitan mengembangkan permainan mereka.
Gol pertama Barcelona datang di menit ke-20 lewat aksi menawan Gavi. Menerima umpan dari lini tengah, Gavi berhasil mengelabui dua pemain bertahan Madrid sebelum menempatkan bola ke sudut bawah gawang. Gol ini membuka keran bagi Barcelona yang semakin meningkatkan tekanan.
Real Madrid yang biasanya tajam di depan gawang terlihat kehilangan ritme. Upaya untuk menyerang melalui Vinícius Jr. dan Karim Benzema kerap kali terbendung oleh pertahanan solid Barcelona yang dipimpin oleh Jules Koundé dan Ronald Araújo. Di lini tengah, dominasi Pedri dan Frenkie de Jong membuat Madrid kesulitan merebut bola dan memulai serangan.
Memasuki babak kedua, Barcelona semakin tak terbendung. Gol kedua datang lewat Robert Lewandowski yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Thibaut Courtois, menambah keunggulan tim tamu. Bernabeu yang awalnya penuh dengan sorak-sorai pendukung Madrid mulai hening ketika gol ketiga dan keempat menyusul masing-masing oleh Ansu Fati dan Raphinha, yang mengunci kemenangan Barcelona.
Kekalahan ini tidak hanya berarti kehilangan tiga poin, tetapi juga mengakhiri rekor tak terkalahkan Real Madrid di La Liga musim ini. Bagi Real Madrid, ini adalah tamparan keras yang mengingatkan mereka bahwa La Liga musim ini akan lebih kompetitif. Sebaliknya, Barcelona menunjukkan bahwa mereka memiliki kapasitas untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara.
Setelah pertandingan, pelatih Real Madrid menyatakan kekecewaannya atas hasil ini. Ia mengakui bahwa timnya kalah dalam semua aspek permainan dan perlu melakukan evaluasi untuk bangkit di laga berikutnya. Sementara itu, pelatih Barcelona menyebut kemenangan ini sebagai bukti kerja keras timnya dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah masa transisi.(dhil)










