Kamis, 30 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Sampai Semester 1/2022, Surplus Perdagangan Indonesia – Swiss Masih Terus Meningkat

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
22 Juli 2022
in Ekonomi
A A
0
Perdagangan Indonesia

Penandatangan Bilateral Investment Treaty (BIT) antara Indonesia – Swiss di sela WEF Davos 2022 bertempat di House of Switzerland (24/05)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta, Semester 1 tahun ini (Januari – Juni), total perdagangan Indonesia dan Swiss meningkat sebesar 55,1% atau senilai USD 1,80 miliar dibandingkan dengan semester 1 tahun 2021 (USD 1,16 miliar).

Ekspor Indonesia ke Swiss meningkat lebih dari 60% atau senilai USD 1,60 miliar bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai ini menjadikan Indonesia naik 2 peringkat menjadi peringkat 24 eksportir terbesar di Swiss, atau 0,9% dari total nilai impor Swiss dari dunia (semester 1/2021: 0,6%).

Sementara itu, impor Indonesia dari Swiss juga meningkat sebesar 12,8% atau senilai USD 210,95 juta, sementara pada semester 1/2021 senilai USD 187,05 juta.

Secara total, surplus Neraca perdagangan Indonesia terhadap Swiss pada semester 1 tahun 2022 ini seniai USD 1,38 miliar. Nilai ini naik sebesar 18,8% dibanding surplus neraca perdagangan di semester 1 tahun lalu (USD 787,33 juta).

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Tersisa Rp2,601 Juta per Gram

Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja di Tengah Perubahan Industri

Danamon Rayakan HUT ke-70 Lewat Danamon Festival, Hadirkan Hiburan dan Promo Menarik untuk Masyarakat

Komoditas utama ekspor Indonesia ke Swiss masih didominasi oleh emas, logam mulia, perhiasan (HS 71), yakni 84% dari total ekspor Indonesia ke Swiss atau senilai USD 1,34 miliar.

Selain emas, komoditas yang secara konsisten menempati 5 teratas pada ekspor Indonesia ke Swiss antara lain alas kaki (HS 64) dan tekstil bukan rajutan (HS 62) dan tekstil rajutan (HS 61) masing-masing menyumbang kurang lebih 4,0%, 2,2%, 1,2% dari total perdagangan.

Komoditas utama yang mengalami kenaikan signifikan antara lain emas (HS 71), furnitur (HS 94), kulit (HS 42), dan electrical machinary (HS 85), yakni masing-masing naik 83,1%, 21,2%, 13,4% dan 10%. Sementara itu komoditas utama yang mengalami penurunan dibanding semester 1 tahun lalu, antara lain essential oil (HS 33) turun 20,1% dan machinery dan mechanical appliance (HS 84) turun sebesar 15,4%.
Dubes Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein, Muliaman Hadad, mengatakan kenaikan perdagangan Indonesia – Swiss merupakan kabar baik di tengah ekonomi global yang masih tidak menentu, apalagi adanya perang Ukraina – Rusia, dan kenaikan inflasi global.

”Situasi seperti ini, sesungguhnya memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk mengisi kebutuhan negara konsumen yang tadinya komoditasnya disuplai oleh Ukraina, Rusia maupun negara suplier yang terkena dampak. Swiss misalnya salah satu importir emas Rusia, sementara Indonesia juga merupakan salah satu eksportir emas terbesar dunia” Ujar mantan kepala OJK ini.

Seperti diketahui, saat ini para pemimpin negara-negara terkaya di dunia (G7) bersiap untuk memberlakukan larangan impor logam mulia dari Rusia oleh Swiss. Fokus G7 adalah emas, yang merupakan komoditas ekspor terbesar kedua Rusia setelah energi.

Bila melihat total nilai perdagangan Indonesia – Swiss,  data terakhir dari Swiss Federal Office for Customs and Border Security (FOCBS), pada semester ini, peringkat Indonesia sudah naik menjadi ke 33 dibandingkan semester 1/2021 yang masih menempati peringkat ke 43.

”Melompat sampai 10 ranking tentunya kabar yang sangat baik, mengindikasikan bahwa kerja sama ekonomi antara Indonesia – Swiss dapat diambil manfaatnya, seperti Indonesia – EFTA CEPA dan kerja sama lainnya,” tambah dubes Muliaman.

Seperti diketahui, selama WEF 2022 di Davos, Indonesia dan Swiss juga telah menandatangani empat perjanjian ekonomi, antara lain Bilateral Investment Treaty, perjanjian Kadin dan Economiesuisse di sektor perdagangan dan sustainability, dan perjanjian Kadin dan Innosuisse di sektor capacity building dan inovasi, serta perjanjian pendirian Indonesia Trading House antara Kadin dan diaspora pengusaha Indonesia di Swiss.

Sementara itu, ekonomi Swiss masih tumbuh positif. Kementerian ekonomi Swiss (SECO) melaporkan GDP Swiss masih tumbuh 0,5% pada Kuartal pertama 2022. Pusat penelitian ekonomi Swiss, KOF, memperkirakan pertumbuhan GDP tahun 2022 ini yakni 2,7%, dan 1,6% pada tahun 2023.

Sementara itu, inflasi untuk pertama kalinya sebesar +3,4% di bulan Juni dibandingkan bulan Juni 2021. Angka inflasi ini merupakan angka tertinggi sejak 1993, meski masih dibawah Amerika dan Zona Euro (8,6%). Swiss National Bank (SNB) memperkirakan inflasi di Swiss pada tahun 2022 akan mencapai 2,8%.

Menurut angka terbaru, produk minyak bumi 48,4% lebih mahal pada bulan Juni tahun ini dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2021. Biaya tersebut dibebankan kepada konsumen dengan biaya transportasi naik 13%. Minyak pemanas, yang digunakan untuk memanaskan banyak rumah di Swiss harganya naik hampir 30%.

Selain itu, untuk pertama kalinya sejak tahun 2007, SNB menaikkan suku bunga dari -0,75% menjadi -0,25%. SNB juga terus berupaya agar nilai tukar Swiss Franc dapat dipertahankan terhadap mata uang lain untuk melawan inflasi.(ris)

Topik: Perdagangan Indonesiaswiss

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Tersisa Rp2,601 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kini Tersisa Rp2,601 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
29 Juli 2026
Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja di Tengah Perubahan Industri
Bisnis

Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja di Tengah Perubahan Industri

oleh Editor : Anggoro
28 Juli 2026
Danamon Rayakan HUT ke-70 Lewat Danamon Festival, Hadirkan Hiburan dan Promo Menarik untuk Masyarakat
Bisnis

Danamon Rayakan HUT ke-70 Lewat Danamon Festival, Hadirkan Hiburan dan Promo Menarik untuk Masyarakat

oleh Editor : Affandy
28 Juli 2026
Bangun Ratusan Proyek Berkelas, Waringin Megah Raih ISO 9001:2015
Properti

Bangun Ratusan Proyek Berkelas, Waringin Megah Raih ISO 9001:2015

oleh Editor : Doe
28 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Tetesan Darah dari Lantai Dua Ungkap Penemuan Jasad Wanita di Indekos Grogol Petamburan

Tetesan Darah dari Lantai Dua Ungkap Penemuan Jasad Wanita di Indekos Grogol Petamburan

30 Juli 2026
Kemensos Dampingi Keluarga Satpam Waduk Jatiluhur yang Meninggal Dunia, Siapkan Bantuan dan Program Pemberdayaan

Kemensos Dampingi Keluarga Satpam Waduk Jatiluhur yang Meninggal Dunia, Siapkan Bantuan dan Program Pemberdayaan

30 Juli 2026
Eddy Soeparno

Duka Eddy Soeparno atas Berpulangnya Anggota DPR RI H. Bakri

29 Juli 2026
Tak Sekadar Rayakan HUT, RS Sumber Waras Bagikan Bantuan Pangan untuk Warga Tomang

Tak Sekadar Rayakan HUT, RS Sumber Waras Bagikan Bantuan Pangan untuk Warga Tomang

29 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4117 shares
    Share 1647 Tweet 1029
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    618 shares
    Share 247 Tweet 155
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya