Koranindopos.com – Jakarta – Samsung Galaxy S26 FE kembali menjadi perbincangan setelah video hands-on singkat perangkat tersebut beredar di internet menjelang peluncuran resminya. Kemunculan perangkat secara langsung memberikan gambaran lebih jelas mengenai desain sekaligus sejumlah spesifikasi yang sebelumnya masih sebatas rumor.
Video tersebut pertama kali diunggah melalui TikTok oleh akun @SamsungCentralSquare. Namun, unggahan asli kemudian dilaporkan telah dihapus. Rekaman yang sama kembali beredar setelah dibagikan pengguna X dengan akun @VerdeSelvans pada 17 Agustus 2026.
Meski hanya berdurasi singkat, video tersebut memperlihatkan Galaxy S26 FE dari dekat. Secara umum, perangkat tampak mengadopsi bahasa desain Samsung generasi terbaru dengan tampilan yang cukup rapi dan modern.
Salah satu perubahan yang paling mudah terlihat terdapat pada bagian kamera belakang. Samsung disebut menggunakan pendekatan baru dengan menempatkan kamera pada platform yang dibuat sedikit menonjol dari permukaan belakang bodi.
Desain tersebut sejalan dengan arah visual yang mulai diterapkan Samsung pada sejumlah perangkat Galaxy terbaru. Perubahan ini membuat Galaxy S26 FE terlihat berbeda dibandingkan Galaxy S25 FE, meskipun karakter utama seri Fan Edition masih dipertahankan.
Selain desain, video hands-on juga semakin memperkuat sejumlah spesifikasi yang sebelumnya telah beredar.
Galaxy S26 FE diperkirakan membawa layar AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz. Spesifikasi ini menjadi salah satu daya tarik karena layar dengan penyegaran tinggi mampu memberikan pengalaman scrolling, animasi antarmuka, hingga perpindahan aplikasi yang lebih mulus.
Namun, sektor layar tampaknya tidak mengalami perubahan besar dibandingkan Galaxy S25 FE.
Samsung juga disebut masih mempertahankan baterai berkapasitas 4.900mAh. Pengisian daya wired kabarnya mendukung daya hingga 45W.
Dengan konfigurasi tersebut, peningkatan Galaxy S26 FE kemungkinan lebih banyak berfokus pada sektor internal dan desain dibandingkan kapasitas baterai atau layar.
Perubahan paling menarik diperkirakan hadir pada sektor chipset. Galaxy S26 FE dikabarkan menggunakan Exynos 2500.
Chipset tersebut sebelumnya digunakan pada Galaxy Z Flip 7. Penggunaannya pada Galaxy S26 FE berpotensi memberikan peningkatan performa dibandingkan generasi sebelumnya.
Strategi ini memungkinkan Samsung menghadirkan kemampuan pemrosesan yang lebih tinggi tanpa harus memasangkan chipset flagship terbaru pada Galaxy S26 FE.
Meski demikian, seberapa besar peningkatan performanya masih harus menunggu pengujian setelah perangkat resmi tersedia, baik melalui benchmark maupun penggunaan sehari-hari.
Samsung juga disebut memberikan penyegaran pada sektor fotografi. Galaxy S26 FE diperkirakan tetap membawa kamera ultra-wide 12MP, tetapi menggunakan sensor generasi baru.
Perubahan sensor tersebut berpotensi meningkatkan kualitas gambar dalam kondisi tertentu meski resolusinya tidak berubah.
Sementara itu, laporan sebelumnya menyebut kamera utama 50MP dan kamera telefoto 8MP kemungkinan masih dipertahankan dari Galaxy S25 FE. Artinya, peningkatan kemampuan fotografi Galaxy S26 FE tampaknya lebih berupa penyempurnaan daripada perubahan besar.
Beredarnya video hands-on menjadi salah satu indikasi bahwa peluncuran Galaxy S26 FE semakin dekat. Perangkat tersebut diperkirakan diperkenalkan Samsung pada awal September 2026.
Galaxy S26 FE bahkan berpotensi diperkenalkan bersamaan dengan lini Galaxy Tab S12.
Samsung sebelumnya juga telah memberikan sinyal bahwa perangkat Fan Edition tersebut tengah dikembangkan sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga momentum seri Galaxy S26.
Jika seluruh bocoran tersebut benar, Galaxy S26 FE akan menawarkan kombinasi layar AMOLED 6,7 inci 120Hz, chipset Exynos 2500, baterai 4.900mAh, pengisian 45W, serta sensor baru pada kamera ultra-wide.
Meski demikian, peningkatannya terlihat relatif konservatif karena sejumlah komponen utama masih memiliki kemiripan dengan Galaxy S25 FE.
Karena itu, tantangan Samsung bukan hanya membuat Galaxy S26 FE tampil lebih menarik, tetapi juga memastikan peningkatan yang ditawarkan cukup signifikan sehingga layak menjadi pilihan baru bagi konsumen dibandingkan generasi sebelumnya.
Perlu dicatat, seluruh informasi tersebut masih berasal dari bocoran dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Samsung. Spesifikasi final, harga, maupun jadwal peluncuran dapat berubah hingga perangkat diperkenalkan kepada publik.(dhil/suaraflores)










