koranindopos.com – Jakarta Badan pertahanan sipil Gaza mengonfirmasi bahwa serangan udara Israel yang terjadi pada malam hari telah menewaskan 93 orang, dengan serangan tersebut berfokus pada bangunan tempat tinggal di distrik utara Beit Lahia.
Menurut juru bicara badan tersebut, Mahmud Bassal, “jumlah korban tewas dalam pembantaian rumah keluarga Abu Nasr di Beit Lahia telah meningkat menjadi 93 orang, dan sekitar 40 orang masih hilang di bawah reruntuhan.” Serangan ini telah memicu kecaman internasional dan memperburuk kondisi kemanusiaan di Gaza, di mana banyak warga sipil menjadi korban.
Kejadian ini mencerminkan ketegangan yang terus berlangsung di wilayah tersebut dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat sipil. Dengan meningkatnya jumlah korban, banyak pihak menyerukan agar diadakan dialog damai untuk mengakhiri kekerasan yang berkepanjangan ini.
Krisis di Gaza terus berlanjut, dan dunia internasional diharapkan memberikan perhatian lebih untuk menangani situasi kemanusiaan yang semakin mendesak.(dhil)








