koranindopos.com – Jakarta. Setelah sukses mendominasi sektor kecerdasan buatan (AI) lewat ChatGPT, OpenAI dikabarkan tengah bersiap melangkah ke ranah baru, yakni media sosial. Menariknya, platform media sosial yang sedang dikembangkan ini disebut akan berbeda dari media sosial pada umumnya karena dirancang bebas dari akun bot.
Mengutip laporan Forbes, OpenAI saat ini tengah menggarap sebuah platform media sosial eksklusif yang hanya mengizinkan pengguna manusia. Informasi ini diperoleh dari sumber internal yang disebut familiar dengan proyek tersebut. Berbeda dengan media sosial lain yang kerap dibanjiri akun otomatis, spam, hingga bot propaganda, OpenAI ingin menciptakan ruang digital yang lebih autentik dan terpercaya.
Untuk memastikan setiap akun benar-benar dimiliki oleh manusia, OpenAI disebut akan menerapkan sistem verifikasi identitas berbasis biometrik. Pengguna nantinya diminta memberikan “bukti identitas” melalui pemindaian biometrik, seperti Face ID atau teknologi World Orb. Teknologi ini diklaim mampu membedakan manusia asli dari akun bot atau sistem otomatis lainnya. di kutip dari detik.com
Langkah ini dinilai sebagai upaya OpenAI untuk mengatasi salah satu masalah terbesar media sosial saat ini, yaitu maraknya akun bot yang menyebarkan hoaks, manipulasi opini publik, hingga penipuan digital. Dengan menghilangkan bot sejak tahap pendaftaran, OpenAI berharap dapat menciptakan ekosistem media sosial yang lebih sehat, aman, dan berfokus pada interaksi manusia yang nyata.
Meski begitu, pengembangan media sosial bebas bot ini juga memunculkan pertanyaan terkait privasi dan keamanan data pengguna, mengingat penggunaan teknologi biometrik bersifat sangat sensitif. Hingga kini, OpenAI belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal peluncuran maupun detail teknis platform tersebut.
Jika benar terealisasi, media sosial buatan OpenAI berpotensi menjadi pesaing serius bagi platform besar yang sudah ada, sekaligus menawarkan paradigma baru dalam berinteraksi di dunia maya—tanpa bot, tanpa akun palsu, dan dengan identitas manusia yang terverifikasi.(dtk/afy)










