Koranindopos.com, Jakarta – Dunia sinema horor komedi Indonesia segera kedatangan suguhan baru yang berbeda lewat film bertajuk Gudang Merica. Karya sutradara Imam Darto ini dijadwalkan akan menghiasi layar lebar mulai 21 Mei 2026. Diproduksi oleh MVP Pictures, film ini mencoba membedah sisi lain kehidupan mahasiswa kedokteran yang tengah menjalani masa koas dengan bumbu mistis yang kental namun tetap menghibur.
Premis yang ditawarkan cukup unik, yakni tentang empat calon dokter yang harus bertahan hidup di sebuah rumah sakit pinggiran. Alih-alih hanya fokus pada urusan medis, para mahasiswa ini justru terseret ke dalam serangkaian peristiwa supranatural. Ketegangan yang dibangun secara perlahan berubah menjadi situasi mencekam yang memicu efek domino bagi seluruh karakter di dalamnya.
Imam Darto selaku nahkoda film ini menjelaskan bahwa naskah yang ia garap merupakan pengembangan dari gagasan awal pihak rumah produksi. Ia berupaya mengubah sebuah kejadian sederhana di rumah sakit menjadi alur cerita yang lebih kompleks dan luas. Transformasi ide inilah yang kemudian melahirkan narasi Gudang Merica yang penuh dengan kejutan di setiap adegannya.
“Awalnya dari Multivision yang kasih ide tentang mahasiswa koas yang terjebak di rumah sakit karena suatu kejadian. Dari situ berkembang jadi rangkaian peristiwa yang makin besar dan menakutkan,” ujarnya saat peluncuran trailer dan poster di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2026).
Namun, perjalanan mewujudkan film ini ternyata tidak semulus hasil akhirnya. Imam Darto mengungkapkan bahwa tim produksi harus berjuang ekstra keras melawan faktor alam selama proses syuting berlangsung. Cuaca yang tidak menentu di penghujung tahun menjadi ujian berat bagi ketahanan fisik maupun mental para kru yang bertugas di lapangan.
“Hujan terus dari pagi, semuanya becek. Sampai rasanya pengin pulang aja,” ungkapnya menggambarkan kondisi lokasi syuting yang penuh tantangan.
Fokus utama penonton dipastikan tertuju pada sosok Ardhito Pramono yang memerankan karakter Raka. Dalam film ini, Ardhito menanggalkan citra musisi jazz yang elegan demi menghidupkan sosok mahasiswa kedokteran yang “katrok” dan nyeleneh. Perubahan image ini menjadi eksperimen berani dari sang sutradara untuk memberikan kesegaran visual bagi penikmat film tanah air.

Karakter Raka yang unik dipadukan dengan kepolosan para koas lainnya menciptakan dinamika komedi yang organik. Selain Ardhito, film yang akan tayang di bioskop-bioskoo Indonesia mulai tanggal 21 Mei 2026 ini didukung oleh talenta muda seperti Zulfa Maharani, Fatih Unru, Arla Ailani, serta Benidictus Siregar. Kehadiran mereka memberikan keseimbangan antara elemen horor yang menakutkan dengan banyolan-banyolan segar yang relevan dengan kehidupan anak muda. (BRG/Hend)










