Koranindopos com- Jakarta. Bukan Slank kalo nggak membuat gebrakan dan kejutan unik di ulang tahun yang ke 41. Usia yang terus bertambah membuat Slank tidak besar kepala. Sebagai salah satu band terbesar di Indonesia, Slank akan konser dengan mengusung konsep Pasar Malam Empat Satoe Slank. Konser akan diadakan pada tanggal 4 Januari 2025, di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
“Slank akan mengusung konsep pesta rakyat, seperti pasar malam yang bisa dinikmati penonton dari semua kalangan. Ada komidi putar, rumah hantu, tong setan, dan lainnya yang ada di pasar malam,” terang Kaka Slank saat jumpa pers di Markas Slank (29/10).
Menurut Bimbim Slank, Slankers sudah dua generasi, bahkan tiga. Sehingga fans dari kakek nenek, anak, dan cucu dan seluruh keluarga bisa hadir menikmati wahana dan konsernya.
Dalam konsernya nanti, Abdee sudah memastikan diri akan hadir di konser. “Sekarang saya dalam tahap penyembuhan, dengan menjaga pola makan, istirahat cukup, dan ada beberapa yang gak boleh sama dokter,” ungkapnya.
Slank akan berkolaborasi dengan musisi lain seperti, NDX AKA, Idgitaf, dan feel Koplo. Tidak hanya itu kejutannya, Slank juga merilis album Joget sebagai album ke 25 dengan format piringan hitam atau vinyl yang secara ekslusif dalam jumlah terbatas dengan harga Rp. 499 ribu beserta nomer seri disetiap kemasannya.

“Format vinyl dengan tambahan 2 lagu baru sebagai bonus track. Lagu berjudul “Jangan Dulu Pergi” dan “Lelucon Usang” ini merupakan lagu terbaru Slank yang hanya akan ada di dalam vinyl album,” ujar Bimbim.
Kedua lagu tambahan yang bertema kritik sosial ini memiliki lirik yang cukup nyeleneh dan mungkin tidak lulus sensor. Maka dari itu, Slank tidak akan merilis bonus track vinyl album JOGED dalam format digital, demi menghindari UU ITE.
“Bonus dua lagu baru itu liriknya rada-rada deh. Tapi gua ngakalinnya, lagu itu tidak gua masukin ke digital. Supaya kalau masuk ke digital, bukan gua yang nyebarin. UU ITE itu nggak kena ke gue,” lanjut Bimbim. (FEB)










