koranindopos.com – Makassar. PT Telkom Indonesia Tbk melalui Program Indigo menghadirkan forum edukasi Indigo AI Connect: “Boosting Creative Design Through Advanced Prompting in Generative AI” untuk mahasiswa, kreator, dan komunitas digital di Makassar. Kegiatan ini bertujuan mendukung inovasi desain dan fotografi berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI).
Forum ini menghadirkan CTOO Digisaurus.id, Muhammad Zulfikar Aris, sebagai pembicara utama. Ia membahas evolusi AI dalam dunia kreasi visual, tantangan etika, hingga strategi praktis mengoptimalkan teknik prompting. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai tools dan teknologi Generative AI yang dapat membantu menghasilkan karya visual lebih cepat, presisi, dan kreatif.
Sesi interaktif menjadi sorotan utama, terutama melalui hands-on prompting di mana peserta langsung mempraktikkan pembuatan ilustrasi berbasis AI. Keseruan berlanjut dalam Image Generation Challenge, yakni kompetisi karya visual yang diunggah ke Indigo Circle untuk dinilai juri dan voting komunitas.
Senior Manager Indigo, Patricia Eugene Gasperz, menyampaikan forum ini penting untuk menjembatani talenta muda dengan teknologi terkini. “Generative AI membuka peluang besar bagi dunia kreatif. Melalui AI Connect, kami ingin memastikan mahasiswa dan kreator tidak hanya mengenal teknologinya, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab dan inovatif,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta. Muh. Anwar Syafriawan, mahasiswa UIN Alauddin Makassar, mengaku forum tersebut memperluas wawasannya. “Awalnya saya hanya tahu AI untuk hal sederhana, tapi setelah ikut AI Connect, saya jadi paham cara menggunakannya untuk membuat karya visual yang lebih profesional. Sesi praktiknya benar-benar membuka wawasan baru,” katanya.
Indigo menegaskan AI Connect akan berlanjut sebagai program strategis untuk memperkuat literasi digital komunitas kreatif di Makassar. Dengan kombinasi materi, praktik, dan tantangan, Telkom berharap kegiatan ini mampu melahirkan talenta digital adaptif, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam ekosistem inovasi berbasis teknologi. (ana)










