Koranindoos.com, Jakarta – Di tengah semakin banyak perusahaan yang kembali menerapkan sistem bekerja dari kantor, 5758 Creative Lab masih mempertahankan pola kerja jarak jauh atau remote work. Perusahaan kreatif digital ini menilai sistem tersebut masih efektif selama didukung budaya kerja dan pengelolaan tim yang jelas.
Pendekatan itu membawa 5758 Creative Lab meraih penghargaan Silver Award untuk kategori Best Remote Work Strategy dalam ajang Employee Experience Awards Indonesia 2026. Ini menjadi penghargaan ketiga yang diterima perusahaan secara berturut-turut di ajang yang sama, setelah sebelumnya memperoleh penghargaan pada 2024 dan 2025.
Menurut perusahaan, sistem Work From Anywhere yang diterapkan tidak hanya memberi keleluasaan bagi karyawan dalam memilih lokasi bekerja, tetapi juga menitikberatkan pada target kerja, komunikasi terbuka, dan rasa saling percaya di dalam tim.
Perusahaan juga mengklaim strategi tersebut berdampak pada kinerja bisnis. Dalam dua tahun terakhir, pendapatan perusahaan meningkat dari 3,3 persen menjadi 6,3 persen, sementara tingkat kepuasan klien disebut naik sekitar 15 persen.
CEO 5758 Creative Lab, Barlieve Xaverina, mengatakan perusahaannya lebih fokus membangun sistem kerja yang mendukung perkembangan karyawan dibanding menentukan lokasi mereka bekerja.
“Banyak organisasi masih memperdebatkan di mana orang harus bekerja. Bagi kami, pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana membangun sistem yang membuat orang tetap bertumbuh, saling percaya, dan mampu menghasilkan dampak. Remote work bukan tujuan, melainkan konsekuensi dari budaya organisasi yang sehat. Ketika fondasinya kuat, lokasi bekerja tidak lagi menjadi faktor penentu keberhasilan,” ujarnya.
Selain mencatat pertumbuhan bisnis, beberapa kampanye yang dikerjakan 5758 Creative Lab juga memperoleh penghargaan di industri periklanan, di antaranya Pinasthika Awards 2024 dan 2025 serta masuk nominasi Citra Pariwara.
Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus mengembangkan sistem kolaborasi, kepemimpinan, dan pengelolaan sumber daya manusia agar tetap dapat menyesuaikan diri dengan perubahan pola kerja di berbagai industri.(BRG/Kul)









