Jumat, 9 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

6 Tips Lewati Arus Balik Mudik dengan Aman dan Hemat BBM

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
11 April 2024
in Megapolitan
A A
0
Korps Lalu Lintas (Korlantas)
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Arus balik mudik Idul Fitri 2024 diprediksi terjadi pada 12-16 April 2024. Untuk mengurangi volume kendaraan yang dapat menyebabkan kemacetan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan sejumlah rekayasa lalin, mulai dari sistem ganjil genap, one way dan contra flow, khususnya pada Tol Trans Jawa. Produsen ban global asal Korea Selatan, Hankook Tire membagikan tips berkendara yang aman dan hemat BBM, khususnya bagi para pemilik kendaraan niaga.

1.Berkendara di jalur yang ditentukan

Kendaraan niaga, seperti truk dan bus, seringkali memiliki dimensi dan bobot yang jauh lebih besar dibandingkan mobil penumpang. “Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara, terutama saat arus balik, pengendara harus mempertimbangkan berbagai faktor. Ini termasuk kebiasaan mengemudi, kualitas kendaraan, serta kondisi komponen seperti ban dan suspensi. Kehilangan satu faktor saja, seperti tidak mengikuti jalur yang ditentukan, bisa berakibat fatal dan merugikan pengendara lainnya,” jelas National Sales Manager TBR (Truck & Bus Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia, Ahmad Juweni.

2.Jaga kecepatan dan jarak aman

Artikel Terkait

Diperiksa 8 Jam soal Dugaan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dicecar 55 Pertanyaan

PSEL Bantargebang Ditargetkan Mulai Dibangun Sebelum Akhir 2026

Sabu Pesta Narkoba di Rutan Depok Disamarkan dalam Kemasan Deodoran dan Sabun

Ketika melaju dengan kecepatan tinggi, truk dengan muatan berat rentan untuk oleng, terutama saat berbelok. Untuk itu, utamakan menggunakan jalur paling kiri atau jalur lambat, dengan kecepatan maksimal 60 km/jam untuk truk dan 80 km/jam untuk bus. Penting juga memperhatikan jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk menghindari kecelakaan beruntun jika terjadi pengereman mendadak.

Selain prinsip 3 detik yang mengalokasikan waktu bagi otak dan sistem rem kendaraan, pengemudi dapat menggunakan jarak minimal kendaraan berdasarkan kecepatannya, yakni pada kecepatan 60 km/jam, dibutuhkan jarak minimal 40 meter, dengan jarak aman 60 meter. Kemudian pada kecepatan 80 km/jam, dibutuhkan jarak minimal 60 meter, dengan jarak aman 80 meter. Dan pada kecepatan 100 km/jam, dibutuhkan jarak minimal 80 meter, dengan jarak aman 100 meter.

3.Manfaatkan rest area untuk beristirahat

Memaksakan diri untuk terus mengemudi dalam keadaan kelelahan dan mengantuk dapat menyebabkan micro-sleep atau tertidur sesaat, yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan pengendara lainnya. Apabila konsentrasi menyetir sudah terganggu akibat kelelahan, segera beristirahat di rest area terdekat dan manfaatkan waktu untuk tidur sejenak (power nap) selama 30 menit.

Pada arus mudik Lebaran tahun 2023, tercatat 5.894 kasus kecelakaan dengan 726 korban jiwa, di mana kelelahan, mengantuk, dan kelalaian dalam berkendara menjadi penyebab utamanya.

4.Batasi Jumlah Muatan

Keselamatan dalam berkendara saat arus balik juga dipengaruhi oleh jumlah muatan kendaraan niaga, terutama truk, yang seharusnya tidak melebihi kapasitas maksimalnya. Setiap jenis truk memiliki berbagai kapasitas volume maksimal yang diukur dalam satuan CBM (cubic meters). Sebagai contoh, truk bak pickup box memiliki kapasitas muatan maksimal 1 ton dan volume 4 CBM. Sementara truk engkel diesel box mampu membawa muatan hingga 1,5 ton dengan volume 9 CBM, dan truk fuso box mampu membawa hingga 10 ton dengan volume 25 CBM. Ketika truk memaksakan untuk mengangkut muatan melebihi kapasitas kendaraan, maka truk akan mengalami kondisi overload & overdimension (ODOL), yang berimbas pada risiko tergelincir yang dapat membahayakan pengemudi lainnya.

5.Periksa kondisi komponen kendaraan

Sebelum melakukan perjalanan arus balik, pastikan semua bagian kendaraan diperiksa secara menyeluruh, termasuk mesin, sistem pengereman, suspensi, dan sistem kemudi. Penting bagi pemilik dan pengemudi kendaraan niaga untuk melakukan pergantian oli mesin, filter udara, dan filter bahan bakar. “Tindakan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi mesin, tetapi juga mengurangi konsumsi bahan bakar kendaraan,” kata Ahmad.

6.Pastikan tekanan ban sesuai

Salah satu hal yang mempengaruhi konsumsi bahan bakar adalah tekanan ban. Jika tekanan ban tidak sesuai, maka gesekan dengan jalan meningkat, membuat mesin bekerja lebih keras dan mengonsumsi lebih banyak bahan bakar. Misalnya, ban yang kurang angin akan menambah beban pada mesin dan meningkatkan konsumsi bahan bakar, sehingga ban akan lebih cepat aus. Sementara, jika ban kelebihan angin akan membuat kendaraan sulit mencengkram aspal, sehingga membuat berkendara terasa lebih bergoncang dan mengganggu kenyamanan. Oleh karena itu, pastikan tekanan ban sudah sesuai rekomendasi pabrikan.

Ahmad juga menekankan pentingnya menggunakan ban khusus untuk kendaraan niaga yang sesuai dengan bobot dan kebutuhan kendaraan. Salah satunya adalah ban AH30 dari Hankook, dirancang khusus untuk perjalanan jarak jauh. Dengan desain 3 alur zig zag, ban ini meningkatkan kinerja traksi dan pengereman, sementara sudut alur asimetrisnya mencegah retensi batu saat melewati permukaan jalan yang tidak rata. Selain itu, tapak ban telah dioptimalkan untuk usia pakai yang lebih panjang.

Untuk penggunaan di segala cuaca, Hankook menawarkan Smartflex AH35 dengan tapak dan sipe 3 dimensi, meningkatkan traksi saat perjalanan jarak jauh dan membantu penghematan bahan bakar dengan rip ban yang statis. Hankook Tire juga menyediakan konsultasi dan panduan perawatan di seluruh distributor resmi, agar kondisi ban selalu dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Dengan layanan proaktif ini, Hankook Tire ingin terus memberikan pengalaman berkendara yang aman dan tenang dengan ban yang terawat dengan baik. (ris)

Topik: Hankook TireKorps Lalu Lintas (Korlantas)Mudik

TerkaitBerita

Diperiksa 8 Jam soal Dugaan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dicecar 55 Pertanyaan
Megapolitan

Diperiksa 8 Jam soal Dugaan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dicecar 55 Pertanyaan

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
PSEL Bantargebang Ditargetkan Mulai Dibangun Sebelum Akhir 2026
Megapolitan

PSEL Bantargebang Ditargetkan Mulai Dibangun Sebelum Akhir 2026

oleh Editor : Affandy
8 Oktober 2026
Sabu Pesta Narkoba di Rutan Depok Disamarkan dalam Kemasan Deodoran dan Sabun
Megapolitan

Sabu Pesta Narkoba di Rutan Depok Disamarkan dalam Kemasan Deodoran dan Sabun

oleh Editor : Affandy
7 Oktober 2026
Dua Rumah di Semper Barat Jakut Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp210 Juta
Megapolitan

Dua Rumah di Semper Barat Jakut Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp210 Juta

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

LPDB Koperasi Perkuat Aspek Hukum, Jaga Akuntabilitas Dana Bergulir

LPDB Koperasi Perkuat Aspek Hukum, Jaga Akuntabilitas Dana Bergulir

9 Oktober 2026
Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

9 Oktober 2026
Jembatani Programmer Muda dan UMKM, Kemenekraf Luncurkan CHAT

Jembatani Programmer Muda dan UMKM, Kemenekraf Luncurkan CHAT

9 Oktober 2026
Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

Rayakan 100 Tahun di Indonesia, NIVEA Perkuat Komitmen melalui Inovasi dan Kepedulian

9 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4944 shares
    Share 1978 Tweet 1236
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya