Koranindopos.com – Jakarta. Penetrasi produk plester luka di tanah air semakin kompetitif. Para produsen bersaing mengunggulkan produk mereka dengan pendekatan teknologi dan inovasi mutakhir. Salah satunya Hansaplast Second Skin Protection. PT Beiersdorf Indonesia selaku produsen produk tersebut menggandeng ritel modern yang bergerak di bidang kesehatan dan kecantikan, Guardian. Setiap gerai ritel itu menjual Hansaplast Second Skin Protection.
Health Care Director Beiersdorf Indonesia Vivilya Lukman mengklaim, Hansaplast Second Skin Protection merupakan plester hidrokoloid tertipis di dunia dengan 0.2 milimeter. Dia menyebut plester itu benar benar mempunyai keunggulan luar biasa.
’’Bisa memberikan fleksibilitas lebih, waterproof, dan bertahan di kulit hingga 72 jam tanpa perlu ganti,’’ kata Vivilya kepada awak media saat seremonial menandai kolaborasi Hansaplast Second Skin Protection dengan Guardian di Guardian Grand Indonesia West Mall, Lower Ground (LG), Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (5/7/2025).
Sejatinya, bukan Hansaplast saja pemain tunggal pada disparitas produk plester hidrokoloid. PT Mahakam Beta Farma di bawah lisensi Mundipharma juga telah bermain lebih dulu. Mereka memasarkan Betadine Plaster Waterproof Transparent. Itu merupakan merek plester yang diklaim antiair, sehingga bisa melindungi luka dengan lebih baik. Plester tersebut juga dirancang khusus agar tidak menempel pada luka.
Bahkan, perusahaan teknologi, 3M, juga telah meluncurkan inovasi plester khusus perawatan bebas luka pascaoperasi. Melalui 3M C-section system (Tegaderm +Pad Film Dressing, Steri-Strip Adhesive Skin Closures, dan Cavilon No Sting Barrier Film). 3M menghadirkan teknologi yang diklaim mampu meminimalkan risiko luka, meningkatkan hasil klinis, dan mengurangi risiko infeksi pada daerah operasi.
’’Di 3M, kami berinovasi untuk generasi baru dari solusi perawatan luka. Dari pelindung kulit revolusioner dan pembalut perawatan luka generasi terbaru hingga sistem kompresi cerdas dan plester medis terbaik di kelasnya,” kata Country Business Director Health Care PT 3M Indonesia Vaibhav Gupta kepada awak media beberapa waktu lalu. (why/mmr)










