Kamis, 25 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Penghapusan TKDN untuk Produk AS Ancam Ekosistem Alkes Tanah Air

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
30 Juli 2025
in Bisnis
A A
0
Alkes, TKDN, AS

KECEMASAN INDUSTRI: Ketua Umum Aspaki Imam Subagyo (kiri) dan Ketua Umum Hipelki Randy H. Teguh saat Rapimnas Hipelki 2025 di Westin Hotel Jakarta, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Rabu (29/7/2025). (WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Rencana pemerintah menghapus tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk produk Amerika Serikat (AS) menjadi sorotan publik. Kebijakan sebagai efek kesepakatan tarif dagang dengan negara Paman Sam itu dinilai mengancam ekosistem emiten lokal. Misalnya manufaktur alat kesehatan (alkes).

”Ini telah membuat kondisi ekosistem alat kesehatan semakin keruh, karena semakin banyak orang yang tidak percaya diri untuk berinvestasi dalam industri alkes,” kata Ketua Umum Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia (Hipelki) Randy H. Teguh saat Rapimnas Hipelki 2025 di Westin Hotel Jakarta, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Selasa (29/7/2025).

Apalagi, lanjut Randy, negara Eropa di luar AS melakukan promosi besar-besaran untuk menarik investasi dan menjual produk ke Indonesia. Menurut dia, hal itu dilakukan sebagai kompensasi berkurangnya pangsa pasar negara-negara lain di Amerika Serikat. Oleh karena itu, Randy mendorong agar pemerintah segera menemukan solusi yang tepat tanpa mengorbankan ekosistem alat kesehatan dalam negeri yang juga berkaitan dengan sektor lainnya.

”Perlu kita ingat bahwa kegagalan pembangunan ekosistem alkes tidak hanya berpengaruh kepada ketahanan Kesehatan, tetapi juga kepada pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan pemerintah,” ujar Randy, menutup pernyataannya.

Artikel Terkait

Adira Finance Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Tawarkan Solusi Pembiayaan Kendaraan dan Program HARCILNAS

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Level Rp17.960

Pameran KRISTAInterFOOD 2026 Akan Digelar di NICE PIK 2

Sementara itu, Ketua Umum Aspaki Imam Subagyo menyatakan program peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) berpotensi mengalami kemunduran jika TKDN dihapuskan. ”Pelonggaran TKDN untuk produk AS akan menjadi preseden buruk untuk produk impor dari negara-negara lainnya dan awal dari kemunduran industri dalam negeri,” kata dia.

DIa khawatir negara lain seperti Cina akan latah dan menginginkan hal yang sama seperti Amerika Serikat. Jika itu terjadi, Imam risau akan potensi persaingan yang tidak sehat dalam  industri alat kesehatan dalam negeri. (rls/why/mmr)

 

Topik: alkesASTKDN

TerkaitBerita

Adira Finance Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Tawarkan Solusi Pembiayaan Kendaraan dan Program HARCILNAS
Bisnis

Adira Finance Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Tawarkan Solusi Pembiayaan Kendaraan dan Program HARCILNAS

oleh Editor : Affandy
25 Juni 2026
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Level Rp17.960
Bisnis

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Level Rp17.960

oleh Editor : Affandy
24 Juni 2026
TARGET PENGUNJUNG: Para pengunjung memadati sejumlah gerai dalam acara yang diselenggarakan oleh Krista Exhibition beberapa waktu lalu. (Foto: Dok./Kristaexhibitio)
Bisnis

Pameran KRISTAInterFOOD 2026 Akan Digelar di NICE PIK 2

oleh Editor : Memoarto
24 Juni 2026
Kemnaker Gandeng Huawei Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri
Bisnis

Kemnaker Gandeng Huawei Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri

oleh Editor : Anggoro
23 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Bukan Demi Ekonomi, Ini Motif Mengejutkan ART yang Tega Mengutil Barang Mewah Milik Angel Lelga

Bukan Demi Ekonomi, Ini Motif Mengejutkan ART yang Tega Mengutil Barang Mewah Milik Angel Lelga

25 Juni 2026
Tembus 23,1 Juta Nasabah, Sinergi PNM dan Danantara Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Tembus 23,1 Juta Nasabah, Sinergi PNM dan Danantara Perkuat Pemberdayaan Perempuan

25 Juni 2026
UGM Dorong Pemerintah Perluas Beasiswa agar Lebih Banyak Lulusan SMA Bisa Kuliah

UGM Dorong Pemerintah Perluas Beasiswa agar Lebih Banyak Lulusan SMA Bisa Kuliah

25 Juni 2026
DFSK Perkenalkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, Indonesia Jadi Pasar Prioritas Ekspansi Global

DFSK Perkenalkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, Indonesia Jadi Pasar Prioritas Ekspansi Global

25 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3563 shares
    Share 1425 Tweet 891
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    444 shares
    Share 178 Tweet 111
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya