Minggu, 12 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan dalam Lomba Digitalisasi Pasar, Dorong Transformasi Transaksi Non-Tunai

Editor : Akula oleh Editor : Akula
22 Agustus 2025
in Ekonomi, Bisnis
A A
0
Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan dalam Lomba Digitalisasi Pasar, Dorong Transformasi Transaksi Non-Tunai
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Upaya mempercepat adopsi transaksi non-tunai di pasar tradisional Jakarta kembali mendapat sorotan. Dalam ajang Lomba Digitalisasi Pasar yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Perumda Pasar Jaya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI), Bank Jakarta berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus, mengukuhkan perannya sebagai salah satu motor penggerak transformasi keuangan digital di ibu kota.

Ajang ini diikuti oleh berbagai bank besar nasional, mulai dari BCA, Mandiri, BRI hingga BNI. Namun, Bank Jakarta tampil menonjol dengan prestasi gemilang berkat program literasi dan penerapan pembayaran digital di sejumlah pasar tradisional.

Dari total 153 pasar di bawah pengelolaan Pasar Jaya, sebanyak 20 pasar ditetapkan sebagai proyek percontohan. Pasar-pasar tersebut mewakili kelas A, B, dan C, dengan sejumlah kategori penilaian, antara lain Program Literasi Teraktif, Digitalisasi Keuangan Terbaik, dan Akses Keuangan Termasif.

Bank Jakarta berhasil menyabet penghargaan sebagai Mitra Perbankan Terbaik untuk kategori Pasar B (Pasar Koja) dan Pasar A (Pasar Mayestik). Selain itu, mereka juga mendapat predikat sebagai Mitra Bank Literasi Keuangan Terbaik Kedua, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi bank daerah tersebut dalam mendorong edukasi serta literasi keuangan di tingkat masyarakat akar rumput.

Artikel Terkait

​Guncang Forum D-8, Inovasi PNM Pikat Mata Dunia Lewat Kekuatan Modal Sosial Perempuan

PT Asuransi Astra Buana Kembali Raih Peringkat Kredit dan Peringkat Skala Nasional oleh AM Best

BIKE Siap Akuisisi 99% Saham FBM dan FDP, Perkuat Bisnis Pasir Laut dan Investasi

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kepada Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, di Main Hall Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta Pusat, pada Kamis (21/8/2025). Acara tersebut juga turut disaksikan oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jakarta, Yosamartha, dan Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menegaskan bahwa digitalisasi merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, langkah kompetitif seperti lomba digitalisasi pasar terbukti mampu mempercepat adopsi teknologi keuangan di tengah masyarakat.

“Karena saya berpikirnya sederhana begini, digitalisasi tidak bisa dihindarkan. Tetapi, kalau proses literasinya tidak dilombakan, para perbankannya tidak diadu, pasarnya tidak diamati, pasti tidak akan terjadi lompatan, lonjakan. Maka ketika pada pembukaan Lomba Digitalisasi Pasar, saya tidak membayangkan bahwa kenaikannya bisa sangat signifikan. Pemakaian QRIS, termasuk transaksinya, ini menunjukkan apa yang kita lakukan bersama ini, menunjukkan kemajuan yang luar biasa,” ujar Pramono.

Ia kemudian menekankan bahwa kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional tidak lepas dari percepatan digitalisasi, termasuk di sektor pasar tradisional.

“Jakarta memberikan kontribusi 16,61% terhadap GDP nasional dengan pertumbuhan 5,18%, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,12%. Artinya Jakarta tumbuh lebih baik. Salah satu faktor pendorongnya adalah digitalisasi. Dengan digitalisasi, copet berkurang, primanisme menyusut, dan pasar Tanah Abang sebagai sentra pasar ASEAN bisa kembali hidup. Karena itu saya mengapresiasi perbankan, BI, OJK, serta Pasar Jaya yang sudah berkolaborasi. Hasilnya luar biasa, penggunaan QRIS di 20 pasar meningkat hampir 47%, NPWP pedagang juga naik signifikan, dan transaksi e-commerce melonjak lebih dari 40%,” jelasnya.

Dari sisi perbankan, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan komitmen institusinya untuk terus memperluas inklusi keuangan melalui pasar tradisional.

“Kami memandang digitalisasi pasar tradisional sebagai bagian dari transformasi ekosistem keuangan Jakarta. Upaya ini tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi melalui QRIS dan EDC, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi para pelaku UMKM untuk masuk dalam sistem keuangan formal. Bank Jakarta berkomitmen menjadikan digitalisasi sebagai fondasi pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan,” kata Agus.

Tidak hanya dari sisi perbankan, apresiasi juga datang dari pengelola pasar. Kepala Pasar Mayestik, Dewi Ratna Furi, mengungkapkan rasa bangga atas penghargaan yang diraih pasar tersebut.

“Kolaborasi antara Pasar Mayestik dan Bank Jakarta dalam ajang Lomba Digitalisasi Pasar merupakan langkah yang sangat positif dan strategis. Ini bukan sekadar tren, tapi sebuah kebutuhan untuk memastikan pasar tradisional tetap relevan dan berdaya saing di tengah era ekonomi digital,” ungkap Dewi.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menilai keberhasilan di ajang ini bukanlah puncak, melainkan awal dari perjalanan panjang digitalisasi pasar.

“Kami meyakini digitalisasi pasar akan berdampak positif terhadap pemberdayaan UMKM dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Bank Jakarta akan terus meningkatkan kolaborasi dengan Pasar Jaya serta mendorong digitalisasi pasar ke depannya,” ujarnya. (Ris/Kul)

 

 

Topik: Bank jakarta

TerkaitBerita

​Guncang Forum D-8, Inovasi PNM Pikat Mata Dunia Lewat Kekuatan Modal Sosial Perempuan
Ekonomi

​Guncang Forum D-8, Inovasi PNM Pikat Mata Dunia Lewat Kekuatan Modal Sosial Perempuan

oleh Editor : Akula
11 Juli 2026
PT Asuransi Astra Buana Kembali Raih Peringkat Kredit dan Peringkat Skala Nasional oleh AM Best
Ekonomi

PT Asuransi Astra Buana Kembali Raih Peringkat Kredit dan Peringkat Skala Nasional oleh AM Best

oleh Editor : Doe
10 Juli 2026
BIKE Siap Akuisisi 99% Saham FBM dan FDP, Perkuat Bisnis Pasir Laut dan Investasi
Bisnis

BIKE Siap Akuisisi 99% Saham FBM dan FDP, Perkuat Bisnis Pasir Laut dan Investasi

oleh Editor : Affandy
10 Juli 2026
POJ dan TOP Jalin kerjasama Buka Peluang Kerja Baru bagi Mitra Driver
Bisnis

POJ dan TOP Jalin kerjasama Buka Peluang Kerja Baru bagi Mitra Driver

oleh Editor : Anggoro
10 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

GENRE HOROR: Para pemeran film horor Cek Khodam yang segera tayang di seluruh bioskop tanah air pada 16 Juli 2026. (FOTO: HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)

Cek Khodam, Horor Komedi Relevan dengan Kehidupan Modern

11 Juli 2026
Semangat dan Kisah Inspiratif Pelajar Papua Barat Warnai LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026

Semangat dan Kisah Inspiratif Pelajar Papua Barat Warnai LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026

11 Juli 2026
Teka-teki Penggeledahan di Cipete, Polisi Temukan Emas 74 Kg dan Uang Rp543 Miliar

Teka-teki Penggeledahan di Cipete, Polisi Temukan Emas 74 Kg dan Uang Rp543 Miliar

11 Juli 2026
Dua Papan Nama Deputi KPK Dicabut Jelang Konferensi Pers Polda Metro Jaya, Polisi Tegaskan Tetap Ada Koordinasi

Dua Papan Nama Deputi KPK Dicabut Jelang Konferensi Pers Polda Metro Jaya, Polisi Tegaskan Tetap Ada Koordinasi

11 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3819 shares
    Share 1528 Tweet 955
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    517 shares
    Share 207 Tweet 129
  • Daihatsu Ayla, City Car LCGC Favorit yang Irit BBM dan Ramah di Kantong

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Belum Dibuka, BKN Minta Calon Peserta Tunggu Pengumuman Resmi

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya