Koranindopos.com – Jakarta – PT BIKE bersiap memperluas portofolio usahanya melalui rencana akuisisi 99% saham PT Fahreza Bumi Mega (FBM) dan PT Fahreza Duta Perkasa (FDP). Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat fundamental perusahaan sekaligus membuka sumber pertumbuhan baru di sektor pasir laut dan investasi.
Melalui transaksi tersebut, BIKE akan menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan sebesar 99% pada masing-masing perusahaan. Setelah seluruh proses akuisisi selesai, FBM dan FDP akan resmi menjadi entitas anak Perseroan, sehingga laporan keuangan kedua perusahaan akan dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan BIKE.
Manajemen BIKE menilai aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas lini usaha sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di tengah peluang pertumbuhan sektor sumber daya alam dan investasi yang masih menjanjikan.
Akuisisi tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi operasional melalui optimalisasi aset, efisiensi pengelolaan bisnis, serta diversifikasi sumber pendapatan. Dengan demikian, Perseroan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi dinamika pasar sekaligus meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan.
Salah satu fokus utama ekspansi adalah bisnis pasir laut yang dinilai memiliki prospek cerah seiring meningkatnya kebutuhan material untuk berbagai proyek pembangunan. Permintaan pasir laut diperkirakan tetap tinggi sejalan dengan pelaksanaan proyek infrastruktur nasional, reklamasi kawasan pesisir, hingga berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Selain memperkuat bisnis sumber daya alam, BIKE juga membidik pengembangan sektor investasi sebagai pilar pertumbuhan baru. Perseroan melihat peluang untuk mengembangkan berbagai proyek investasi yang memiliki prospek imbal hasil jangka panjang sehingga dapat memperkuat struktur pendapatan perusahaan.
Saat ini, proses akuisisi masih berada dalam tahap finalisasi, meliputi penyelesaian dokumen transaksi, pelaksanaan uji tuntas (due diligence), negosiasi syarat dan ketentuan, serta pemenuhan seluruh regulasi yang berlaku.
Manajemen menegaskan seluruh tahapan transaksi akan dijalankan dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG), transparansi, dan kepatuhan terhadap ketentuan regulator. Perseroan juga berkomitmen menyampaikan keterbukaan informasi kepada para pemegang saham setelah seluruh persyaratan penyelesaian transaksi (closing) terpenuhi.
Apabila proses akuisisi berjalan sesuai rencana, langkah ini diyakini akan menjadi salah satu katalis penting bagi pertumbuhan BIKE dalam jangka panjang. Penambahan entitas anak dan diversifikasi portofolio usaha diharapkan mampu meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas basis pendapatan, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham.
Melalui strategi ekspansi ini, BIKE menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat posisi sebagai perusahaan yang adaptif terhadap peluang pasar. Dengan mengombinasikan pengembangan bisnis pasir laut dan investasi, Perseroan optimistis dapat menciptakan pertumbuhan yang lebih solid sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan di masa mendatang.(dhil)









