Jumat, 30 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

KKP Gandeng KADIN Tingkatkan Investasi Berbasis Ekonomi Biru di Indonesia

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
7 April 2022
in Ekonomi
A A
0
KKP Gandeng KADIN Tingkatkan Investasi Berbasis Ekonomi Biru di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

 

JAKARTA, koranindopos.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan meningkatkan investasi serta mendorong pertumbuhan usaha sektor kelautan dan perikanan berbasis ekonomi biru di Indonesia. Penandatangan nota kesepahaman kedua belah pihak berlangsung di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta Pusat, Rabu (6/4/2022).

“Kita punya potensi yang besar, sektor perikanan menjadi leading sektornya, utamanya di sektor budidaya dan perikanan tangkap. Kerja sama ini harus segera ditindaklanjuti namun tetap harus memperhatikan ekologi, kita jaga wilayah konservasi, pulau-pulau kecil,” ungkap Menteri Trenggono.

Penerapan ekonomi biru menurutnya memang harus dilakukan secara terintegrasi dan saling sinergi. Cakupan ekonomi biru yang dimaksud antara lain pengelolaan sumber daya ikan melalui penangkapan ikan terukur, perluasan dan peningkatan kualitas pengelolaan kawasan konservasi, pengawasan pembangunan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta seluruh aktivitas pembangunan yang memanfaatkan ruang laut, dan juga penanganan sampah laut.

Artikel Terkait

LPDB Koperasi Seimbangkan Antara Perluasan Akses Pembiayaan dan Mitigasi Risiko

Komitmen Edukasi Membuah Hasil, DIDIMAX Raih Penghargaan Best Trading Education 2026

LPDB Koperasi Salurkan Rp 542,64 M Untuk Koperasi Yang Fokus Pada Perempuan

“Ditargetkan akan terjadi keseimbangan ekologi laut yang terjaga dengan baik, pertumbuhan ekonomi wilayah dan nasional, penyerapan tenaga kerja, peningkatan devisa negara, peningkatan penerimaan negara dari pajak dan PNBP, yang ujungnya adalah kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan,” tambah Menteri Trenggono.

Dengan memerhatikan kelestarian lingkungan, maka ditargetkan akan terjadi keseimbangan ekologi laut yang terjaga dengan baik, pertumbuhan ekonomi wilayah dan nasional, penyerapan tenaga kerja, peningkatan devisa negara, peningkatan penerimaan negara dari pajak dan PNBP, yang ujungnya adalah kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan.

KKP sendiri telah menetapkan program terobosan untuk pembangunan sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang sesuai dengan prinsip ekonomi biru. Meliputi penerapan kebijakan penangkapan terukur berbasis kuota di setiap Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia untuk keberlanjutan ekologi, peningkatan PNBP dan kesejahteraan nelayan, yang akan didukung dengan sistem pengawasan terintegrasi berbasis teknologi satelit.

Kemudian pengembangan perikanan budidaya dengan komoditas berorientasi ekspor, yaitu udang, lobster, kepiting, dan rumput laut. Serta pembangunan kampung perikanan budidaya berbasis kearifan lokal, dengan komoditas unggulan di pedalaman/air tawar, di pesisir/air payau, dan di laut, yang tidak hanya bertujuan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, namun juga untuk melindungi komoditas ikan lokal dari kepunahan.

Sementara itu, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia menyambut baik sinergi program dan kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan meningkatkan investasi serta mendorong pertumbuhan usaha berbasis ekonomi biru (blue economy).

“Kami akan melakukan sinergi terkait dengan program pengembangan dunia usaha di bidang kelautan dan perikanan, bagaimana meningkatkan kapasitas pelaku usaha di sektor ini, menciptakan pola-pola kemitraan yang cocok, hingga peningkatan investasi di sektor kelautan dan perikanan,” terang Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid .

Menurutnya, roadmap pengembangan blue economy di Indonesia akan menjadi pedoman untuk menetapkan sektor ekonomi biru yang tepat dan berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi pertumbuhan berbagai sektor perikanan.

“Meski biaya produksi dan risiko kerusakannya rendah, serta limbah yang dihasilkannya pun cenderung kecil, namun blue economy ini memang memerlukan investasi yang besar untuk mendukung ekonomi pesisir dan kegiatan perikanan dan kelautan yang berkelanjutan. Akan diperlukan investasi kumulatif dari beberapa investasi yang berkesinambungan dan lintas sektor,” ungkap Arsjad.

Seperti diketahui, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan potensi kekayaan maritim yang melimpah. Laut di Indonesia menyimpan kekayaan ikan yang besar, bahkan Indonesia menjadi produsen ikan tangkap terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Indonesia juga berperan di pasar perikanan dunia, memasok 10% dari kebutuhan ikan di dunia dengan produksi produk perikanan mencapai 23,16 juta ton di tahun 2020.

“Jika melihat dari total produksi perikanan nasional, ekspor produk perikanan Indonesia masih bisa dioptimalkan lagi,” ujar dia.

Melalui MOU ini, lanjut Arsjad, KADIN beserta Kementerian Kelautan dan Perikanan akan bekerja sama meningkatkan investasi serta pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan. Hal ini dilakukan dengan prinsip blue economy dengan tetap menjaga kelestarian ekosistem laut dan mengutamakan prinsip sustainability.(ris)

Topik: kadinKementerian KKP

TerkaitBerita

LPDB Koperasi Seimbangkan Antara Perluasan Akses Pembiayaan dan Mitigasi Risiko
Bisnis

LPDB Koperasi Seimbangkan Antara Perluasan Akses Pembiayaan dan Mitigasi Risiko

oleh Editor : Anggoro
30 Oktober 2026
Komitmen Edukasi Membuah Hasil, DIDIMAX Raih Penghargaan Best Trading Education 2026
Ekonomi

Komitmen Edukasi Membuah Hasil, DIDIMAX Raih Penghargaan Best Trading Education 2026

oleh Editor : Akula
30 Oktober 2026
LPDB Koperasi Salurkan Rp 542,64 M Untuk Koperasi Yang Fokus Pada Perempuan
Bisnis

LPDB Koperasi Salurkan Rp 542,64 M Untuk Koperasi Yang Fokus Pada Perempuan

oleh Editor : Anggoro
29 Oktober 2026
Asuransi Astra Serahkan Hadiah Utama Program Undian GASPOL Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko
Ekonomi

Asuransi Astra Serahkan Hadiah Utama Program Undian GASPOL Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko

oleh Editor : Doe
29 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

GJLS BERAPIAPI

GJLS: Berapi-Api Resmi Luncurkan Komedi Penuh Empati

29 Oktober 2026
LPDB Koperasi Seimbangkan Antara Perluasan Akses Pembiayaan dan Mitigasi Risiko

LPDB Koperasi Seimbangkan Antara Perluasan Akses Pembiayaan dan Mitigasi Risiko

30 Oktober 2026
TUNTUT KEBEBASAN: Ratusan warga Israel berunjuk rasa pada Rabu (28/10/2026) meminta dibentuknya pemerintahan gabungan antara partai Yahudi dan Arab. (Foto: AFP/JEWEL SAMAD)

Warga Israel Desak Partai Yahudi dan Arab Bersatu Demi Kebebasan Bersama

30 Oktober 2026
Terinspirasi dari Manisnya Karamel, Keiko Kioko Angkat Kisah Persahabatan Lewat Lagu

Terinspirasi dari Manisnya Karamel, Keiko Kioko Angkat Kisah Persahabatan Lewat Lagu

30 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5139 shares
    Share 2056 Tweet 1285
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1120 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Harry Maguire: MU Merosot Bukan Salah Pelatih Michael Carrick

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya