Rabu, 22 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional

Polri Luncurkan Model Pengamanan Demonstrasi yang Lebih Humanis dan Pro-HAM

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
27 November 2025
in Nasional
0
Pengamanan Demonstrasi
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Polri menampilkan simulasi lengkap konsep pelayanan unjuk rasa dalam Apel Kasatwil 2025 sebagai bentuk kesiapan operasional dan penyegaran standar prosedur pengendalian massa. Peragaan yang dipimpin Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Dr. Moh. Ngajib, memvisualisasikan lima tingkatan eskalasi unjuk rasa mulai dari situasi tertib hingga rusuh berat, berikut langkah respons kepolisian yang harus diterapkan di setiap tahapan.

Brigjen Ngajib menjelaskan bahwa konsep pelayanan unjuk rasa ini merupakan penyempurnaan dari pola lama, dengan menekankan profesionalisme, proporsionalitas, serta penggunaan kekuatan yang sesuai ketentuan Perkap No. 1 Tahun 2009 dan standar hak asasi manusia dalam Perkap No. 8 Tahun 2009.

“Peragaan ini bukan sekadar simulasi, tetapi penegasan bahwa setiap tindakan kepolisian dalam pengamanan unjuk rasa harus sesuai prosedur, terukur, dan menghormati hak-hak warga,” tegasnya.

Lima Fase Eskalasi Unjuk Rasa

Simulasi tersebut memperlihatkan tata cara pengendalian massa berbasis lima tingkatan eskalasi:

Artikel Terkait

Debut Belajaraya 2026 Hadir di Sembilan Kota

Debat Noel dan Bobby di Sidang Tipikor: Perbedaan Tafsir soal Intimidasi

Pemerintah Kebut Proyek Tanggul Laut Raksasa, Fokus pada Perencanaan Matang

  1. Tertib — Massa mengikuti imbauan, aktivitas masyarakat tetap normal. Petugas memberi kehadiran polisi sebagai pencegahan dan imbauan lisan.

  2. Kurang Tertib — Muncul ejekan, provokasi ringan, dan pengabaian imbauan. Kapolres melakukan negosiasi, petugas menerapkan kendali tangan kosong lunak.

  3. Tidak Tertib — Massa mulai melempar benda, menyalakan api, atau menimbulkan gangguan fisik ringan. Polisi menggunakan kendali tangan kosong keras dan meriam air (AWC).

  4. Rusuh — Terjadi kekerasan, perusakan, dan blokade jalan. Petugas menggunakan alat non-mematikan seperti gas air mata dan senjata tumpul sesuai prosedur.

  5. Rusuh Berat — Situasi memerlukan pelibatan Brimob atau tim Raimas apabila PHH Brimob tidak tersedia.

Brigjen Ngajib menyebut penyederhanaan SOP dari 38 tahap menjadi hanya lima fase membuat pola tindakan lebih mudah dipahami dan dijalankan tanpa mengurangi prinsip kehati-hatian.

“Respons kepolisian tidak boleh reaktif. Setiap tindakan harus melalui tahapan yang jelas dan terukur. Inilah modernisasi pengendalian massa yang akuntabel,” ujarnya.

Sinergi Antar-Fungsi dan Dukungan Teknologi Baru

Peragaan juga menampilkan kolaborasi lintas fungsi dalam melayani aksi unjuk rasa, melibatkan:

  • Sabhara sebagai Dalmas awal

  • Propam sebagai pengawas kepatuhan

  • Lalu Lintas dalam pengaturan arus

  • Reskrim untuk identifikasi provokator

  • Intelkam dalam penggalangan

  • Humas untuk dokumentasi dan publikasi

  • K-9 untuk sterilisasi area

  • Tim negosiator bersertifikat

Polri juga mendemonstrasikan perangkat teknologi terbaru, termasuk helm Dalmas dengan konektor suara yang memungkinkan instruksi terdengar hingga radius 2 km serta pemanfaatan drone untuk pengambilan keputusan taktis berbasis visual lapangan.

Brigjen Ngajib menegaskan bahwa pengamanan unjuk rasa harus dimaknai sebagai layanan publik, bukan sekadar penertiban. Kepolisian bertugas memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Pelayanan unjuk rasa adalah pelayanan publik. Negara wajib hadir memastikan keamanan massa sekaligus menjaga ketertiban umum secara proporsional,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi dan hubungan baik antara aparat dan masyarakat.

“Kapolres harus dikenal oleh masyarakatnya. Semakin baik relasi polisi dan warga, semakin kecil risiko eskalasi,” tutup Brigjen Ngajib.

Konsep baru ini diharapkan menjadi standar nasional bagi seluruh satuan wilayah dalam menghadirkan pengamanan unjuk rasa yang humanis, modern, serta menghormati hak asasi manusia. (hai)

Topik: DemonstrasiPOLRI

TerkaitBerita

KERJA NYATA: Dari kiri, Executive Director LAB Foundation by lingkaran Riana Linda selaku MC, Pendiri & Ketua Eksekutif KONEKIN Marthella Sirait, Pendidik dan Inisiator Jaringan Semua Murid Semua Guru Najelaa Shihab, Kepala Pusat Pengembangan Literasi Digital, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Komunikasi dan Digital RI Rizki Ameliah, Asisten Direktur, Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Fenty Tirtasari Ekarina, dan Country Lead CANVA Indonesia Stefani Herlie dalam keterangan pers Belajaraya Jakarta 2026 di Jakarta pada Selasa (21/4/2026). (Foto: Dok/Tim Belajaraya)
Pendidikan

Debut Belajaraya 2026 Hadir di Sembilan Kota

oleh Editor : Memoarto
22 April 2026
Debat Noel dan Bobby di Sidang Tipikor: Perbedaan Tafsir soal Intimidasi
Nasional

Debat Noel dan Bobby di Sidang Tipikor: Perbedaan Tafsir soal Intimidasi

oleh Editor : Affandy
22 April 2026
Tanggul Laut
Nasional

Pemerintah Kebut Proyek Tanggul Laut Raksasa, Fokus pada Perencanaan Matang

oleh Editor : Hairul
22 April 2026
Haji
Nasional

15 Kloter Jamaah Haji Tiba Perdana di Madinah, PPIH Siapkan Layanan Maksimal

oleh Editor : Hairul
22 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

Tiket Rp 1.997 Hadir di Bandung, Strategi Falcon Pictures Sambut Tayangnya Dilan ITB 1997

Tiket Rp 1.997 Hadir di Bandung, Strategi Falcon Pictures Sambut Tayangnya Dilan ITB 1997

22 April 2026
PT Matahari Department Store Tbk Kini Menjadi PT MDS Retailing Tbk

PT Matahari Department Store Tbk Kini Menjadi PT MDS Retailing Tbk

22 April 2026
KERJA NYATA: Dari kiri, Executive Director LAB Foundation by lingkaran Riana Linda selaku MC, Pendiri & Ketua Eksekutif KONEKIN Marthella Sirait, Pendidik dan Inisiator Jaringan Semua Murid Semua Guru Najelaa Shihab, Kepala Pusat Pengembangan Literasi Digital, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Komunikasi dan Digital RI Rizki Ameliah, Asisten Direktur, Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Fenty Tirtasari Ekarina, dan Country Lead CANVA Indonesia Stefani Herlie dalam keterangan pers Belajaraya Jakarta 2026 di Jakarta pada Selasa (21/4/2026). (Foto: Dok/Tim Belajaraya)

Debut Belajaraya 2026 Hadir di Sembilan Kota

22 April 2026
Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

22 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2843 shares
    Share 1137 Tweet 711
  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    642 shares
    Share 257 Tweet 161
  • Gila! Bundesliga Berpeluang Kirim 9 Wakil Ke Kompetisi Eropa

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Kasus Bocah Nizam: Tak Hanya Ibu Tiri, Ayah Kandung Kini Resmi Jadi Tersangka

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya