koranindopos.com – Jakarta. Penggunaan bunga sebagai bahan makanan sebenarnya bukan hal baru dalam tradisi kuliner Nusantara. Sejumlah jenis bunga telah lama dimanfaatkan sebagai lalapan, campuran sayur, hingga bahan minuman herbal. Meski demikian, tidak semua bunga aman untuk dikonsumsi, sehingga penting bagi masyarakat untuk mengenali jenis yang tepat serta memahami manfaat dan cara pengolahannya.
Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (16/10/25), berikut enam jenis bunga yang aman dikonsumsi dan mudah ditemukan di Indonesia.
1. Bunga Telang
Bunga telang dikenal dengan warna biru mencolok dan sering digunakan sebagai pewarna alami pada makanan dan minuman tradisional, seperti nasi biru, kue, hingga es bunga telang.
Bunga telang kaya antosianin, yaitu antioksidan yang dapat melindungi sel tubuh dari radikal bebas dan menurunkan risiko penyakit kronis. Konsumsi bunga telang juga diyakini membantu kesehatan kulit, meningkatkan imunitas, dan mendukung fungsi otak, termasuk daya ingat dan konsentrasi.
2. Bunga Kecombrang
Kecombrang atau honje memiliki cita rasa segar asam dan aroma kuat, sehingga kerap dijadikan bahan pelengkap sambal, sayur asem, atau tumisan.
Bunga ini mengandung vitamin C, serat, serta antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan imunitas. Kecombrang juga mengandung senyawa antibakteri alami serta mineral seperti kalium dan magnesium yang mendukung kesehatan jantung dan tekanan darah.
3. Bunga Rosella
Rosella populer sebagai bahan teh herbal berwarna merah cerah dengan rasa sedikit asam. Kandungan vitamin C yang tinggi menjadikannya pilihan untuk menjaga daya tahan tubuh dan mempercepat pemulihan.
Selain itu, rosella mengandung antosianin dan polifenol yang membantu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan pembuluh darah, hingga membantu menurunkan kadar kolesterol.
4. Bunga Turi
Bunga turi berwarna putih atau merah muda sering dijadikan campuran sayur bening, urap, ataupun pecel. Rasa sedikit pahitnya diimbangi dengan kandungan gizi yang kaya, seperti protein, vitamin A dan C, kalsium, serta fosfor.
Kandungan protein pada bunga turi baik untuk memperbaiki jaringan tubuh dan mendukung tumbuh kembang anak, sementara seratnya membantu menjaga kesehatan pencernaan.
5. Bunga Pepaya
Memiliki rasa pahit khas, bunga pepaya sering dimasak sebagai tumisan atau campuran urap. Bunga ini mengandung vitamin A, C, kalsium, magnesium, dan zat besi.
Serat dan enzim alaminya membantu melancarkan pencernaan. Selain itu, senyawa pahit bunga pepaya dipercaya dapat membantu menurunkan gula darah dan kolesterol. Meski bermanfaat, konsumsi berlebihan sebaiknya dihindari untuk mencegah gangguan lambung.
6. Bunga Melati
Melati dikenal sebagai bunga aromatik dan kerap dijadikan campuran teh. Aromanya memberikan efek relaksasi yang dapat membantu menurunkan stres dan kecemasan.
Bunga melati juga mengandung antioksidan dan antiinflamasi yang baik untuk kesehatan kulit, memperlambat penuaan, serta meredakan peradangan ringan. Teh melati umumnya diminum pada sore atau malam hari untuk meningkatkan kualitas tidur. (ana)










