Minggu, 28 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Bandung Jadi Pintu Masuk Strategis Produk Pangan Halal Korea

Editor : Akula oleh Editor : Akula
14 Februari 2026
in uncategorized
A A
0
Bandung Jadi Pintu Masuk Strategis Produk Pangan Halal Korea
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Pergerakan produk pangan halal asal Korea Selatan semakin terstruktur di pasar Indonesia. Jawa Barat dipilih sebagai titik konsolidasi ekspansi, dengan Bandung menjadi pusat pertemuan antara eksportir dan distributor nasional. Wilayah ini dinilai strategis karena memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia serta komposisi konsumen Muslim yang dominan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui partisipasi resmi Kementerian Pertanian, Pangan dan Urusan Pedesaan Republik Korea bersama Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation dalam ajang Bandung International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang berlangsung pada 10–12 Februari 2026 di Bandung. Melalui Paviliun Korea, nilai konsultasi bisnis yang dibukukan mencapai USD 20,77 juta atau 207 persen dari target awal USD 10 juta.

BIFHEX yang telah memasuki tahun ke-11 merupakan forum business to business (B2B) terbesar di Jawa Barat. Pameran ini menjadi ruang negosiasi langsung antara produsen luar negeri dan importir, distributor, hingga pelaku usaha hotel, restoran, dan katering. Dengan populasi Jawa Barat yang mendekati 50 juta jiwa, potensi penetrasi pasar dinilai sangat besar.

Delapan perusahaan importir utama produk pangan Korea hadir secara langsung dalam pameran tersebut. Dari rangkaian sesi konsultasi dan negosiasi, tercatat 20 kontrak dagang dengan total nilai mencapai USD 15,6 juta. Angka ini memperlihatkan minat pasar yang konkret terhadap lini produk pangan halal dari Korea.

Artikel Terkait

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

Kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut juga diposisikan sebagai langkah adaptif terhadap kebijakan sertifikasi halal di Indonesia yang akan diberlakukan penuh pada Oktober 2026. Dengan mempersiapkan penetrasi lebih awal, eksportir berharap distribusi dan pemasaran dapat berjalan stabil ketika regulasi diterapkan sepenuhnya.

Produk yang diperkenalkan dalam Paviliun Korea mencakup makanan ringan, minuman, hingga mi instan yang telah mengantongi atau sedang dalam proses sertifikasi halal. Distributor di Bandung dan kota-kota sekitarnya menunjukkan ketertarikan pada produk yang menyesuaikan standar halal dan preferensi rasa konsumen lokal.

Perwakilan dari Yogya Group, salah satu jaringan ritel besar di Jawa Barat,  Agung, menyampaikan, “Sekitar 88% konsumen di Jawa Barat merupakan konsumen Muslim, sehingga status sertifikasi halal menjadi faktor penentu yang sangat penting dalam pembelian produk pangan.” Ia menambahkan, “Lebih banyak produk pangan halal Korea baru yang diimpor dibandingkan perkiraan, sehingga kami mempertimbangkan perluasan kerja sama dan penambahan produk di jaringan kami.”

Data komposisi konsumen tersebut menjadi dasar perhitungan bisnis yang rasional. Sertifikasi halal tidak lagi menjadi pelengkap administratif, melainkan variabel utama dalam keputusan pembelian dan strategi penyediaan stok di jaringan ritel modern.

IMG 20260214 132058 - Bandung Jadi Pintu Masuk Strategis Produk Pangan Halal Korea

 

Selain menyasar ritel besar, eksportir juga membuka komunikasi dengan distributor regional dan segmen HoReCa. Sektor hotel, restoran, dan katering dinilai memiliki potensi pertumbuhan konsumsi produk olahan impor, terutama di kota-kota besar Jawa Barat yang memiliki aktivitas pariwisata dan gaya hidup urban yang berkembang.

Direktur Ekspor Produk Pangan aT, Jeon Gi-chan, menyatakan, “Belakangan ini, minat dan konsumsi terhadap produk pangan pertanian halal Korea di kalangan generasi Muslim MZ Indonesia berkembang pesat hingga ke daerah-daerah.”

Ia menambahkan, “Kami akan terus mendorong berbagai kegiatan pemasaran yang disesuaikan dengan pasar lokal, termasuk acara pengalaman konsumen, tidak hanya sebatas partisipasi dalam pameran, guna memperluas basis pasar dan memperkuat fondasi konsumsi yang berpusat pada kota-kota besar daerah.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa strategi pengembangan pasar dilakukan melalui pendekatan jangka panjang. Aktivitas promosi dirancang berbasis pengalaman konsumen, termasuk uji coba produk dan kampanye yang menyasar generasi milenial serta Gen Z Muslim di berbagai kota.

Dalam beberapa tahun terakhir, produk Korea mengalami peningkatan distribusi di Indonesia, dipengaruhi oleh pertumbuhan ritel modern dan eksposur budaya populer. Dengan memastikan kepatuhan terhadap standar halal nasional, eksportir berharap dapat mempertahankan pertumbuhan tersebut secara konsisten.

Bandung diposisikan sebagai pintu awal penetrasi regional sebelum ekspansi diperluas ke kota-kota lain di Jawa Barat. Keberhasilan melampaui target nilai bisnis dalam BIFHEX 2026 menunjukkan bahwa pendekatan berbasis sertifikasi halal dan kemitraan lokal menjadi model yang efektif.

Melalui forum BIFHEX tahun ini, hubungan dagang antara pelaku industri pangan Korea dan distributor Indonesia semakin menguat. Nilai transaksi yang tercapai memperlihatkan bahwa pasar regional, khususnya Jawa Barat, memiliki daya serap tinggi terhadap produk pangan halal impor yang terstandar dan terverifikasi. (BRG/Kul)

 

Topik: Bandung International Food & HoReCa Expo (BIFHEX)Korea

TerkaitBerita

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap
uncategorized

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan
uncategorized

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku
uncategorized

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

oleh Editor : Akula
22 Mei 2026
UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE
uncategorized

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang

Sasar Sektor UKM dan Otomotif, Chailease Finance Indonesia Buka Jaringan Layanan Baru di Kota Kembang

28 Juni 2026
Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

28 Juni 2026
ISTEK Widuri Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul Melalui Integrasi Sosial dan Teknologi

ISTEK Widuri Teguhkan Komitmen Bangun SDM Unggul Melalui Integrasi Sosial dan Teknologi

28 Juni 2026
pendaftaran Pendidikan Profesi Guru

PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

28 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3615 shares
    Share 1446 Tweet 904
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya