koranindopos.com, JAKARTA — Ramadan selalu datang membawa suasana yang berbeda. Ada rindu pada meja makan yang lebih ramai, pada obrolan ringan setelah seharian berpuasa, dan pada hidangan-hidangan yang terasa begitu akrab di lidah. Menyambut momen istimewa ini, The People’s Cafe, bagian dari ISMAYA Group, menghadirkan rangkaian menu spesial bertema Ramadan Rasa Lokal yang tersedia mulai 12 Februari hingga pertengahan April 2026.
Mengusung inspirasi dari ragam kuliner Nusantara, Ramadan Rasa Lokal dirancang sebagai pilihan berbuka yang terasa dekat dengan keseharian. Setiap sajian menghadirkan sentuhan rasa yang familiar seolah mengajak kita pulang pada kenangan lama, pada masakan rumahan yang sederhana namun penuh makna.
Sejak awal, The People’s Cafe dikenal lewat pendekatannya pada cita rasa lokal yang membumi. Menu-menu yang terinspirasi dari hidangan khas berbagai daerah menjadikan tempat ini sebagai ruang berkumpul yang inklusif baik untuk makan bersama keluarga, berbagi cerita dengan sahabat, maupun merayakan momen kecil yang berarti. Di bulan Ramadan, kebersamaan itu terasa semakin hangat.
“Ramadan selalu identik dengan kebersamaan dan momen pulang ke rasa-rasa yang kita kenal sejak lama saat meja makan menjadi tempat berbagi cerita setelah seharian berpuasa. Melalui Ramadan Rasa Lokal, The People’s Cafe ingin menghadirkan pengalaman berbuka yang terasa dekat dengan memori dan budaya makan masyarakat Indonesia,” ujar Cendyarani, President Director ISMAYA Group.
Tahun ini, cerita rasa datang dari berbagai penjuru negeri. Ada Ayam Pop Bukit Tinggi dengan tekstur lembut dan kuah khas Minang yang ringan namun kaya rasa. Bebek Goreng Sambal Korek hadir dengan gurih dan pedas yang sederhana, tetapi begitu mengena. Sementara Empal Gentong Cirebon menawarkan kuah hangat penuh rempah pilihan yang pas untuk mengawali santap berbuka.
Untuk dinikmati bersama, tersedia Pempek Palembang yang kenyal dengan cuko yang khas, serta Pisang Goreng Srikaya Pontianak sebagai penutup manis yang membawa sentuhan nostalgia. Setiap menu menghadirkan karakter daerahnya masing-masing, namun tetap disajikan dengan pendekatan yang relevan dan nyaman untuk dinikmati bersama orang-orang terdekat.
Tak hanya melalui hidangan, kehangatan Ramadan juga dihadirkan lewat rangkaian kegiatan bertajuk “Hajatan Warlok Ramadan” yang berlangsung pada 25 dan 27 Februari 2026 di beberapa kota seperti Makassar, Pekanbaru, Palembang, dan Padang.
Dalam setiap sesi, tamu diajak mengikuti kajian bersama ustadz setempat, kemudian berbuka puasa bersama dengan menu Ramadan Rasa Lokal. Suasana ini dirancang sebagai ruang refleksi sekaligus silaturahmi menghadirkan Ramadan yang terasa lebih personal dan dekat dengan komunitas di masing-masing kota. The People’s Cafe juga mengundang followers terpilih untuk turut merasakan pengalaman ini, menjadikan kebersamaan semakin bermakna.
Sebagai pelengkap, tersedia pula promo bundle menu dengan diskon hingga 30% yang memudahkan momen berbuka tanpa perlu banyak kompromi dalam memilih hidangan. Bagi yang gemar berburu penawaran menarik, berbagai promo spesial, free product, hingga daily reward juga bisa ditemukan melalui aplikasi Ismaya+, lengkap dengan sistem coin yang dapat digunakan kembali untuk transaksi berikutnya.
Untuk mengenal lebih dekat suasana outlet, cerita di balik menu, maupun inspirasi tempat berbuka, kunjungi Instagram resmi The People’s Cafe di @thepeoplescafe atau akses informasi lengkap melalui website resmi mereka.
Di bulan yang penuh makna ini, Ramadan Rasa Lokal menjadi pengingat sederhana bahwa kebersamaan tak selalu harus dirayakan dengan sesuatu yang rumit. Terkadang, cukup dengan hidangan yang kita kenal, meja yang dikelilingi orang terdekat, dan cerita-cerita hangat yang mengalir pelan saat azan magrib berkumandang. (rls/sh)










