KoranIndopos.com, Jakarta – Setelah meraih kesuksesan besar dengan tiket yang ludes terjual di Malang dan Surabaya, fenomena “Jalur Langit” akhirnya tiba di Jakarta. MD Pictures bersama Manara Films menggelar Gala Premiere dan Press Conference film Kupilih Jalur Langit di Epicentrum XXI pada Rabu (15/4/2026). Acara ini berlangsung meriah dengan kehadiran produser Manoj Punjabi, sutradara Archie Hekagery, serta para pemeran utama seperti Zee Asadel dan Emir Mahira.
Film ini diangkat dari Intellectual Property (IP) terbaru karya Elizasifaa yang sudah lama dinanti publik. Manoj Punjabi selaku produser visioner menegaskan bahwa proyek ini memiliki kedalaman cerita yang berbeda dibandingkan film bertema serupa. Fokus utama dalam narasi ini adalah mengenai bagaimana kejujuran sebuah cerita mampu menyentuh sisi emosional penontonnya secara langsung.

”Ini Bukan Sekadar Cerita Religi Biasa,” ucap Manoj Punjabi saat memberikan keterangan kepada awak media di tengah kemeriahan acara tersebut.
Menurut Manoj, kekuatan utama film ini terletak pada autentisitas konflik yang dialami oleh generasi muda saat ini. Ia menilai karya Eliza selalu memiliki daya tarik yang kuat karena berangkat dari realita yang jujur. Melalui film ini, MD Pictures ingin memberikan gambaran yang lebih luas mengenai kompleksitas sebuah hubungan pernikahan di usia muda.
”Kisah yang dibawa Eliza selalu punya daya ledak karena kejujurannya. Lewat ‘Kupilih Jalur Langit’, kami ingin memberikan perspektif baru bagi Gen Z tentang pernikahan muda,” ujar Manoj Punjabi menambahkan.
Lebih lanjut, Manoj menjelaskan bahwa film ini tidak hanya menjual romantisme semata, melainkan juga sisi gelap yang mungkin terjadi setelah pernikahan. Ada pesan mendalam mengenai komitmen dan bagaimana menyelesaikan urusan masa lalu yang masih menghantui. Hal inilah yang membuat Kupilih Jalur Langit menjadi sangat relevan bagi penonton masa kini.
”Ini adalah potret nyata tentang apa yang terjadi jika akad sudah diucap, namun ada rahasia dan ‘unfinished business’ yang belum tuntas. Film ini adalah perjalanan spiritual sekaligus emosional yang sangat autentik,” tambah Manoj Punjabi.
Secara garis besar, film ini mengisahkan perjalanan Amira (Zee Asadel) yang menikah dengan Furqon (Emir Mahira). Namun, kebahagiaan mereka diuji dengan sikap Furqon yang dingin akibat bayang-bayang wanita dari masa lalunya, Dara (Ratu Rafa). Amira pun harus berjuang mempertahankan rumah tangganya melalui kekuatan spiritual.
Dukungan akting dari jajaran aktor senior seperti Surya Saputra, Putri Ayudya, Dina Lorenza, hingga Irgi Fahrezi semakin memperkuat kualitas drama dalam film ini. Tidak hanya drama, kehadiran Ardit Erwandha dan Neneng Risma juga memberikan sentuhan komedi yang menyegarkan suasana cerita agar tidak terasa terlalu berat. (BRG/Hend)










