Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

BRIN Kembangkan PLTSa, Ubah Sampah Kota Jadi Energi dengan Konsep “Listrik sebagai Bonus”

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
17 April 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
BRIN Kembangkan PLTSa, Ubah Sampah Kota Jadi Energi dengan Konsep “Listrik sebagai Bonus”
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta.  Badan Riset dan Inovasi Nasional melalui Pusat Riset dan Inovasi Nasional melalui Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Tenaga Bersih (PR TLTB) terus mengembangkan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang telah dirintis sejak 2017 dan masih berlanjut hingga saat ini.

Teknologi ini dirancang untuk mengatasi persoa lan sampah perkotaan yang sudah tidak dapat dimanfaatkan kembali, dengan mengubahnya menjadi bahan bakar dalam proses pengolahan energi. Namun, para peneliti menegaskan bahwa fokus utama sistem ini bukan pada produksi listrik, melainkan pada pengelolaan sampah itu sendiri.

Peneliti PR TLTB BRIN, Wiharja, menjelaskan bahwa PLTSa lebih tepat dipahami sebagai solusi pengelolaan sampah yang terintegrasi, bukan semata-mata pembangkit energi.

“Listrik itu adalah bonus. Jadi kalau image pembangkit listrik itu ending-nya listrik, tetapi sebenarnya bagaimana kita mengolah sampah, dan listrik menjadi bonusnya,” ujarnya dalam acara Media Lounge Discussion (MELODI) bertajuk “Listrik dari Sampah: Di tengah Gejolak Energi Dunia” di Gedung BJ Habibie, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

Artikel Terkait

Aero Astra Akademia Buka Angkatan XII, Siapkan Generasi Muda Siap Kerja di Industri Perhotelan

J&T Express Dorong Ekonomi Sirkular, 663 Seragam Bekas Berubah Jadi Pouch hingga Reusable Bag

Wamendiktisaintek Minta Kampus Mobilisasi Ahli untuk Mitigasi Erupsi Anak Krakatau

Pernyataan ini menegaskan bahwa tujuan utama teknologi tersebut adalah mengurangi timbunan sampah yang terus meningkat di kawasan perkotaan, sementara energi listrik yang dihasilkan menjadi nilai tambah dari proses tersebut.

Konsep PLTSa dinilai menjawab dua tantangan sekaligus, yakni krisis pengelolaan sampah dan kebutuhan energi alternatif. Sampah kota yang tidak lagi dapat didaur ulang akan diproses menjadi bahan bakar, yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi.

Dengan pendekatan ini, sampah tidak lagi hanya menjadi beban lingkungan, tetapi juga sumber daya yang memiliki nilai ekonomi tambahan.

BRIN menyebut bahwa pengembangan teknologi ini telah berjalan sejak 2017 dan terus mengalami penyempurnaan hingga saat ini. Fokus penelitian tidak hanya pada efisiensi pembangkitan energi, tetapi juga pada aspek keberlanjutan lingkungan dan efektivitas pengolahan limbah.

Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa PLTSa tidak dimaksudkan untuk menggantikan sumber energi utama, melainkan menjadi bagian dari solusi pengelolaan sampah terpadu di masa depan.

Pengembangan PLTSa menunjukkan arah baru dalam pengelolaan sampah di Indonesia, di mana pendekatan teknologi mulai diintegrasikan dengan kebutuhan energi. Jika diterapkan secara luas, sistem ini berpotensi membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus memberikan kontribusi terhadap bauran energi nasional.

Namun, keberhasilan implementasinya tetap bergantung pada dukungan infrastruktur, kebijakan, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.(dhil)

Topik: BRINpltsa

TerkaitBerita

Aero Astra Akademia Buka Angkatan XII, Siapkan Generasi Muda Siap Kerja di Industri Perhotelan
Edukatif & Inspiratif

Aero Astra Akademia Buka Angkatan XII, Siapkan Generasi Muda Siap Kerja di Industri Perhotelan

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
J&T Express Dorong Ekonomi Sirkular, 663 Seragam Bekas Berubah Jadi Pouch hingga Reusable Bag
Edukatif & Inspiratif

J&T Express Dorong Ekonomi Sirkular, 663 Seragam Bekas Berubah Jadi Pouch hingga Reusable Bag

oleh Editor : Doe
8 September 2026
Wamendiktisaintek Minta Kampus Mobilisasi Ahli untuk Mitigasi Erupsi Anak Krakatau
Edukatif & Inspiratif

Wamendiktisaintek Minta Kampus Mobilisasi Ahli untuk Mitigasi Erupsi Anak Krakatau

oleh Editor : Affandy
8 September 2026
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, UI Terapkan PJJ dan WFH 7-8 September 2026
Edukatif & Inspiratif

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, UI Terapkan PJJ dan WFH 7-8 September 2026

oleh Editor : Affandy
7 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

9 September 2026
Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

9 September 2026
Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

9 September 2026

YUK, TULIS OPINI DI INDOPOS

7 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4455 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya