Koranindopos.com – JAKARTA — Lebih dari 1.200 pelari mengikuti Run & Rise 2026 di Pulau Satu, Senayan Park, Jakarta, Minggu (30/8/2026). Mengusung semangat “Brighter Future for Children”, kegiatan ini memadukan olahraga dengan aksi sosial untuk membantu mewujudkan akses air bersih bagi anak-anak di sejumlah daerah Indonesia.
Run & Rise 2026 diinisiasi oleh Gugah Nurani Indonesia (GNI) bersama SalingJaga dari Kitabisa. Ajang tersebut menghadirkan tiga kategori lari, yakni Kid Dash 1K, Fun Run 5K, dan 10K.
Tidak sekadar menjadi ajang olahraga, kegiatan ini mengajak peserta menjadikan setiap langkah sebagai bagian dari kontribusi untuk masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Sulawesi Selatan.
Executive Director Gugah Nurani Indonesia Fransisca Sianturi mengatakan, Run & Rise merupakan bagian dari program yang telah berjalan selama tiga tahun sejak 2024.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkontribusi secara langsung membantu warga di daerah terpencil yang masih kesulitan memperoleh air bersih.
“Kegiatan ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan program kami sejak 2024. Melalui inisiatif ini, Gugah Nurani Indonesia ingin mengajak masyarakat berkontribusi nyata bagi saudara-saudara kita yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih. Jika di perkotaan kita bisa mendapatkan air dengan mudah hanya dengan membuka keran, masyarakat di daerah terpencil masih harus berjalan jauh membawa jeriken.”
Fransisca menjelaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk menyediakan fasilitas air bersih, tetapi juga mendekatkan sumber air dengan permukiman hingga mengupayakan aliran air langsung ke rumah warga.
“Oleh karena itu, hadirnya kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas air bersih yang memadai, mendekatkan sumber air ke pemukiman, hingga mengalirkannya langsung ke rumah-rumah warga,” ujarnya.
Bagi peserta, Run & Rise 2026 bukan hanya tentang mencapai garis finis. Setiap kilometer yang ditempuh juga menjadi simbol dukungan terhadap masyarakat yang membutuhkan akses air bersih.
Salah satu peserta, Gita, mengaku menikmati suasana acara yang berlangsung sejak pagi di kawasan Senayan Park.
“Acaranya seru, rapi, dan sangat meriah sejak pagi di kawasan Senayan Park. Lewat kegiatan ini, kita tidak hanya mendapatkan sehatnya olahraga dan keseruan aktivitas seperti zumba hingga karaoke, tetapi juga bisa berbagi untuk pendistribusian air bersih bagi anak-anak yang membutuhkan.”
Ia juga menyoroti momen Water Flow of Hope di garis finis. Dalam kegiatan tersebut, peserta menempelkan stiker berbentuk tetesan air sebagai simbol bahwa langkah mereka turut berkontribusi menghadirkan akses air bersih.
Keseruan Run & Rise 2026 tidak berhenti setelah peserta mencapai garis finis. Berbagai kegiatan sosial dan hiburan turut dihadirkan di area race village.
Peserta dapat menyalurkan kepedulian melalui donation corner untuk buku dan mainan. Mereka juga dapat menulis postcard sebagai bentuk apresiasi kepada para water warrior serta merekam pesan suara untuk anak-anak di NTT, DIY, dan Sulawesi Selatan melalui Booth Gugah Nurani Indonesia.
Area tersebut juga dilengkapi berbagai permainan, Kids Corner untuk mewarnai medali, hingga booth SalingJaga dan Beyond the Miles yang menyediakan merchandise serta piala edisi terbatas.
Suasana semakin meriah dengan kegiatan Zumba dan berbagai permainan interaktif dengan hadiah dari FitHub dan Decathlon.
Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan pula penyerahan donasi secara simbolis untuk mendukung program akses air bersih.
Donasi yang diserahkan terdiri atas Rp50 juta untuk program Akses Air Bersih serta Rp25 juta yang berasal dari Virtual Challenge Run for NTT.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang Doorprize Utama Best Costume Challenge yang diikuti peserta dari seluruh kategori.
Dukungan terhadap Run & Rise 2026 juga datang dari SalingJaga, layanan asuransi dari Kitabisa yang membawa semangat saling melindungi sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
VP of Growth Kitabisa Marsudi Wijaya mengatakan, dukungan diberikan agar peserta dapat mengikuti kegiatan dengan rasa aman sekaligus berkontribusi terhadap misi sosial.
“Melalui Run & Rise 2026, SalingJaga hadir untuk memastikan para peserta dapat berlari dengan rasa aman dan tenang. Kami mendukung acara ini karena para pelari tidak hanya berolahraga, tetapi juga secara kolektif membantu mewujudkan akses air bersih bagi anak-anak di DIY, NTT, dan Sulawesi Selatan.”
SalingJaga juga menyediakan program SalingJaga Perlindungan Diri sebagai bentuk perlindungan dari risiko kecelakaan ketika berolahraga.
“Ini baru permulaan, karena ‘garis finish’ sesungguhnya adalah dampak dan kontribusi nyata dari para pelari setelah kegiatan ini,” ujar Marsudi.
Run & Rise 2026 turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, antara lain Vica sebagai official mineral water, Fit Hub, Decathlon, Rexona, Counterpain, Wonhae, Samyang, dan Zwitsal.
Dukungan juga datang dari media partner seperti IDN Times, Gen 98.7 FM, KIS 95.1 FM, HaiBunda, dan Mandala Muda Radio, serta berbagai komunitas yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat memperluas dampak program dan mempercepat terwujudnya fasilitas air bersih bagi anak-anak di daerah sasaran.
Fransisca mengatakan, kolaborasi menjadi salah satu kunci untuk menciptakan dampak yang lebih luas. Menurutnya, sinergi antara organisasi, masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pihak dapat mempercepat penyaluran bantuan.
“Kami percaya bahwa kolaborasi dan kerja sama antarpihak dapat menciptakan dampak positif yang jauh lebih besar dibandingkan jika berjalan sendiri. Melalui sinergi ini, kami berharap penyaluran bantuan fasilitas air bersih di desa-desa sasaran dapat segera terwujud, sehingga anak-anak tidak perlu lagi berjalan jauh hanya untuk mendapatkan air.”
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap program tersebut.
Melalui Run & Rise 2026, GNI berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk mengambil bagian dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.
Ribuan langkah yang dilakukan bersama menjadi pengingat bahwa perubahan dapat dimulai dari hal sederhana. Dalam kegiatan ini, berlari bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis, tetapi juga tentang seberapa besar dampak yang dapat ditinggalkan setelah perlombaan berakhir.(dhil)









