Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG yang Belum Daftar SLHS

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 September 2026
in Kesehatan
A A
0
BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG yang Belum Daftar SLHS

Foto: dok. antara

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 1.999 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Indonesia diputuskan untuk ditutup sementara karena belum melakukan pendaftaran Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa kepatuhan terhadap standar higiene dan sanitasi merupakan persyaratan mutlak dalam penyelenggaraan dapur MBG.

“Sebagaimana publik ketahui, syarat SLHS, sertifikasi laik higiene, dan sanitasi menjadi satu syarat mutlak dalam penyelenggaraan dapur yang menyelenggarakan Makan Bergizi Gratis,” ujar Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, dikutip dari laman resmi BGN, Selasa (8/9/2026).

Sudaryono mengatakan BGN terus melakukan penyisiran dan verifikasi terhadap puluhan ribu dapur SPPG yang menjadi bagian dari program MBG.

Artikel Terkait

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini

Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300

Dari total awal 27.485 dapur, BGN melakukan penyisiran sehingga jumlah penetapan sementara menjadi 27.022 dapur.

Berdasarkan pembaruan data hasil koordinasi dengan Kementerian Kesehatan per 7 September 2026 pukul 17.00 WIB, ditemukan 1.999 dapur SPPG yang belum melakukan pendaftaran SLHS di Dinas Kesehatan setempat.

Sudaryono menekankan bahwa persoalan tersebut bukan karena dapur telah mendaftarkan SLHS tetapi belum memenuhi persyaratan. Sebanyak 1.999 dapur tersebut disebut bahkan belum melakukan pendaftaran sama sekali.

“Dapur-dapur sebanyak 1.999 ini tidak melakukan pendaftaran SLHS di Dinas Kesehatan masing-masing. Artinya, bukan mendaftar lalu syaratnya tidak dipenuhi, melainkan tidak melakukan pendaftaran sama sekali,” tegas Sudaryono.

BGN membagi 1.999 dapur SPPG yang ditutup sementara tersebut ke dalam tiga wilayah.

Rinciannya sebagai berikut:

Wilayah Jumlah Dapur SPPG
Wilayah 1 351
Wilayah 2 1.417
Wilayah 3 231
Total 1.999

Wilayah 2 menjadi daerah dengan jumlah dapur SPPG yang paling banyak terkena penutupan sementara, yakni mencapai 1.417 dapur.

Sudaryono menyatakan keputusan tersebut berlaku mulai Selasa (8/9/2026). Dapur-dapur yang ditutup selanjutnya akan menjalani proses investigasi.

“Pada hari ini saya nyatakan 1.999 dapur SPPG ini saya tutup untuk kemudian kami lakukan investigasi,” pungkasnya.

Penutupan sementara tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG.

Kepatuhan terhadap persyaratan higiene dan sanitasi dinilai penting karena dapur SPPG menjadi tempat pengolahan makanan yang nantinya dikonsumsi oleh para penerima manfaat.

Melalui investigasi terhadap 1.999 dapur tersebut, BGN ingin memastikan setiap unit pelayanan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan sebelum kembali menjalankan kegiatan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen BGN untuk menjaga kualitas makanan, keamanan gizi, serta keselamatan penerima manfaat program MBG.

Dengan adanya penutupan sementara ini, BGN menegaskan bahwa persyaratan SLHS bukan sekadar kelengkapan administratif, melainkan bagian penting dari standar penyelenggaraan dapur MBG yang harus dipenuhi.(dhil/dtk)

Topik: BGNMBG

TerkaitBerita

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes
Kesehatan

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

oleh Editor : Affandy
6 Oktober 2026
Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini
Kesehatan

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300
Kesehatan

Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026
Kasus Campak di AS Tembus 3.887 pada 2026, Lampaui Total Tahun Lalu
Kesehatan

Kasus Campak di AS Tembus 3.887 pada 2026, Lampaui Total Tahun Lalu

oleh Editor : Affandy
3 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

Kematian Pekerja Lab di Rusia Disorot, Eks WHO Ungkap 5 Fakta soal Penyakit Pes

6 Oktober 2026
Satu Dekade Astra Property, Perkuat Bisnis Komersial dan Industrial

Satu Dekade Astra Property, Perkuat Bisnis Komersial dan Industrial

6 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,20% ke Level 6.130

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,20% ke Level 6.130

6 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,57 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,57 Juta per Gram

6 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4899 shares
    Share 1960 Tweet 1225
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1005 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya