Senin, 5 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Masker Dibasahi Bisa Tangkal Abu Vulkanik? Dokter Paru Ungkap Faktanya

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
7 September 2026
in Kesehatan
A A
0
Masker Dibasahi Bisa Tangkal Abu Vulkanik? Dokter Paru Ungkap Faktanya

Foto: dok. ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, membuat masyarakat perlu meningkatkan perlindungan saat beraktivitas di luar rumah.

Salah satu perlindungan yang banyak digunakan adalah masker. Namun, belakangan muncul anggapan di media sosial bahwa masker yang terlebih dahulu dibasahi dengan air dapat menangkap abu vulkanik dengan lebih efektif.

Benarkah cara tersebut dapat memberikan perlindungan tambahan?

Anggapan itu salah satunya disampaikan melalui unggahan di media sosial Threads. Pengguna akun call** menyarankan masyarakat menggunakan masker jenis KN seperti yang digunakan saat pandemi Covid-19.

Artikel Terkait

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini

Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300

Kasus Campak di AS Tembus 3.887 pada 2026, Lampaui Total Tahun Lalu

Pengguna tersebut juga menyarankan agar masker dibasahi terlebih dahulu agar debu tidak mudah menembus masker, serta menggunakan kacamata pelindung ketika beraktivitas di luar rumah.

Namun, dokter spesialis paru Prof dr Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), mengatakan belum ada dasar ilmiah yang cukup untuk memastikan bahwa membasahi masker membuat perlindungannya terhadap abu vulkanik menjadi lebih efektif.

“Setahu saya tidak ada penelitian ilmiah yang mengkaji hubungan antara masker yang dibasahi atau tidak terhadap abu vulkanik, jadi secara ilmiah tidak bisa dijawab secara pasti,” kata Tjandra saat dihubungi, Senin (7/9/2026).

Tjandra yang juga menjabat Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menegaskan bahwa masker tetap merupakan salah satu bentuk perlindungan dari paparan abu vulkanik.

Namun, penggunaan masker tidak berarti seseorang sepenuhnya terbebas dari risiko paparan, terutama ketika konsentrasi abu di udara sedang tinggi.

“Masker itu apa pun bentuknya adalah salah satu bentuk perlindungan. Tidak bisa dikatakan bahwa penggunaan masker mau bentuk apa pun juga akan 100 persen aman dari abu vulkanik, kalau kadar abu vulkaniknya sedang tinggi,” ujarnya.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menganggap penggunaan masker sebagai satu-satunya langkah perlindungan ketika terjadi hujan abu vulkanik.

Meski belum ada dasar ilmiah yang memastikan masker basah lebih efektif, Tjandra tetap menganjurkan masyarakat menggunakan masker sebagai bagian dari perlindungan.

Ia menyebut masker N95 memiliki tingkat perlindungan yang lebih baik dibandingkan masker biasa sehingga dapat menjadi pilihan ketika masyarakat harus beraktivitas di tengah paparan abu vulkanik.

“N95 akan lebih bagus karena proteksinya lebih baik,” kata Tjandra.

Namun, efektivitas masker juga tidak hanya ditentukan oleh jenisnya. Penggunaan yang tepat dan kondisi paparan di lingkungan sekitar turut menentukan tingkat perlindungan yang diperoleh.

Selain perlindungan pribadi, Tjandra menilai informasi mengenai kondisi abu vulkanik di masing-masing wilayah sangat penting bagi masyarakat.

Menurut dia, kadar abu dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, informasi mengenai konsentrasi atau kondisi sebaran abu perlu disampaikan secara rutin agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas mereka.

“Kalau bisa pagi sore diberitahukan bahwa hari ini sedang sekian, sore sedang sekian sehingga orang bisa lebih waspada,” ujarnya.

Informasi yang akurat dapat membantu masyarakat menentukan apakah mereka perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan perlindungan tambahan, atau mengikuti arahan dari otoritas terkait.

Munculnya berbagai tips perlindungan dari abu vulkanik di media sosial menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap kondisi tersebut.

Namun, tidak semua informasi yang beredar telah didukung penelitian ilmiah. Termasuk klaim bahwa membasahi masker dapat membuatnya lebih efektif menyaring abu vulkanik.

Karena itu, masyarakat disarankan mengikuti rekomendasi dari otoritas kesehatan dan kebencanaan serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus berada di luar rumah.

Pada akhirnya, masker tetap dapat menjadi salah satu perlindungan penting dari paparan abu vulkanik, tetapi tidak memberikan jaminan perlindungan 100 persen. Penggunaan masker yang memiliki kemampuan filtrasi lebih baik, seperti N95, serta pembatasan aktivitas di luar ruangan ketika paparan abu tinggi menjadi langkah yang lebih penting daripada sekadar membasahi masker.(dhil/dtk)

Topik: abu vulkanikmasker

TerkaitBerita

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini
Kesehatan

Mengenal Kelenjar Pituitari: Waspadai Sakit Kepala Hingga Gangguan Penglihatan Sejak Dini

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300
Kesehatan

Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 4.018 Orang, Kasus Tembus 8.300

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026
Kasus Campak di AS Tembus 3.887 pada 2026, Lampaui Total Tahun Lalu
Kesehatan

Kasus Campak di AS Tembus 3.887 pada 2026, Lampaui Total Tahun Lalu

oleh Editor : Affandy
3 Oktober 2026
Mengenal Smartphone Brain, Kebiasaan Main HP yang Bisa Ganggu Fokus hingga Tidur
Kesehatan

Mengenal Smartphone Brain, Kebiasaan Main HP yang Bisa Ganggu Fokus hingga Tidur

oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

5 Oktober 2026
Privat: Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

Setelah 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Kembali Akting Lewat Serial Suara Hati

5 Oktober 2026
Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

5 Oktober 2026
Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

3 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4886 shares
    Share 1954 Tweet 1222
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya