Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

Editor : Doe oleh Editor : Doe
9 September 2026
in Ekonomi
A A
0
Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com Jakarta – Selama 11 tahun, J&T Express sebagai perusahaan pengiriman berskala global bergerak menghubungkan masyarakat melalui pengiriman barang dari pintu ke pintu. Semakin lama berdampingan dengan masyarakat, J&T Express melihat pentingnya

dampak yang ditinggalkan seiring perusahaan terus melaju. Lewat aktivitas operasional yang luas, J&T Express turut andil dalam keberlanjutan yang diwujudkan melalui J&T Express Sustainability Impact Program (J&T SIP), inisiatif untuk lingkungan sekaligus menciptakan manfaat sosial.

Inisiatif utama dalam program ini adalah mengolah kembali seragam operasional kurir yang sudah tidak digunakan menjadi produk baru yang memiliki nilai dan fungsi. Seragam yang sebelumnya digunakan oleh para kurir dalam menjalankan aktivitas sehari-hari telah melalui serangkaian proses pembersihan sebelum menjadi berbagai produk, mulai dari pouch, reusable bag, bag charm, hingga notebook cover. Dalam keseluruhan prosesnya, J&T Express bermitra dengan Liberty Society, social enterprise bersertifikasi B Corp.

Bagi J&T Express, seragam bukan sekadar pakaian kerja. Selama bertahun-tahun, seragam menjadi bagian dari keseharian para kurir yang berinteraksi langsung dengan pelanggan di berbagai daerah. Karena itu, ketika masa pakainya berakhir, J&T Express melihat adanya kesempatan untuk memberikan fungsi baru pada material tersebut, dibandingkan menjadikannya limbah.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Makin Jatuh, Turun Rp17.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram

Pasar Keuangan Mulai Menguat, Investor Disarankan Terapkan Strategi Investasi Selektif

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.639, Saham Penguatan Mendominasi

“Sebagai perusahaan logistik, aktivitas kami sehari-hari tidak terlepas dari penggunaan seragam sebagai bagian dari operasional. Ketika masa pakai seragam sudah berakhir, kami melihat adanya kesempatan untuk mengolahnya kembali menjadi sesuatu yang tetap memiliki fungsi dan nilai, daripada berakhir sebagai limbah.” ujar Herline Septia selaku Brand Manager J&T Express.

Melalui inisiatif ini, sebanyak 146kg limbah tekstil berhasil diolah menjadi merchandise kit. Proses upcycling tersebut juga diperkirakan menghindari 1,25 ton emisi CO₂e, setara dengan emisi yang dihasilkan dari perjalanan mobil berbahan bakar bensin sejauh kurang lebih 5.000 kilometer.

Dampak program ini juga dirasakan di sisi sosial. J&T Express menggandeng Liberty Society untuk melibatkan perempuan perajin dari komunitas marginal dalam proses produksi. Selama proses produksi, kolaborasi tersebut telah menciptakan sekitar 1.488 jam kerja produktif, sekaligus memberikan kesempatan ekonomi dan mendukung pengembangan keterampilan

para perempuan perajin.

“Bagi kami, keberlanjutan tidak berhenti pada bagaimana mengurangi limbah, tetapi juga

bagaimana menciptakan manfaat yang lebih luas. Karena itu, yang ingin kami ciptakan bukan hanya sekadar produk baru, tetapi juga nilai dan manfaat yang terus berlanjut, termasuk bagi masyarakat yang terlibat dalam prosesnya,” lanjut Herline.

Melalui J&T SIP, J&T Express terus mengeksplorasi berbagai cara untuk menerapkan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas perusahaan. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah J&T Express untuk mengurangi dampak lingkungan dari material yang digunakan sekaligus mendukung pemberdayaan komunitas.

Dari seragam yang telah selesai digunakan, tercipta produk-produk baru dengan fungsi yang berbeda. Bagi J&T Express, langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menjalankan bisnis dengan cara yang lebih bertanggung jawab dengan mempertimbangkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat secara bersamaan. (*)

 

 

 

 

 

 

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Makin Jatuh, Turun Rp17.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Makin Jatuh, Turun Rp17.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Pasar Keuangan Mulai Menguat, Investor Disarankan Terapkan Strategi Investasi Selektif
Ekonomi

Pasar Keuangan Mulai Menguat, Investor Disarankan Terapkan Strategi Investasi Selektif

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.639, Saham Penguatan Mendominasi
Ekonomi

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.639, Saham Penguatan Mendominasi

oleh Editor : Affandy
8 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,627 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp10.000, Jadi Rp2,627 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
8 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

9 September 2026

YUK, TULIS OPINI DI INDOPOS

7 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

9 September 2026
432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4454 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    847 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya