Selasa, 28 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional

Menteri Mukhtarudin kepada Pekerja Migran: Bekerja di Luar Negeri Adalah Peluang Strategis Tingkatkan Kesejahteraan

Editor : Doe oleh Editor : Doe
27 April 2026
in Nasional
0
Menteri Mukhtarudin kepada Pekerja Migran: Bekerja di Luar Negeri Adalah Peluang Strategis Tingkatkan Kesejahteraan
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, DEPOK– Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menghadiri sekaligus memberikan sambutan motivasi dalam acara Pelepasan Pemberangkatan dan Pembukaan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) Program G to G Korea Selatan di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Sawangan, Depok, Senin 27 April 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Direktur Jenderal Penempatan KP2MI, Ahnas, Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata, Dr. Nana Halim, dan Direktur Penempatan Pemerintah, Dra. Dyah Rejekiningrum, M.M.

Screenshot 20260427 220021 WhatsApp - Menteri Mukhtarudin kepada Pekerja Migran: Bekerja di Luar Negeri Adalah Peluang Strategis Tingkatkan Kesejahteraan
Menteri P2MI Mukhtarudin menyematkan jaket kepada salah satu peserta Pelepasan Pemberangkatan dan Pembukaan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) Program G to G Korea Selatan di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Sawangan, Depok, Senin 27 April 2026. (Foto : HUMAS KP2MI)

Sebanyak 210 Pekerja Migran Indonesia resmi dilepas untuk berangkat ke Korea Selatan. Adapun rinciannya terdiri dari 150 pekerja sektor manufaktur dan 60 pekerja sektor perikanan.

Selain pelepasan, terdapat pula 43 Calon Pekerja Migran yang memulai masa Orientasi Pra-Pemberangkatan sebagai langkah awal kesiapan bekerja di luar negeri.

Artikel Terkait

Tragedi Daycare Ilegal di Jogja, Gilang Dhielafararez Anggota Komisi III DPR Desak Hukuman Maksimal

POLEMIK: Uji Konstitusionalitas Program MBG dan Dinamika di Mahkamah Konstitusi

Pemerintah Peringatkan Bahaya Haji Ilegal, Jemaah Terancam Denda hingga Larangan Masuk Arab Saudi

Komitmen Pelindungan Menyeluruh

Dalam arahannya, Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Pelindungan tersebut, kata Menteri P2MI, dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja di negara tujuan, hingga nantinya kembali ke tanah air.

“Negara selalu hadir untuk memberikan pelayanan pelindungan bagi kalian. Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata kerja keras dan ketekunan saudara-saudara sekalian,” ujar Menteri Mukhtarudin.

Tantangan dan Pentingnya Komitmen

Menteri P2MI juga memaparkan data penempatan ke Korea Selatan yang mencatatkan angka 6.860 orang pada tahun 2025. Namun, Menteri Mukhtarudin memberikan catatan penting terkait adanya 3.663 Pekerja Migran program G to G yang mengundurkan diri dari pemberi kerja dalam kurun waktu 2021 hingga awal Maret 2026.

Oleh karena itu, para peserta diingatkan untuk menjaga komitmen dan profesionalisme.

“Jangan mengundurkan diri atau kabur dari tanggung jawab. Jalur resmi adalah satu-satunya jaminan pelindungan dari negara,” tegas Menteri.

Pekerja Migran yang diberangkatkan kali ini merupakan peserta yang telah lulus ujian pada periode 2023–2025 dan telah melalui proses seleksi serta persiapan yang panjang. Saat ini, jumlah roster mencapai sekitar 8.000 orang, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap skema penempatan pemerintah ini.

Dari sisi latar belakang pendidikan, komposisi peserta didominasi oleh lulusan SMA/SMK sebanyak 173 orang, diikuti oleh 33 lulusan SMP, serta masing-masing 2 orang lulusan D3 dan S1.

Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap direktif Presiden dalam memperluas kesempatan kerja luar negeri yang aman dan terstruktur, di mana sektor manufaktur tetap menjadi sektor utama penyerapan tenaga kerja.

Berdasarkan data hingga 7 April, tercatat 1.738 Pekerja Migra. telah berhasil ditempatkan dengan mayoritas berada di sektor manufaktur, sementara per 19 April, sebanyak 1.368 Pekerja Migran telah mengikuti tahap wajib Orientasi Pra-Pemberangkatan (OPP).

Dalam penyampaian motivasinya, Menteri P2MI Mukhtarudin menekankan bahwa OPP merupakan langkah awal yang krusial untuk mempersiapkan keterampilan, mental, dan pemahaman kondisi kerja di negara tujuan.

Mukhtarudin menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelindungan serta SDM Pekerja Migran Indonesia sesuai amanah Presiden.

Mengingat besarnya pengorbanan fisik, mental, maupun biaya yang telah dikeluarkan oleh para peserta, Menteri Mukhtarudin berpesan agar kesempatan ini tidak disia-siakan dan OPP dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme serta bela negara.

“Keberangkatan ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal perjalanan sesungguhnya, jadi para pekerja harus terus belajar, membangun jejaring internasional, dan meningkatkan kapasitas diri demi kesejahteraan keluarga serta kontribusi bagi negara,” beber Mukhtarudin.

Dukungan Pendidikan dan Pengembangan Diri

Dalam rangka meningkatkan kualitas para Pekerja Migran Indonesia, Kementerian P2MI telah membangun sinergi dengan sejumlah lembaga pendidikan, termasuk menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) untuk memberikan akses meraih gelar sarjana di sela-sela waktu bekerja.

Selain itu, tersedia pula program Kejar Paket C yang merupakan hasil kolaborasi dengan Kemendikdasmen bagi para pekerja yang ingin menyelesaikan pendidikan menengah mereka.

Menteri Mukhtarudin berharap para pekerja migran dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperkaya kompetensi sehingga mampu menciptakan brain gain effect atau membawa keterampilan baru yang bermanfaat saat kembali ke tanah air nanti.

Di akhir sambutannya, Menteri Mukhtarudin menitipkan tujuh pesan utama yang harus dipegang teguh oleh para Pekerja Migran Indonesia selama bekerja di luar negeri.

Beliau menekankan pentingnya mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di negara penempatan serta menjaga kinerja dengan sungguh-sungguh karena hal tersebut mencerminkan citra bangsa Indonesia.

Para pekerja juga diharapkan mampu beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja yang menuntut disiplin tinggi. Selain aspek profesional, Menteri Mukhtarudin mengingatkan agar Pekerja Migran mengelola pendapatan dengan bijak melalui perencanaan keuangan yang baik dan menghindari perilaku konsumtif.

Menteri Mukhtarudin pun memberikan peringatan keras agar para pekerja menjauhi praktik merugikan seperti judi online serta tetap waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital, termasuk phishing dan scam online.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperkaya kompetensi, agar saat kembali nanti, saudara mampu membawa keterampilan baru yang bermanfaat bagi kesejahteraan negeri,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin. (*)

TerkaitBerita

Tragedi Daycare Ilegal di Jogja, Gilang Dhielafararez Anggota Komisi III DPR Desak Hukuman Maksimal
Nasional

Tragedi Daycare Ilegal di Jogja, Gilang Dhielafararez Anggota Komisi III DPR Desak Hukuman Maksimal

oleh Editor : Akula
27 April 2026
POLEMIK: Uji Konstitusionalitas Program MBG dan Dinamika di Mahkamah Konstitusi
Nasional

POLEMIK: Uji Konstitusionalitas Program MBG dan Dinamika di Mahkamah Konstitusi

oleh Editor : Affandy
27 April 2026
Haji
Nasional

Pemerintah Peringatkan Bahaya Haji Ilegal, Jemaah Terancam Denda hingga Larangan Masuk Arab Saudi

oleh Editor : Hairul
26 April 2026
Menaker: Ijazah Bukan Lagi Jaminan Tunggal Untuk Memenangkan Persaingan di Pasar Kerja Global
Nasional

Menaker: Ijazah Bukan Lagi Jaminan Tunggal Untuk Memenangkan Persaingan di Pasar Kerja Global

oleh Editor : Anggoro
26 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

DUET PAS: Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029 Bahlil Lahadalia (kanan) dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji. (Foto Ilustrasi: dok/dpppartaigolkarofficial.com)

Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

28 April 2026
Divonis 7 Tahun Penjara, Ammar Zoni ‘Pikir-pikir’ Ajukan Banding dan Siapkan Strategi Peninjauan Kembali

Divonis 7 Tahun Penjara, Ammar Zoni ‘Pikir-pikir’ Ajukan Banding dan Siapkan Strategi Peninjauan Kembali

27 April 2026
KULIT SEHAT: Dari kiri, Dr. Stanley Setiawan, Dr. Henry Tanojo, Dr. Mathelda Weni, dan Dr. Inneke Jane saat konferensi pers peluncuran Teoxane babyGLOW™ oleh PT Parvus Medica Indonesia dan Teoxane Laboratories di Pullman Hotel Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (26/4/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Inilah Skin Booster Injeksi Praktis dan Minim Downtime

27 April 2026
KlikFilm Siapkan Tayangan Dokumenter Proses Syuting “Dilan ITB 1997”

KlikFilm Siapkan Tayangan Dokumenter Proses Syuting “Dilan ITB 1997”

27 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2901 shares
    Share 1160 Tweet 725
  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    382 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    657 shares
    Share 263 Tweet 164
  • Kasus Bocah Nizam: Tak Hanya Ibu Tiri, Ayah Kandung Kini Resmi Jadi Tersangka

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya