Koranindopos.com, Jakarta – Ria Ricis, kembali menunaikan ibadah kurban pada perayaan Idul Adha tahun ini. Ibu satu anak ini memilih untuk berkurban satu ekor sapi berukuran jumbo di lingkungan tempat tinggalnya agar bisa berbagi dengan warga sekitar. Momen sakral ini dilaksanakan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Ricis mengungkapkan bahwa sapi yang ia kurbankan memiliki bobot yang cukup fantastis. Pilihan tersebut sengaja diambil sebagai bentuk rasa syukurnya atas limpahan rezeki yang telah ia terima selama setahun terakhir.
”Berapa ya? Kurang lebih, kalau nggak salah kurang lebih satu ton. Emm iya kurang lebih ya satu ton kurang-kurang dikit,” ujar Ria Ricis saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2026).
Namun, prosesi pemotongan hewan kurban ini ternyata membawa kesedihan mendalam bagi adik kandung Oki Setiana Dewi tersebut. Pasalnya, mantan istri Teuku Ryan ini sudah menjalin kedekatan emosional yang erat dengan sang sapi yang diberi nama Macan sebelum disembelih.
”Nangis sedih tentu karena ingin berpisah ya. Karena aku sangat tidak suka dengan sebuah perpisahan dengan siapapun itu. Jadi karena memang aku udah sayang, sayang banget sama Macan (nama Sapinya), udah kita sayang-sayang, udah kita kasih makan, kita mandiin, kita bersama-sama terus,” kata Ricis.
Kegiatan kurban Ricis tahun ini juga menjadi ajang silaturahmi yang hangat dengan warga sekitar. Ricis mengaku memang sudah cukup akrab dengan para tetangga karena sering berinteraksi saat berburu kuliner kaki lima di lingkungannya.
”Alhamdulillah hari ini kita berkurban di masjid dekat rumah aku. Kita berkurban satu sapi aja, dan alhamdulillah tadi ee banyak warga, tetangga, dan teman-teman aku juga pada ngumpul karena memang aku sama tetangga-tetangga aku cukup kenal dan cukup dekat, karena kita sering ketemu,” ungkapnya.
Momen Idul Adha ini, Ria Ricis juga mulai menanamkan nilai-nilai keagamaan yang kuat kepada putrinya, Moana. Ricis mengajak sang buah hati melihat langsung prosesi penyembelihan sebagai bentuk pembelajaran tentang keikhlasan dan kecintaan kepada Tuhan sejak dini.
Saat melihat hewan kurban akan disembelih, Moana sempat menunjukkan reaksi yang spontan. Balita tersebut menangis karena melihat sang ibu yang lebih dulu meneteskan air mata saat harus berpisah dengan hewan kurbannya.
”Iya, iya, dia ini melihat hewan kurban dan dia ikut sedih ya, padahal aku juga udah bilang, ‘Sebisa mungkin kita jangan sedih ya, kita harus ikhlas.’ Eh, ikut mewek juga. Jadi sebenarnya Moana nangis karena ngelihat ibunya nangis sih,” ujar Ria Ricis.
Ricis memiliki metode tersendiri untuk memberikan pemahaman kepada Moana mengenai esensi utama dari ibadah berkurban. Ia ingin Moana mengerti bahwa segala sesuatu yang dimiliki manusia di dunia ini hanyalah titipan dari Allah SWT.
Tidak hanya soal keikhlasan materi, Ricis juga menjelaskan manfaat ibadah kurban bagi kehidupan di akhirat kelak. Ia berharap penjelasan sederhana tersebut bisa membekas di ingatan Moana hingga ia dewasa nanti.
”Dan alhamdulillah pelan-pelan Moana pasti mengerti, dan setiap mau beli hewan kurban, aku juga selalu bilang sama Moana, kita beli hewan kurban, kita beli kambing, kita beli sapi, tujuannya untuk menjadi kendaraan kita nanti di hari eee hari kiamat nanti,” kata Ricis.
Moana sendiri nampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan ibadah kurban sang ibu dari awal hingga selesai. Meski masih balita, Moana sudah mulai diperkenalkan dengan konsep berbagi kepada sesama melalui pembagian daging kurban.
”Setiap mau beli hewan kurban, aku juga selalu bilang sama Moana, kita beli hewan kurban, kita beli kambing, kita beli sapi,” pungkasnya. (BRG/Hend)










