Koranindopos.com, JAKARTA-Musim 2025/2026 ini menjadi bukti ketangguhan wakil Inggris di kompetisi Eropa. Tim-tim Premier League berpeluang menyapu bersih semua gelar juara kompetisi Eropa musim ini. Seperti musim-musim sebelumnya, UEFA memutar tiga kompetisi level klub di Eropa. Ketiganya adalah Liga Champions, Liga Europa, dan UEFA Conference League.
Sejak League Phase dimulai, tim-tim Inggris bisa dikatakan tampil menonjol. Hal ini terbukti bahwa di tiga final kompetisi Eropa musim ini, Inggris mengirimkan masing-masing satu wakil di partai puncak.
Dua dari tiga final kompetisi Eropa musim ini berhasil direngkuh oleh wakil Inggris. Catatan ini bisa makin disempurnakan oleh Arsenal pada akhir pekan ini. Final pertama kompetisi Eropa musim ini adalah final Liga Europa yang mempertemukan wakil Jerman, Freiburg dan wakil Inggris, Aston Villa di Istanbul.
Pertandingan ini sempat berjalan sengit. Namun di akhir babak pertama, Youri Tielemans dan Emiliano Buendia berhasil mencetak masing-masing satu gol sehingga babak pertama berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan Villa.
Tidak berhenti sampai di situ, pada awal babak kedua Morgan Rogers mencetak gol ketiga The Villans ke gawang Freiburg. Hingga babak kedua berakhir, skor 0-3 tidak berubah dan Aston Villa dinobatkan sebagai juara Europa League 2025/2026.
Tim besutan Unai Emery ini berhasil meraih gelar trofi Liga Europa pertama mereka sepanjang sejarah Aston Villa berdiri. Ini juga jadi trofi mayor Eropa ketiga Villa setelah mereka menjuarai European Cup (Liga Champions) 1982, dan European Super Cup 1982.
Final kompetisi Eropa kedua milik UEFA baru saja digelar di Leipzig. UEFA menggelar final UEFA Conference League yang mempertemukan wakil Inggris, Crystal Palace dan wakil Spanyol, Rayo Vallecano. Pertandingan ini berjalan dengan cukup alot sejak awal. Kedua tim sama-sama kesulitan untuk mengembangkan permainan mereka secara optimal.
Namun peruntungan Palace berubah di awal babak kedua setelah Jean-Philippe Mateta melakukan tap-in di depan gawang Vallecano, memanfaatkan bola muntah hasil tendangan keras Wharton yang ditepis kiper Rayo.
Gol Mateta itu jadi satu-satunya gol yang tercipta di laga tersebut. Alhasil The Eagles dinobatkan menjadi juara UEFA Conference League musim ini dan ini merupakan trofi Eropa pertama dalam sejarah klub asal London Selatan tersebut. (bnt/mmr)










