Rabu, 29 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Traveling

Peserta Perayaan Waisak di Borobudur Wajib Pakai Busana Serba Putih

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
30 Mei 2026
in Traveling
A A
0
BERLANGSUNG SAKRAL: Para seniman turut menerbangkan lampion perdamaian dalam rangkaian Pabbajja Samanera Sementara di Marga Utama, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (23/12/2023) lalu. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

BERLANGSUNG SAKRAL: Para seniman turut menerbangkan lampion perdamaian dalam rangkaian Pabbajja Samanera Sementara di Marga Utama, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (23/12/2023) lalu. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA-Perayaan Hari Raya Waisak Nasional di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, menjadi daya tarik dunia. Para wisatawan yang hendak menghadirinya wajib mengenakan pakaian serba putih.

Salah satu puncak acara yang paling dinantikan oleh umat maupun wisatawan adalah Festival Lampion (Lentera Perdamaian). Pelepasan ribuan lampion ramah lingkungan ke langit Borobudur di bawah sinar bulan purnama sidi itu bukan sekadar atraksi visual yang memukau. Tetapi, sebuah tradisi penuh makna yang melambangkan penerangan batin, penyebaran cinta kasih, serta doa perdamaian yang dipanjatkan untuk seluruh alam semesta.

Berdasar panduan resmi dan ketetapan panitia Waisak Nasional, ada aturan wajib yang harus diikuti oleh wisatawan yang ingin menonton Festival Lampion yaitu mengenakan pakaian serba putih. Berdasar situs resmi, berikut lima fakta mengenai aturan dan makna mengenakan baju putih saat mengikuti rangkaian Waisak di Candi Borobudur. Pertama, protokol kunjungan.

Panitia penyelenggara Waisak Nasional menetapkan bahwa mengenakan pakaian berwarna putih dan sopan adalah wajib. Baju harus panjang, sopan, tidak ketat, tidak transparan, dan bukan celana atau rok pendek.

Artikel Terkait

Kian Candu HP? Gosh! Kids Ajak Anak Indonesia Belajar Lewat Travel Education

Pesawat Ringan Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pilot Tewas dan 13 Orang Terluka

ARYADUTA Suites Semanggi Hadirkan Paket “School Holiday Escape” untuk Liburan Sekolah yang Seru dan Berkesan

Kedua, simbol kemurnian dan kedamaian batin.  Secara filosofis keagamaan yang diakui dalam literatur panduan, warna putih dianggap sebagai keseimbangan sejati dari semua warna. Mengenakan pakaian putih melambangkan kemurnian, kesucian, dan kedamaian, serta menjadi simbol bahwa seseorang datang ke Borobudur dengan niat yang bersih dan hati yang terang.

Ketiga, bentuk penghormatan tertinggi terhadap kesakralan ibadah.  Borobudur saat Waisak berfungsi penuh sebagai tempat ibadah, bukan sekadar objek wisata. Pemerintah mengimbau masyarakat umum dan wisatawan untuk memakai baju putih (serta direkomendasikan payung berwarna putih jika cuaca terik) sebagai bentuk penghormatan dan upaya menjaga kekhusyukan umat Buddha yang sedang menjalankan ritual keagamaan.

Keempat, pembeda antara Umat Awam dan Para Bhikkhu.  Pakaian putih merupakan busana tradisional bagi umat awam (Upasaka dan Upasika) saat menghadiri hari besar keagamaan. Penggunaan warna putih polos ini bertujuan agar terdapat batasan dan perbedaan yang jelas secara visual antara umat biasa dengan para anggota Sangha (Biksu/Bhikkhu) yang mengenakan jubah khusus (Civara) berwarna kontras seperti kuning, oranye, atau cokelat tua.

Kelima, penghapusan sekat sosial. Warna pakaian yang seragam menjadi simbol kesetaraan tanpa memandang status sosial, ekonomi, jabatan, maupun latar belakang suku. Aturan ini selaras dengan misi pemerintah dalam menjadikan perayaan Waisak di Borobudur sebagai ruang spiritualitas yang inklusif, damai, dan setara bagi semua orang. (dtk/mmr)

Topik: BorobudurWaisak

TerkaitBerita

Kian Candu HP? Gosh! Kids Ajak Anak Indonesia Belajar Lewat Travel Education
Traveling

Kian Candu HP? Gosh! Kids Ajak Anak Indonesia Belajar Lewat Travel Education

oleh Editor : Akula
19 Juli 2026
Pesawat Ringan Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pilot Tewas dan 13 Orang Terluka
Traveling

Pesawat Ringan Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pilot Tewas dan 13 Orang Terluka

oleh Editor : Affandy
28 Juni 2026
ARYADUTA Suites Semanggi Hadirkan Paket “School Holiday Escape” untuk Liburan Sekolah yang Seru dan Berkesan
Traveling

ARYADUTA Suites Semanggi Hadirkan Paket “School Holiday Escape” untuk Liburan Sekolah yang Seru dan Berkesan

oleh Editor : Doe
19 Juni 2026
China Bangga Indonesia Berhasil Merawat dan Mengembangbiakkan Panda Raksasa
Traveling

China Bangga Indonesia Berhasil Merawat dan Mengembangbiakkan Panda Raksasa

oleh Editor : Affandy
14 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

KERUSAKAN HEBAT: Bangunan pusat perbelanjaan mengalami kerusakan pasca gempa magnitudo 7,1 pada Selasa (28/7/2026). (Foto: REUTERS/KYODO)

Para Korban Gempa Kumamoto Terjebak di Reruntuhan Bangunan

28 Juli 2026
LCC Empat Pilar MPR RI

Saadiah Uluputty: Semangat Pelajar Kepulauan Aru Ikuti LCC Empat Pilar MPR RI Layak Jadi Teladan

28 Juli 2026
IKEA

IKEA Ajak Masyarakat Tata Ulang Ruang Rumah Lewat Kampanye “Luangkan Ruang”

28 Juli 2026
Adira Finance

Adira Finance Berangkatkan Pemenang Program Umrah untuk Sahabat 2026, Diikuti Lebih dari 690 Ribu Konsumen

28 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4102 shares
    Share 1641 Tweet 1026
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    612 shares
    Share 245 Tweet 153
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya