Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Traveling

Peserta Perayaan Waisak di Borobudur Wajib Pakai Busana Serba Putih

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
30 Mei 2026
in Traveling
A A
0
BERLANGSUNG SAKRAL: Para seniman turut menerbangkan lampion perdamaian dalam rangkaian Pabbajja Samanera Sementara di Marga Utama, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (23/12/2023) lalu. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

BERLANGSUNG SAKRAL: Para seniman turut menerbangkan lampion perdamaian dalam rangkaian Pabbajja Samanera Sementara di Marga Utama, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (23/12/2023) lalu. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA-Perayaan Hari Raya Waisak Nasional di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, menjadi daya tarik dunia. Para wisatawan yang hendak menghadirinya wajib mengenakan pakaian serba putih.

Salah satu puncak acara yang paling dinantikan oleh umat maupun wisatawan adalah Festival Lampion (Lentera Perdamaian). Pelepasan ribuan lampion ramah lingkungan ke langit Borobudur di bawah sinar bulan purnama sidi itu bukan sekadar atraksi visual yang memukau. Tetapi, sebuah tradisi penuh makna yang melambangkan penerangan batin, penyebaran cinta kasih, serta doa perdamaian yang dipanjatkan untuk seluruh alam semesta.

Berdasar panduan resmi dan ketetapan panitia Waisak Nasional, ada aturan wajib yang harus diikuti oleh wisatawan yang ingin menonton Festival Lampion yaitu mengenakan pakaian serba putih. Berdasar situs resmi, berikut lima fakta mengenai aturan dan makna mengenakan baju putih saat mengikuti rangkaian Waisak di Candi Borobudur. Pertama, protokol kunjungan.

Panitia penyelenggara Waisak Nasional menetapkan bahwa mengenakan pakaian berwarna putih dan sopan adalah wajib. Baju harus panjang, sopan, tidak ketat, tidak transparan, dan bukan celana atau rok pendek.

Artikel Terkait

Wisata Bromo Dibuka Lagi, Wisatawan Diminta Hati-Hati Dengan Sisa Kebakaran

Kejar Garis Finis Hyrox Jadi Tren Traveling Modern

Liburan Keluarga Jadi Asyik di Avery Hotel & Waterpark Surabaya

Kedua, simbol kemurnian dan kedamaian batin.  Secara filosofis keagamaan yang diakui dalam literatur panduan, warna putih dianggap sebagai keseimbangan sejati dari semua warna. Mengenakan pakaian putih melambangkan kemurnian, kesucian, dan kedamaian, serta menjadi simbol bahwa seseorang datang ke Borobudur dengan niat yang bersih dan hati yang terang.

Ketiga, bentuk penghormatan tertinggi terhadap kesakralan ibadah.  Borobudur saat Waisak berfungsi penuh sebagai tempat ibadah, bukan sekadar objek wisata. Pemerintah mengimbau masyarakat umum dan wisatawan untuk memakai baju putih (serta direkomendasikan payung berwarna putih jika cuaca terik) sebagai bentuk penghormatan dan upaya menjaga kekhusyukan umat Buddha yang sedang menjalankan ritual keagamaan.

Keempat, pembeda antara Umat Awam dan Para Bhikkhu.  Pakaian putih merupakan busana tradisional bagi umat awam (Upasaka dan Upasika) saat menghadiri hari besar keagamaan. Penggunaan warna putih polos ini bertujuan agar terdapat batasan dan perbedaan yang jelas secara visual antara umat biasa dengan para anggota Sangha (Biksu/Bhikkhu) yang mengenakan jubah khusus (Civara) berwarna kontras seperti kuning, oranye, atau cokelat tua.

Kelima, penghapusan sekat sosial. Warna pakaian yang seragam menjadi simbol kesetaraan tanpa memandang status sosial, ekonomi, jabatan, maupun latar belakang suku. Aturan ini selaras dengan misi pemerintah dalam menjadikan perayaan Waisak di Borobudur sebagai ruang spiritualitas yang inklusif, damai, dan setara bagi semua orang. (dtk/mmr)

Topik: BorobudurWaisak

TerkaitBerita

DIBUKA KEMBALI: Destinasi wisata Bromo Kembali dibuka pasca beberapa Waktu lalu dilanda kebakaran hamparan vegetasi. (Foto Ilustrasi: pendiksrental.com)
Traveling

Wisata Bromo Dibuka Lagi, Wisatawan Diminta Hati-Hati Dengan Sisa Kebakaran

oleh Editor : Memoarto
20 September 2026
TREN BARU: Sejumlah peserta ajang fitness racing, Hyrox. (Foto Ilustrasi: Primafit.com)
Traveling

Kejar Garis Finis Hyrox Jadi Tren Traveling Modern

oleh Editor : Memoarto
13 September 2026
LIBURAN KELUARGA: Kamar anak di Avery Hotel & Waterpark Surabaya Tugu Pahlawan resmi beroperasi pada medio September 2026. Hotel tersebut  menawarkan konsep Smart Recreation dan Ultimate Urban Playground bagi keluarga.  (Foto: DOk./ WHHG)
Traveling

Liburan Keluarga Jadi Asyik di Avery Hotel & Waterpark Surabaya

oleh Editor : Memoarto
8 September 2026
MORAZEN Yogyakarta
Traveling

MORAZEN Yogyakarta Rayakan Hari Pelanggan Nasional dengan Berbagi Kue Sarang Semut kepada Tamu

oleh Editor : Hana
5 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

24 Oktober 2026
ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

24 Oktober 2026
Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

24 Oktober 2026
Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5051 shares
    Share 2020 Tweet 1263
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya