Selasa, 14 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Traveling

Peserta Perayaan Waisak di Borobudur Wajib Pakai Busana Serba Putih

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
30 Mei 2026
in Traveling
A A
0
BERLANGSUNG SAKRAL: Para seniman turut menerbangkan lampion perdamaian dalam rangkaian Pabbajja Samanera Sementara di Marga Utama, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (23/12/2023) lalu. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

BERLANGSUNG SAKRAL: Para seniman turut menerbangkan lampion perdamaian dalam rangkaian Pabbajja Samanera Sementara di Marga Utama, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (23/12/2023) lalu. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA-Perayaan Hari Raya Waisak Nasional di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, menjadi daya tarik dunia. Para wisatawan yang hendak menghadirinya wajib mengenakan pakaian serba putih.

Salah satu puncak acara yang paling dinantikan oleh umat maupun wisatawan adalah Festival Lampion (Lentera Perdamaian). Pelepasan ribuan lampion ramah lingkungan ke langit Borobudur di bawah sinar bulan purnama sidi itu bukan sekadar atraksi visual yang memukau. Tetapi, sebuah tradisi penuh makna yang melambangkan penerangan batin, penyebaran cinta kasih, serta doa perdamaian yang dipanjatkan untuk seluruh alam semesta.

Berdasar panduan resmi dan ketetapan panitia Waisak Nasional, ada aturan wajib yang harus diikuti oleh wisatawan yang ingin menonton Festival Lampion yaitu mengenakan pakaian serba putih. Berdasar situs resmi, berikut lima fakta mengenai aturan dan makna mengenakan baju putih saat mengikuti rangkaian Waisak di Candi Borobudur. Pertama, protokol kunjungan.

Panitia penyelenggara Waisak Nasional menetapkan bahwa mengenakan pakaian berwarna putih dan sopan adalah wajib. Baju harus panjang, sopan, tidak ketat, tidak transparan, dan bukan celana atau rok pendek.

Artikel Terkait

Pesawat Ringan Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pilot Tewas dan 13 Orang Terluka

ARYADUTA Suites Semanggi Hadirkan Paket “School Holiday Escape” untuk Liburan Sekolah yang Seru dan Berkesan

China Bangga Indonesia Berhasil Merawat dan Mengembangbiakkan Panda Raksasa

Kedua, simbol kemurnian dan kedamaian batin.  Secara filosofis keagamaan yang diakui dalam literatur panduan, warna putih dianggap sebagai keseimbangan sejati dari semua warna. Mengenakan pakaian putih melambangkan kemurnian, kesucian, dan kedamaian, serta menjadi simbol bahwa seseorang datang ke Borobudur dengan niat yang bersih dan hati yang terang.

Ketiga, bentuk penghormatan tertinggi terhadap kesakralan ibadah.  Borobudur saat Waisak berfungsi penuh sebagai tempat ibadah, bukan sekadar objek wisata. Pemerintah mengimbau masyarakat umum dan wisatawan untuk memakai baju putih (serta direkomendasikan payung berwarna putih jika cuaca terik) sebagai bentuk penghormatan dan upaya menjaga kekhusyukan umat Buddha yang sedang menjalankan ritual keagamaan.

Keempat, pembeda antara Umat Awam dan Para Bhikkhu.  Pakaian putih merupakan busana tradisional bagi umat awam (Upasaka dan Upasika) saat menghadiri hari besar keagamaan. Penggunaan warna putih polos ini bertujuan agar terdapat batasan dan perbedaan yang jelas secara visual antara umat biasa dengan para anggota Sangha (Biksu/Bhikkhu) yang mengenakan jubah khusus (Civara) berwarna kontras seperti kuning, oranye, atau cokelat tua.

Kelima, penghapusan sekat sosial. Warna pakaian yang seragam menjadi simbol kesetaraan tanpa memandang status sosial, ekonomi, jabatan, maupun latar belakang suku. Aturan ini selaras dengan misi pemerintah dalam menjadikan perayaan Waisak di Borobudur sebagai ruang spiritualitas yang inklusif, damai, dan setara bagi semua orang. (dtk/mmr)

Topik: BorobudurWaisak

TerkaitBerita

Pesawat Ringan Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pilot Tewas dan 13 Orang Terluka
Traveling

Pesawat Ringan Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pilot Tewas dan 13 Orang Terluka

oleh Editor : Affandy
28 Juni 2026
ARYADUTA Suites Semanggi Hadirkan Paket “School Holiday Escape” untuk Liburan Sekolah yang Seru dan Berkesan
Traveling

ARYADUTA Suites Semanggi Hadirkan Paket “School Holiday Escape” untuk Liburan Sekolah yang Seru dan Berkesan

oleh Editor : Doe
19 Juni 2026
China Bangga Indonesia Berhasil Merawat dan Mengembangbiakkan Panda Raksasa
Traveling

China Bangga Indonesia Berhasil Merawat dan Mengembangbiakkan Panda Raksasa

oleh Editor : Affandy
14 Juni 2026
Ulah Wisatawan Dinilai Meresahkan, Kawasan Heritage Between Two Gates Kotagede Ditutup Sementara
Traveling

Ulah Wisatawan Dinilai Meresahkan, Kawasan Heritage Between Two Gates Kotagede Ditutup Sementara

oleh Editor : Affandy
7 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Rekomendasi HP Rp6–8 Jutaan: RAM Besar, Kamera Tajam, dan Baterai Tahan Lama

Rekomendasi HP Rp6–8 Jutaan: RAM Besar, Kamera Tajam, dan Baterai Tahan Lama

13 Juli 2026
HNW Ajak BKPRMI Kampanyekan “Jakarta Kota Halal Global” pada Musywil XIII DKI Jakarta

HNW Ajak BKPRMI Kampanyekan “Jakarta Kota Halal Global” pada Musywil XIII DKI Jakarta

13 Juli 2026
Biodiesel B50

Program B50 Dinilai Perkuat Ketahanan Energi, MPR Ingatkan Kesiapan Ekosistem

13 Juli 2026
Polri-Kejagung

Sinergi Polri-Kejagung Diperkuat untuk Tingkatkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

13 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3854 shares
    Share 1542 Tweet 964
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    528 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Swiss Siap-Siap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya