Koranindopos.com, JAKARTA – Klub raksasa Spanyol, Atletico Madrid, melancarkan sindiran terbuka kepada Barcelona lewat media sosial. Itu terjadi setelah rumor transfer Julian Alvarez terus memanas dalam beberapa hari terakhir.
Atletico kesal dengan berbagai laporan yang mengaitkan Alvarez dengan kepindahan ke Camp Nou pada bursa transfer musim panas. Sebagai bentuk respons, klub ibu kota Spanyol itu memilih cara unik dan satir dengan membuat ”penawaran transfer palsu” untuk sejumlah bintang Barcelona.
Tak hanya satu pemain, Atletico bahkan menyebut nama Lamine Yamal, Pedri, hingga Raphinha dalam unggahan bernada humor tersebut. Dalam unggahan pertama mereka, Atletico Madrid mengklaim telah mengirim fax kepada Barcelona untuk merekrut Lamine Yamal. Namun, isi tawarannya jelas hanya candaan. Klub itu menyebut proposal mereka berisi empat tiket konser Bad Bunny, langganan tahunan surat kabar ABC, dan satu kantong kuaci bunga matahari.
Atletico menulis; ”Here we go!” Kami telah mengirim fax kepada Barcelona dengan tawaran transfer kami: 4 tiket konser Bad Bunny besok, langganan tahunan ABC, dan sekantong biji bunga matahari. Kami menunggu respons untuk menyiapkan pengumuman resmi.’”
Kalimat ”here we go” sendiri merupakan sindiran langsung kepada jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano yang identik dengan frasa tersebut saat mengonfirmasi transfer pemain. Tak berhenti sampai di situ, Atletico kembali membuat unggahan lain terkait Pedri. Kali ini mereka mengaku kehabisan tiket konser untuk hari Sabtu sehingga ”menaikkan” tawaran menjadi enam tiket konser hari Minggu.
Atletico menyebut; ”Here we go!” untuk tawaran kedua ini kami mengalami masalah karena tiket konser besok habis, jadi kami meningkatkan proposal sebelumnya dengan enam tiket untuk konser hari Minggu.”
Sementara itu, Raphinha menjadi pemain ketiga yang masuk dalam ”operasi transfer” versi Atletico Madrid. Klub tersebut bercanda bahwa winger asal Brasil itu akan dipinjam selama satu musim. Sebagai gantinya, Atletico mengaku siap meminjamkan ”Tom Ford dan Smith” tanpa opsi pembelian permanen. (bnt/mmr)










