Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

Gelombang Panas Ekstrem Ancam 3.400 Nyawa Penduduk di India

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
31 Mei 2026
in Internasional
A A
0
HAWA PANAS: Warga berjalan di bawah alat penyiram air yang dipasang saat musim panas terik di Varanasi, India pada Senin (27/4/2026). (Foto: Niharika Kulikarni/AFP)

HAWA PANAS: Warga berjalan di bawah alat penyiram air yang dipasang saat musim panas terik di Varanasi, India pada Senin (27/4/2026). (Foto: Niharika Kulikarni/AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, INDIA-Suhu udara akibat gelombang panas ekstrem di India semakin brutal, yakni mencapai 45 derajat Celsius. Para peneliti dari India Energy and Climate Center di University of California Berkeley, AS, mengkhawatirkan eskalasi panas tersebut akan mengancam puluhan ribu nyawa penduduk. Khususnya, wilayah utara, tengah, dan timur.

Peneliti Piyush Narang dan Ashok Gadgil dari India Energy and Climate Center di University of California Berkeley, AS, memperkirakan panas ekstrem sehari di negara itu berisiko menyebabkan 3.400 kematian tambahan, sementara lima hari gelombang panas bisa berakibat pada 30 ribu kematian.

Piyush mengatakan bahwa meskipun studi global menyoroti peningkatan angka kematian terkait panas, data spasial-temporal yang terperinci tentang bagaimana gelombang panas memengaruhi angka kematian di distrik-distrik di India masih sulit diakses oleh peneliti umum.

Tim tersebut, lanjut Piyush, mengadaptasi temuan dari analisis kota-kota tentang angka kematian terkait panas dari 10 kota di India untuk memperkirakan kematian tambahan di semua distrik di negara tersebut, dikutip dari NDTV.

Artikel Terkait

Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

”Kematian tambahan adalah metrik kesehatan masyarakat yang mengacu pada perbedaan antara total kematian selama periode tertentu dan kematian yang diperkirakan akan terjadi berdasarkan data historis,” katanya.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Environmental Health itu mengintegrasikan rata-rata kematian di tingkat distrik dari Sistem Registrasi Sipil dan proyeksi populasi 2024 untuk mendapatkan perkiraan kematian tingkat distrik dalam skenario gelombang panas satu hari dan lima hari. “Kami memperkirakan bahwa satu hari panas ekstrem menyebabkan sekitar 3.400 kematian berlebih secara nasional; gelombang panas lima hari menyebabkan hampir 30.000,” tulisnya.

Kondisi gelombang panas hingga gelombang panas ekstrem terjadi di India bagian utara, tengah, dan timur. Suhu secara konsisten melebihi 45 derajat Celsius terjadi di Madhya Pradesh, Rajasthan, sebagian Uttar Pradesh dan Haryana selama beberapa hari terakhir.

Pemetaan risiko kematian akibat panas ke masing-masing distrik mengungkapkan bahwa negara bagian Uttar Pradesh saja menyumbang sekitar 8.100 kematian berlebih selama gelombang panas lima hari, sementara kematian berlebih di distrik-distrik, termasuk Ahmedabad, Jaipur, dan Surat, masing-masing melebihi 250 dalam satu kejadian. (cnni/mmr)

Topik: india

TerkaitBerita

TAMBAH PASUKAN: Hotspot karhutla Kalsel terus naik. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Internasional

Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

oleh Editor : Memoarto
24 Oktober 2026
KOMENTAR TAJAM: Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam konferensi pers pada Senin (7/4/2025).(Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)
Internasional

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

oleh Editor : Memoarto
23 Oktober 2026
KEBAKARAN LAHAN: Petugas memadamkan api yang melahap hutan dan lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)
Internasional

Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

oleh Editor : Memoarto
22 Oktober 2026
KERICUHAN DI PRANCIS: Demonstran menerobos balai kota Marseille dan kantor Wali Kota Lille. Sementara kantor pariwisata di Lyon dibakar dalam demo biaya hidup di Prancis. (Foto: AFP/KIRAN RIDLEY)
Internasional

Kericuhan di Prancis Terus Meluas Jelang Pemilihan Presiden

oleh Editor : Memoarto
18 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

24 Oktober 2026
ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026: Cek Syarat, Formasi, dan Cara Daftar

24 Oktober 2026
Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

24 Oktober 2026
Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5051 shares
    Share 2020 Tweet 1263
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya