Minggu, 31 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Internasional

Gelombang Panas Ekstrem Ancam 3.400 Nyawa Penduduk di India

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
31 Mei 2026
in Internasional
A A
0
HAWA PANAS: Warga berjalan di bawah alat penyiram air yang dipasang saat musim panas terik di Varanasi, India pada Senin (27/4/2026). (Foto: Niharika Kulikarni/AFP)

HAWA PANAS: Warga berjalan di bawah alat penyiram air yang dipasang saat musim panas terik di Varanasi, India pada Senin (27/4/2026). (Foto: Niharika Kulikarni/AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, INDIA-Suhu udara akibat gelombang panas ekstrem di India semakin brutal, yakni mencapai 45 derajat Celsius. Para peneliti dari India Energy and Climate Center di University of California Berkeley, AS, mengkhawatirkan eskalasi panas tersebut akan mengancam puluhan ribu nyawa penduduk. Khususnya, wilayah utara, tengah, dan timur.

Peneliti Piyush Narang dan Ashok Gadgil dari India Energy and Climate Center di University of California Berkeley, AS, memperkirakan panas ekstrem sehari di negara itu berisiko menyebabkan 3.400 kematian tambahan, sementara lima hari gelombang panas bisa berakibat pada 30 ribu kematian.

Piyush mengatakan bahwa meskipun studi global menyoroti peningkatan angka kematian terkait panas, data spasial-temporal yang terperinci tentang bagaimana gelombang panas memengaruhi angka kematian di distrik-distrik di India masih sulit diakses oleh peneliti umum.

Tim tersebut, lanjut Piyush, mengadaptasi temuan dari analisis kota-kota tentang angka kematian terkait panas dari 10 kota di India untuk memperkirakan kematian tambahan di semua distrik di negara tersebut, dikutip dari NDTV.

Artikel Terkait

Kebakaran Asrama Sekolah Renggut 16 Nyawa

Ketegangan di Laut China Selatan, China Usir Kapal Perang Belanda

Korsel Tuding Rudal Iran Serang Kapal Kargonya

”Kematian tambahan adalah metrik kesehatan masyarakat yang mengacu pada perbedaan antara total kematian selama periode tertentu dan kematian yang diperkirakan akan terjadi berdasarkan data historis,” katanya.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Environmental Health itu mengintegrasikan rata-rata kematian di tingkat distrik dari Sistem Registrasi Sipil dan proyeksi populasi 2024 untuk mendapatkan perkiraan kematian tingkat distrik dalam skenario gelombang panas satu hari dan lima hari. “Kami memperkirakan bahwa satu hari panas ekstrem menyebabkan sekitar 3.400 kematian berlebih secara nasional; gelombang panas lima hari menyebabkan hampir 30.000,” tulisnya.

Kondisi gelombang panas hingga gelombang panas ekstrem terjadi di India bagian utara, tengah, dan timur. Suhu secara konsisten melebihi 45 derajat Celsius terjadi di Madhya Pradesh, Rajasthan, sebagian Uttar Pradesh dan Haryana selama beberapa hari terakhir.

Pemetaan risiko kematian akibat panas ke masing-masing distrik mengungkapkan bahwa negara bagian Uttar Pradesh saja menyumbang sekitar 8.100 kematian berlebih selama gelombang panas lima hari, sementara kematian berlebih di distrik-distrik, termasuk Ahmedabad, Jaipur, dan Surat, masing-masing melebihi 250 dalam satu kejadian. (cnni/mmr)

Topik: india

TerkaitBerita

INSIDEN TRAGIS: Para orang tua menanti kabar nasib anak mereka pasca kebakaran di asrama sekolah Utumishi Girls Academy di Kenya. (Foto : hubzmedia.africa)
Internasional

Kebakaran Asrama Sekolah Renggut 16 Nyawa

oleh Editor : Memoarto
28 Mei 2026
Ketegangan di Laut China Selatan, China Usir Kapal Perang Belanda
Internasional

Ketegangan di Laut China Selatan, China Usir Kapal Perang Belanda

oleh Editor : Affandy
28 Mei 2026
RUDAL ANTIKAPAL: Kemenlu Korea Selatan menyebut rudal antikapal milik Iran diduga terlibat dalam serangan ke kapal kargo HMM Namu di Selat Hormuz pada 4 Mei lalu. (FOTO ILUSTRASI: AFP/DIMITAR DILKOFF)
Internasional

Korsel Tuding Rudal Iran Serang Kapal Kargonya

oleh Editor : Memoarto
28 Mei 2026
HUBUNGAN BILATERAL: Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Paris, Prancis. Ia tiba di Bandara Orly, Paris pada Selasa (26/5/2026) pagi. (Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)
Internasional

Presiden Prabowo Perkuat Hubungan Bilateral Dengan Prancis

oleh Editor : Memoarto
27 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

TUTUP USIA: Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di RSPAD pada Minggu (31/5/2026).(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia

31 Mei 2026
AMBISI BESAR: Para pemain Brasil berpose sebelum pertandingan persahabatan internasional melawan Kroasia pada Selasa (31/3/2026). (Foto: (c) AP Photo/Kevin Kolczynski)

24 Tahun Timnas Brasil Absen Juarai Piala Dunia   

31 Mei 2026
Japan Airlines Diusut Usai Awak Kabin Diduga Minum Alkohol Sebelum Bertugas

Japan Airlines Diusut Usai Awak Kabin Diduga Minum Alkohol Sebelum Bertugas

31 Mei 2026
PSG Samai Rekor Barcelona, Cetak 45 Gol dalam Semusim Liga Champions

PSG Samai Rekor Barcelona, Cetak 45 Gol dalam Semusim Liga Champions

31 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3330 shares
    Share 1332 Tweet 833
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    386 shares
    Share 154 Tweet 97
  • Neymar Resmi Perkuat Timnas Brasil

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Barcelona Sumbang Delapan Pemain di Timnas Spanyol

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya