Kamis, 4 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Minuman Kemasan Adalah Industri Penopang Konsumsi Domestik

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
4 Juni 2026
in Ekonomi
A A
0
INDUSTRI MINUMAN: Dari kiri, Ketua Umum ASRIM Triyono Prijosoesilo (kiri) Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin Merrijantij Punguan Pintaria, dan Peneliti Senior CORE Indonesia Muhammad Ishak Razak pada acara siaran pers di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (4/6/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

INDUSTRI MINUMAN: Dari kiri, Ketua Umum ASRIM Triyono Prijosoesilo (kiri) Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin Merrijantij Punguan Pintaria, dan Peneliti Senior CORE Indonesia Muhammad Ishak Razak pada acara siaran pers di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (4/6/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com,  JAKARTA – Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan menunjukkan resiliensi positif. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Minuman Dalam Kemasan (ASRIM) Triyono Prijosoesilo dalam siaran pers di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (4/6/26).

Triyono menjelaskan, industri tersebut sebagai salah satu tulang punggung manufaktur, sekaligus penopang utama konsumsi domestik di tengah tekanan dari beberapa faktor. Misalnya ekonomi global, pelemahan nilai tukar rupiah, dan ketidakpastian geopolitik. ”Industri minuman kemasan melihat peluang pertumbuhan tetap terbuka. Namun, membutuhkan penguatan berkelanjutan agar lebih resilient ke depan,” ujar Triyono.

Triyono menambahkan, pihaknya mendorong kebijakan yang adaptif dan konsisten, termasuk penguatan bahan baku domestik, kepastian regulasi, serta keseimbangan antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan usaha. ASRIM mengedepankan dialog konstruktif bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi berbagai kebijakan industri. ”Termasuk cukai dan bea masuk, demi menjaga stabilitas industri, keberlanjutan investasi, dan perlindungan tenaga kerja nasional,” beber Triyono.

Dia juga mengapresiasi upaya pemerintah untuk penguatan sektor domestik dan berharap implementasi kebijakan ke depan dapat berjalan secara adaptif tanpa memberikan beban tambahan yang memberatkan pelaku usaha. Hal itu penting agar industri tetap mampu mempertahankan investasi dan penyerapan tenaga kerja.

Artikel Terkait

Dolar AS Tembus Rp18.000, Media Sosial Ramai dengan Tagar “Udah 18K”

IHSG Kembali Anjlok Lebih dari 4 Persen, Sentimen Global dan Tekanan Saham Big Caps Jadi Pemicu

Lebak Pasang Target Panen Lebih Tinggi, Varietas PS 08 Diuji di Lahan 10 Hektare

Sementara itu, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Merrijantij Punguan Pintaria menyampaikan, bentuk dukungan ekosistem industri dari regulator.  “Sektor industri pengolahan berkontribusi sekitar 19 persen terhadap PDB nasional pada Triwulan I-2026. Industri makanan-minuman sebagai subsektor utama penopang pertumbuhan manufaktur nasional. Kami memahami bahwa tekanan ekonomi global juga memberikan tantangan kepada industri makanan dan minuman untuk terus tumbuh. Untuk itu, pemerintah terus berkomitmen mendorong penguatan struktur industri, pengembangan hilirisasi, serta peningkatan daya siang sektor mamin,” ujar Merrijantij dalam siaran pers tersebut.

Data Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia mencatat bahwa berdasar data BPS, pada triwulan I-2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan (year-on-year). Industri pengolahan masih menjadi kontributor terbesar terhadap PDB nasional dengan porsi 19,07 persen, di mana subsektor makanan dan minuman menyumbang sekitar 7,31 persen terhadap PDB nasional, menegaskan perannya sebagai motor utama sektor manufaktur.  Meskipun menunjukkan ketahanan secara makro, kualitas pertumbuhan industri di lapangan masih menghadapi tantangan riil.

Peneliti Senior CORE Indonesia, Muhammad Ishak Razak, menjelaskan bahwa dinamika pasar saat ini memerlukan perhatian khusus terkait daya beli masyarakat.  ”Momentum Ramadan, Lebaran, mobilitas masyarakat, serta konsumsi domestik masih menjadi penggerak utama permintaan industri minuman ringan. Namun demikian, pertumbuhan tersebut masih dibayangi oleh sejumlah tantangan struktural antara lain; pelemahan rupiah yang sempat menembus Rp17.900 per dolar AS, kenaikan biaya produksi, tekanan inflasi, serta lemahnya daya beli masyarakat yang menjadi tantangan nyata bagi pelaku industri,” katanya. (rls/mmr)

Topik: IndustriMinuman Kemasan

TerkaitBerita

Dolar AS Tembus Rp18.000, Media Sosial Ramai dengan Tagar “Udah 18K”
Bisnis

Dolar AS Tembus Rp18.000, Media Sosial Ramai dengan Tagar “Udah 18K”

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
IHSG Kembali Anjlok Lebih dari 4 Persen, Sentimen Global dan Tekanan Saham Big Caps Jadi Pemicu
Ekonomi

IHSG Kembali Anjlok Lebih dari 4 Persen, Sentimen Global dan Tekanan Saham Big Caps Jadi Pemicu

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
Lebak Pasang Target Panen Lebih Tinggi, Varietas PS 08 Diuji di Lahan 10 Hektare
Ekonomi

Lebak Pasang Target Panen Lebih Tinggi, Varietas PS 08 Diuji di Lahan 10 Hektare

oleh Editor : Akula
4 Juni 2026
Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Kepercayaan, Memberikan Ketenangan
Bisnis

Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Kepercayaan, Memberikan Ketenangan

oleh Editor : Doe
4 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Perkembangan Kendaraan Listrik Dorong Pemanfaatan Teknologi Telematika

Perkembangan Kendaraan Listrik Dorong Pemanfaatan Teknologi Telematika

4 Juni 2026
BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi

BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi

4 Juni 2026
Kasus Penyakit Katup Jantung di Indonesia Masih Tinggi, Deteksi Dini dan Teknologi Modern Jadi Kunci Penanganan

Kasus Penyakit Katup Jantung di Indonesia Masih Tinggi, Deteksi Dini dan Teknologi Modern Jadi Kunci Penanganan

4 Juni 2026
Indonesia Open 2026: Ana/Trias dan Rachel/Febi Melaju ke Perempatfinal Setelah Pertarungan Tiga Gim

Indonesia Open 2026: Ana/Trias dan Rachel/Febi Melaju ke Perempatfinal Setelah Pertarungan Tiga Gim

4 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3393 shares
    Share 1357 Tweet 848
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    394 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Dapat Pujian dari Kepala Bappebti, Apa Kunci Sukses 27 Tahun Perjalanan Didimax?

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Edukasi Komunitas Forex Bandung, Didimax Ingatkan Pentingnya Transaksi Mandiri Demi Keamanan Dana

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya