Kamis, 16 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Kasus Penyakit Katup Jantung di Indonesia Masih Tinggi, Deteksi Dini dan Teknologi Modern Jadi Kunci Penanganan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
in Kesehatan
A A
0
Kasus Penyakit Katup Jantung di Indonesia Masih Tinggi, Deteksi Dini dan Teknologi Modern Jadi Kunci Penanganan

Foto: ilustrasi getty images

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Penyakit katup jantung masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius di Indonesia. Selain kasus Penyakit Jantung Rematik (PJR) yang masih cukup banyak ditemukan, meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia juga menyebabkan kasus penyakit katup jantung degeneratif terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir.

Penyakit katup jantung terjadi ketika salah satu atau lebih katup pada jantung mengalami kerusakan atau gangguan fungsi. Padahal, katup jantung memiliki peran penting dalam mengatur aliran darah agar bergerak ke arah yang benar dan pada waktu yang tepat di dalam organ vital tersebut.

Apabila fungsi katup terganggu, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Antonia Anna Lukito, mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi peningkatan kasus penyakit katup jantung degeneratif yang berkaitan dengan proses penuaan.

Artikel Terkait

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan

Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO

Studi Ungkap Anak Muda Alami Penuaan Biologis Lebih Cepat, Risiko Kanker Dini Ikut Meningkat

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah masih banyak kasus yang tidak terdiagnosis sejak dini. Gejala penyakit katup jantung sering kali berkembang secara perlahan sehingga kerap dianggap sebagai bagian dari proses penuaan biasa atau kondisi kesehatan lainnya.

Padahal, keterlambatan diagnosis dapat menyebabkan kerusakan jantung yang semakin berat dan menurunkan kualitas hidup pasien.

Penderita penyakit katup jantung dapat mengalami berbagai gejala, di antaranya:

  • Sesak napas saat beraktivitas maupun saat beristirahat
  • Mudah lelah
  • Nyeri dada
  • Jantung berdebar tidak teratur
  • Pusing atau bahkan pingsan
  • Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki

Karena gejala tersebut juga dapat ditemukan pada berbagai penyakit lain, pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk memastikan penyebabnya.

Di negara berkembang seperti Indonesia, penyakit katup jantung tidak hanya disebabkan oleh faktor usia. Penyakit Jantung Rematik masih menjadi salah satu penyebab utama kerusakan katup jantung.

PJR merupakan komplikasi dari infeksi bakteri streptokokus yang tidak tertangani dengan baik. Peradangan yang terjadi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada katup jantung dan memengaruhi fungsi organ tersebut dalam jangka panjang.

Meski angka kejadian penyakit ini telah menurun dibanding beberapa dekade lalu, kasusnya masih ditemukan di berbagai daerah.

Perkembangan teknologi kedokteran kini menghadirkan pilihan terapi yang lebih minim invasif bagi pasien penyakit katup jantung.

Dua teknologi yang mulai banyak digunakan adalah Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) dan MitraClip.

TAVI memungkinkan penggantian katup aorta tanpa perlu operasi jantung terbuka. Prosedur ini dilakukan melalui pembuluh darah menggunakan kateter sehingga risiko operasi dapat diminimalkan, terutama bagi pasien lanjut usia atau mereka yang memiliki risiko bedah tinggi.

Sementara itu, MitraClip digunakan untuk memperbaiki katup mitral yang mengalami kebocoran tanpa harus melakukan operasi besar. Teknologi ini membantu meningkatkan fungsi jantung sekaligus mengurangi gejala yang dialami pasien.

Para ahli menekankan bahwa deteksi dini menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan penyakit katup jantung. Pemeriksaan rutin, terutama bagi kelompok berisiko seperti lansia dan penderita penyakit jantung, dapat membantu menemukan gangguan sejak tahap awal.

Selain itu, peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai gejala penyakit katup jantung juga diperlukan agar pasien tidak terlambat mencari pertolongan medis.

Dengan dukungan teknologi medis modern, tenaga kesehatan yang kompeten, serta kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara berkala, angka komplikasi akibat penyakit katup jantung di Indonesia diharapkan dapat ditekan sehingga kualitas hidup pasien menjadi lebih baik.(dhil)

Topik: katup jantung

TerkaitBerita

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan
Kesehatan

Kulit Gatal dan Sangat Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal, Jangan Diabaikan

oleh Editor : Affandy
15 Juli 2026
Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO
Kesehatan

Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera bagi Peserta yang Ikut karena FOMO

oleh Editor : Affandy
14 Juli 2026
Studi Ungkap Anak Muda Alami Penuaan Biologis Lebih Cepat, Risiko Kanker Dini Ikut Meningkat
Kesehatan

Studi Ungkap Anak Muda Alami Penuaan Biologis Lebih Cepat, Risiko Kanker Dini Ikut Meningkat

oleh Editor : Affandy
9 Juli 2026
Festival Workout di 14 Kota Ajak Masyarakat Mulai #NabungOtot demi Kualitas Hidup yang Lebih Baik
Kesehatan

Festival Workout di 14 Kota Ajak Masyarakat Mulai #NabungOtot demi Kualitas Hidup yang Lebih Baik

oleh Editor : Affandy
6 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

TUNGGU FINAL: Pemain Spanyol Pedro Porro bereaksi setelah mencetak gol dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol di Arlington, Texas, dekat Dallas pada Senin (14/7/2026). (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)

Hajar Prancis 2-0, Spanyol Tak Sabar Ke Laga Final

16 Juli 2026
Brand Lencir

Brand Lencir Klarifikasi Isu Produk Detox, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Keamanan Konsumen

15 Juli 2026
MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru Siap Ramaikan Pasar Indonesia

MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru Siap Ramaikan Pasar Indonesia

15 Juli 2026
Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

Kemenkop, Kementan, dan LPDB Koperasi Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Gula Nasional dari Koperasi

15 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3883 shares
    Share 1553 Tweet 971
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • Samsung Siapkan Dua Galaxy Z Series Terbaru, Z Flip 8 dan Z Fold 8 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Tawarkan Performa Responsif dan Desain Premium

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • AFA Perketat Aturan Kontrak, Lionel Messi Beruntung Tak Terdampak

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya