Dadan menegaskan bahwa pergantian pejabat dalam kabinet merupakan hak prerogatif Presiden dan sepenuhnya menjadi kewenangan kepala negara dalam menentukan susunan tim yang dianggap paling tepat untuk menjalankan program pemerintahan.
“Pergantian anggota kabinet merupakan hak mutlak penuh Bapak Presiden RI. Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan,” ujar Dadan kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
Dalam pernyataannya, Dadan menunjukkan sikap menghormati keputusan yang diambil Presiden. Ia menilai setiap perubahan dalam struktur pemerintahan dilakukan untuk mendukung efektivitas pelaksanaan program-program strategis nasional.
Menurutnya, Presiden memiliki pertimbangan yang matang dalam menentukan figur yang akan memimpin lembaga maupun kementerian guna memastikan target pembangunan dapat tercapai secara optimal.
Dadan juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih dan memimpin Badan Gizi Nasional selama kurang lebih 18 bulan terakhir.
“Saya berterima kasih tidak terhingga karena telah diberi kesempatan menjadi anggota Kabinet Merah Putih yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” katanya.
Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Dadan mengaku tetap optimistis terhadap masa depan berbagai program yang telah dirancang pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda prioritas nasional.
Ia meyakini program tersebut akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda.
Program MBG selama ini menjadi salah satu fokus pemerintah untuk mengatasi berbagai persoalan gizi, termasuk stunting dan kekurangan nutrisi pada anak-anak usia sekolah.
Menurut Dadan, keberhasilan program tersebut tidak hanya akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang.
Dalam kesempatan yang sama, Dadan juga menyampaikan dukungannya terhadap pemerintahan yang sedang berjalan. Ia berharap berbagai program strategis yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Insyaaallah beliau akan sukses memimpin bangsa Indonesia dan membawa kesejahteraan pada seluruh masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen Dadan untuk tetap mendukung agenda pembangunan nasional meskipun tidak lagi berada dalam posisi sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
Pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional menjadi perhatian publik mengingat lembaga tersebut memegang peran penting dalam pelaksanaan program-program peningkatan gizi masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah.
Keberlanjutan berbagai program yang telah berjalan, termasuk distribusi makanan bergizi bagi kelompok sasaran, diharapkan tetap menjadi fokus utama agar target peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dapat tercapai.
Dengan pengalaman yang dimiliki selama memimpin BGN, Dadan berharap berbagai fondasi yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan oleh pimpinan baru sehingga manfaat program gizi nasional dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat Indonesia.
Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menjadi bagian dari dinamika pemerintahan yang bertujuan memperkuat pelaksanaan program-program strategis nasional demi mencapai tujuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(dhil)










