Koranindopos.com, TANGERANG – Apotek GWS Farma menyelenggarakan cek gula darah gratis bagi warga Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang, Banten pada Minggu (31/5/2026). Langkah tersebut sebagai bentuk kampanye sosial untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mendeteksi dini penyakit Diabetes Mellitus, serta risiko penyakit lain.
”Cek gula darah berkala tidak hanya penting dilakukan oleh diabetesi (mereka yang hidup dengan diabetes, Red), tapi juga kita semua yang merasa sehat. Selain rutin cek gula darah, gaya hidup sehat diperlukan agar gula darah tetap terkendali,” kata Apt. Alifia Maya Fatmawati, S.Farm di sela rangkaian seremonial grand opening Apotek GWS Farma.
Melansir data dari laman International Diabetes Federation (IDF), tercatat total populasi orang dewasa di Indonesia sebanyak 185.217.400 jiwa. Dari angka tersebut, sekitar 11,3 persen atau sekitar 20.426.400 adalah penderita diabetes.
Alifia Maya yang juga Apoteker Penanggung Jawab Apotek GWS Farma tersebut melanjutkan, kesadaran diri akan kadar gula darah perlu diedukasi secara berkala kepada masyarakat. Baik anak-anak, remaja, dewasa, dan orang lanjut usia. Oleh karena itu, lanjut Alifia Maya, sebagai insan medis, pihaknya merasa berkewajiban melakukan kampanye tersebut kepada warga yang berdomisli di sekitar Apotek GWS Farma. ”Pelayanan cek gula darah kami berikan gratis saat grand opening. Ini sebagai wujud kepedulian sosial dan mendukung gerakan Indonesia sehat,” ujarnya.

Alifia Maya menambahkan, GWS Farma siap melayani kebutuhan obat-obatan masyarakat. Mereka dapat datang langsung ke apotek di Jalan Raden Fatah, Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang, Banten. ”Atau menghubungi layanan online melalui WhatsApp di nomor 0851-5957-0119,” tuturnya.
Apotek tersebut resmi beroperasi mulai Senin (1/6/2026) hari ini dengan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA) bernomor 446/Apt.042/SIP.I/DPMPTSP/2026. Dia juga mengapresiasi kinerja dan pelayanan Pemerintah Kota Tangerang yang sigap dan cepat dalam hal penerbitan izin operasional apotek tersebut. Itu berkat dukungan dari Wali Kota Tangerang Sachrudin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni. ”Prosesnya cukup cepat. Sekitar dua pekan sejak pengajuan online single submission (OSS),” ungkapnya.
Sementara itu, puluhan peserta cek gula darah gratis tersebut mayoritas adalah kalangan ibu rumah tangga. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan itu. Bahkan, mereka memanfaatkan momentum tersebut untuk konsultasi kesehatan dengan tenaga medis. ”Cek gula darah sewaktu (GDS) bisa dilakukan tanpa harus puasa lebih dulu,” kata Ners Christopel Arden seraya mengambil sampel darah peserta kegiatan tersebut.
Kehadiran apotek tersebut disambut positif oleh penduduk sekitar. Mengingat kebutuhan akan layanan farmasi cukup tinggi di wilayah tersebut. Keberadaan apotek tersebut juga dapat mendukung pelayanan pemenuhan kebutuhan obat-obatan pasien dari beberapa rumah sakit dan fasilitas kesehatan di area Ciledug dan sekitarnya. (uns/mmr)










