Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Gelombang Panas Ekstrem Diprediksi Landa 10 Negara Arab, Suhu Berpotensi Tembus 50 Derajat Celsius

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
4 Agustus 2026
in Kesehatan
A A
0
Gelombang Panas Ekstrem Diprediksi Landa 10 Negara Arab, Suhu Berpotensi Tembus 50 Derajat Celsius

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Sebagian besar kawasan Timur Tengah diperkirakan akan menghadapi gelombang panas ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Fenomena ini dipicu oleh sistem tekanan tinggi yang menetap di atmosfer atau dikenal sebagai heat dome, yang menyebabkan suhu udara di sejumlah negara Arab mendekati bahkan menembus 50 derajat Celsius.

Berdasarkan laporan media regional Gulf News, sekitar 10 negara Arab diperkirakan terdampak kondisi cuaca ekstrem tersebut. Selain suhu siang hari yang sangat tinggi, kawasan tersebut juga diprediksi mengalami malam yang tetap panas serta potensi hujan lokal di beberapa wilayah setelah periode panas mereda.

Fenomena heat dome terjadi ketika sistem tekanan tinggi di lapisan atas atmosfer memerangkap udara panas di dekat permukaan bumi. Kondisi ini menghambat pembentukan awan dan sirkulasi udara sehingga panas terus terakumulasi selama beberapa hari.

Akibatnya, suhu di sejumlah wilayah diperkirakan melonjak signifikan, terutama di kawasan Teluk dan Semenanjung Arab.

Artikel Terkait

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Ketika Musik Menjadi Harapan, YKI dan PALAPA Ajak Kita Bergerak Bersama Penanggulangan Kanker

KPJ Penang Specialist Hospital Unggulkan Layanan Jantung dan Ortopedi

Wilayah yang diperkirakan mengalami suhu paling tinggi meliputi:

Kuwait
Wilayah timur Arab Saudi
Kawasan gurun dan pedalaman Uni Emirat Arab (UEA)
Baghdad, Irak

Di daerah-daerah tersebut, suhu siang hari diprediksi mencapai sekitar 50 derajat Celsius, bahkan berpotensi melampaui angka tersebut di beberapa lokasi.

Dampak gelombang panas tidak hanya dirasakan negara-negara Teluk, tetapi juga meluas ke kawasan Levant.

Di Suriah, terutama wilayah timur dan kawasan gurun, suhu diperkirakan mendekati 40 derajat Celsius.

Sementara itu, Yordania, Lebanon, dan Palestina juga diperkirakan mengalami cuaca panas hingga sangat panas. Meski demikian, wilayah pegunungan di negara-negara tersebut diperkirakan masih memiliki suhu yang relatif lebih sejuk dibandingkan dataran rendah.

Menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini, badan meteorologi di sejumlah negara Timur Tengah telah mengeluarkan berbagai peringatan kepada masyarakat.

Menghindari aktivitas di bawah sinar matahari pada jam-jam terpanas.
Memperbanyak konsumsi air untuk mencegah dehidrasi.
Mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan.
Meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko sengatan panas (heatstroke), terutama bagi lansia, anak-anak, dan pekerja luar ruangan.

Langkah-langkah tersebut dinilai penting mengingat suhu ekstrem dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila tubuh terpapar panas dalam waktu lama.

Fenomena panas ekstrem bahkan telah mulai tercatat di Uni Emirat Arab.

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) UEA melaporkan suhu tertinggi pada Sabtu mencapai 50,0 derajat Celsius di kawasan Al Shawamekh, Abu Dhabi, sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

Meski demikian, NCM memperkirakan kondisi atmosfer pada awal pekan depan juga berpotensi memicu terbentuknya awan konvektif di wilayah timur dan selatan negara tersebut. Hal ini dapat menghadirkan hujan lokal pada Senin hingga Selasa sore.

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi memperkirakan suhu di negara tersebut akan tetap berada di atas rata-rata, bukan hanya dalam beberapa hari ke depan, tetapi juga hingga Agustus, September, dan Oktober 2026.

Berdasarkan prakiraan iklim tiga bulanan, terdapat probabilitas 60–80 persen bahwa sebagian besar wilayah Arab Saudi akan mengalami suhu di atas normal.

Anomali suhu diperkirakan mencapai sekitar 2,5 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan rata-rata jangka panjang, terutama pada Agustus dan Oktober.

Meningkatnya frekuensi gelombang panas ekstrem di Timur Tengah menjadi salah satu indikator perubahan pola iklim global yang semakin nyata. Para ahli mengingatkan bahwa kawasan Timur Tengah merupakan salah satu wilayah paling rentan terhadap peningkatan suhu akibat perubahan iklim.

Karena itu, pemerintah di berbagai negara terus meningkatkan sistem peringatan dini serta mengimbau masyarakat untuk mematuhi panduan keselamatan selama periode cuaca ekstrem guna meminimalkan risiko terhadap kesehatan maupun aktivitas sehari-hari.(DHIL)

Topik: gelombang panasnegara arab

TerkaitBerita

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG
Kesehatan

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Ketika Musik Menjadi Harapan, YKI dan PALAPA Ajak Kita Bergerak Bersama Penanggulangan Kanker
Kesehatan

Ketika Musik Menjadi Harapan, YKI dan PALAPA Ajak Kita Bergerak Bersama Penanggulangan Kanker

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
PERLUAS PASAR: KPJ Penang Specialist Hospital, Malaysia, memperkuat layanan kesehatan unggulan di bidang jantung dan ortopedi bagi pasien Indonesia. (Foto Ilustrasi: Dok./medifly.ai)
Kesehatan

KPJ Penang Specialist Hospital Unggulkan Layanan Jantung dan Ortopedi

oleh Editor : Memoarto
22 Oktober 2026
Antisipasi Lonjakan ISPA, Menkes Wajibkan Seluruh Puskesmas Terdampak Karhutla Sediakan Rumah Oksigen
Kesehatan

Antisipasi Lonjakan ISPA, Menkes Wajibkan Seluruh Puskesmas Terdampak Karhutla Sediakan Rumah Oksigen

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

23 Oktober 2026
Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

23 Oktober 2026
Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

23 Oktober 2026
Harga Minyak Dunia Melonjak ke US$ 113 Per Barel, Catat Rekor Tertinggi dalam 5 Bulan

Harga Minyak Dunia Melonjak ke US$ 113 Per Barel, Catat Rekor Tertinggi dalam 5 Bulan

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5036 shares
    Share 2014 Tweet 1259
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya