Sabtu, 8 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Gelombang Panas Ekstrem Diprediksi Landa 10 Negara Arab, Suhu Berpotensi Tembus 50 Derajat Celsius

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
4 Agustus 2026
in Kesehatan
A A
0
Gelombang Panas Ekstrem Diprediksi Landa 10 Negara Arab, Suhu Berpotensi Tembus 50 Derajat Celsius

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Sebagian besar kawasan Timur Tengah diperkirakan akan menghadapi gelombang panas ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Fenomena ini dipicu oleh sistem tekanan tinggi yang menetap di atmosfer atau dikenal sebagai heat dome, yang menyebabkan suhu udara di sejumlah negara Arab mendekati bahkan menembus 50 derajat Celsius.

Berdasarkan laporan media regional Gulf News, sekitar 10 negara Arab diperkirakan terdampak kondisi cuaca ekstrem tersebut. Selain suhu siang hari yang sangat tinggi, kawasan tersebut juga diprediksi mengalami malam yang tetap panas serta potensi hujan lokal di beberapa wilayah setelah periode panas mereda.

Fenomena heat dome terjadi ketika sistem tekanan tinggi di lapisan atas atmosfer memerangkap udara panas di dekat permukaan bumi. Kondisi ini menghambat pembentukan awan dan sirkulasi udara sehingga panas terus terakumulasi selama beberapa hari.

Akibatnya, suhu di sejumlah wilayah diperkirakan melonjak signifikan, terutama di kawasan Teluk dan Semenanjung Arab.

Artikel Terkait

Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya

IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS

Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan

Wilayah yang diperkirakan mengalami suhu paling tinggi meliputi:

Kuwait
Wilayah timur Arab Saudi
Kawasan gurun dan pedalaman Uni Emirat Arab (UEA)
Baghdad, Irak

Di daerah-daerah tersebut, suhu siang hari diprediksi mencapai sekitar 50 derajat Celsius, bahkan berpotensi melampaui angka tersebut di beberapa lokasi.

Dampak gelombang panas tidak hanya dirasakan negara-negara Teluk, tetapi juga meluas ke kawasan Levant.

Di Suriah, terutama wilayah timur dan kawasan gurun, suhu diperkirakan mendekati 40 derajat Celsius.

Sementara itu, Yordania, Lebanon, dan Palestina juga diperkirakan mengalami cuaca panas hingga sangat panas. Meski demikian, wilayah pegunungan di negara-negara tersebut diperkirakan masih memiliki suhu yang relatif lebih sejuk dibandingkan dataran rendah.

Menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini, badan meteorologi di sejumlah negara Timur Tengah telah mengeluarkan berbagai peringatan kepada masyarakat.

Menghindari aktivitas di bawah sinar matahari pada jam-jam terpanas.
Memperbanyak konsumsi air untuk mencegah dehidrasi.
Mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan.
Meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko sengatan panas (heatstroke), terutama bagi lansia, anak-anak, dan pekerja luar ruangan.

Langkah-langkah tersebut dinilai penting mengingat suhu ekstrem dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila tubuh terpapar panas dalam waktu lama.

Fenomena panas ekstrem bahkan telah mulai tercatat di Uni Emirat Arab.

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) UEA melaporkan suhu tertinggi pada Sabtu mencapai 50,0 derajat Celsius di kawasan Al Shawamekh, Abu Dhabi, sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

Meski demikian, NCM memperkirakan kondisi atmosfer pada awal pekan depan juga berpotensi memicu terbentuknya awan konvektif di wilayah timur dan selatan negara tersebut. Hal ini dapat menghadirkan hujan lokal pada Senin hingga Selasa sore.

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi memperkirakan suhu di negara tersebut akan tetap berada di atas rata-rata, bukan hanya dalam beberapa hari ke depan, tetapi juga hingga Agustus, September, dan Oktober 2026.

Berdasarkan prakiraan iklim tiga bulanan, terdapat probabilitas 60–80 persen bahwa sebagian besar wilayah Arab Saudi akan mengalami suhu di atas normal.

Anomali suhu diperkirakan mencapai sekitar 2,5 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan rata-rata jangka panjang, terutama pada Agustus dan Oktober.

Meningkatnya frekuensi gelombang panas ekstrem di Timur Tengah menjadi salah satu indikator perubahan pola iklim global yang semakin nyata. Para ahli mengingatkan bahwa kawasan Timur Tengah merupakan salah satu wilayah paling rentan terhadap peningkatan suhu akibat perubahan iklim.

Karena itu, pemerintah di berbagai negara terus meningkatkan sistem peringatan dini serta mengimbau masyarakat untuk mematuhi panduan keselamatan selama periode cuaca ekstrem guna meminimalkan risiko terhadap kesehatan maupun aktivitas sehari-hari.(DHIL)

Topik: gelombang panasnegara arab

TerkaitBerita

Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya
Kesehatan

Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya

oleh Editor : Akula
8 Agustus 2026
IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS
Kesehatan

IDI: Burn Out Tak Bisa Jadi Alasan Membenarkan Dugaan Penghinaan terhadap Pasien BPJS

oleh Editor : Affandy
7 Agustus 2026
Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan
Kesehatan

Viral Pasien BPJS Menunggu Rawat Inap 8 Jam, BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Penempatan Ruang Perawatan

oleh Editor : Affandy
6 Agustus 2026
Kepala BGN Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Semarang, Investigasi Masih Berlangsung
Kesehatan

Kepala BGN Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Semarang, Investigasi Masih Berlangsung

oleh Editor : Affandy
3 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IPO

Purbaya Unggul dalam Survei Kinerja Menteri, MBG Perlu Dilanjutkan

8 Agustus 2026
KERJA SAMA: Rektor Universitas Esa Unggul Arief Kusuma Among Praja (kanan) secara resmi telah meneken kerja sama dengan Fakultas Kedokteran UI. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Dua Universitas Jalin Kerja Sama Untuk Standardisasi Fakultas Kedokteran

8 Agustus 2026
Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

8 Agustus 2026
Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya

Berat Badan Bisa Kembali Naik Setelah Operasi Bariatrik, Ini Penjelasannya

8 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4253 shares
    Share 1701 Tweet 1063
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya