Program ini menjadi peluang bagi mahasiswa yang ingin memperdalam pengalaman penelitian sekaligus berkontribusi dalam pengembangan teknologi strategis nasional, termasuk di bidang semikonduktor dan nanoteknologi yang saat ini menjadi fokus penting dalam perkembangan industri global.
Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Sistem Nanoteknologi BRIN, Mohamad Insan Nugraha, menjelaskan bahwa mahasiswa sarjana memiliki kesempatan untuk bergabung melalui program magang tugas akhir yang dikelola oleh Manajemen Talenta BRIN.
Melalui program tersebut, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung bekerja bersama para peneliti profesional, menggunakan fasilitas laboratorium modern, serta memahami proses penelitian dari tahap perencanaan hingga publikasi hasil riset.
Program magang ini juga dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan penelitian yang relevan dengan kebutuhan dunia akademik maupun industri.
Artikel Terkait
Tidak hanya untuk mahasiswa sarjana, BRIN juga membuka peluang bagi mahasiswa magister dan doktoral melalui program Degree by Research (DBR).
Program ini merupakan skema pendidikan yang mengintegrasikan proses pembelajaran akademik dengan kegiatan penelitian secara langsung. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh teori di ruang kuliah, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai proyek riset yang sedang berjalan.
DBR dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang riset dan inovasi melalui kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan teknologi.
Salah satu keunggulan program Degree by Research adalah adanya bantuan dana pendidikan bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa magister dan doktor untuk lebih fokus menjalankan penelitian tanpa terbebani kendala pembiayaan pendidikan.
Selain menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik tinggi, program ini juga bertujuan menciptakan peneliti yang mampu menghasilkan inovasi dan solusi bagi berbagai tantangan nasional.
BRIN tidak hanya membuka kesempatan bagi talenta dalam negeri. Lembaga ini juga memberikan ruang bagi peneliti dari berbagai negara untuk berkolaborasi melalui program postdoctoral researcher dan visiting researcher.
Keterlibatan peneliti internasional diharapkan dapat memperluas jaringan kerja sama riset, mempercepat transfer pengetahuan, serta meningkatkan kualitas penelitian yang dilakukan di Indonesia.
Kolaborasi global juga menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem riset dan inovasi dunia.
Bidang semikonduktor dan nanoteknologi menjadi salah satu fokus utama dalam program yang ditawarkan BRIN. Kedua bidang tersebut memiliki peran strategis dalam berbagai sektor, mulai dari industri elektronik, telekomunikasi, kesehatan, energi, hingga kecerdasan buatan.
Melalui keterlibatan mahasiswa dalam riset-riset tersebut, BRIN berharap dapat mencetak generasi peneliti yang mampu berkontribusi dalam pengembangan teknologi masa depan sekaligus mendukung daya saing Indonesia di tingkat global.
Dengan terbukanya berbagai jalur magang dan pendidikan berbasis penelitian, mahasiswa memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan kompetensi akademik, memperkuat pengalaman riset, serta menjadi bagian dari ekosistem inovasi nasional yang terus berkembang.(dhil)










