Koranindopos.com – Jakarta – Kedutaan Besar Inggris di Indonesia membuka kesempatan bagi para guru untuk mengikuti pelatihan Safe & Smart 2026, sebuah program yang berfokus pada penguatan literasi digital serta pelindungan anak di ruang digital. Program ini diselenggarakan secara gratis dan ditujukan bagi guru yang ingin meningkatkan kompetensi dalam menghadapi tantangan dunia digital di lingkungan sekolah.
Pendaftaran peserta dibuka hingga 25 Juli 2026 melalui formulir daring yang telah disediakan penyelenggara. Program ini mengombinasikan pembelajaran daring dan luring dengan materi yang relevan untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar.
Kedubes Inggris menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon peserta pelatihan, di antaranya:
- Berdomisili di Bandung, Surabaya, Makassar, atau Yogyakarta.
- Berstatus sebagai guru aktif jenjang SMP/MTs maupun SMA/SMK/MA, baik di sekolah negeri, swasta, maupun SLB.
- Memiliki minat terhadap isu literasi digital, keamanan digital, pelindungan anak, atau pendidikan karakter.
- Bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara daring dan luring sesuai jadwal.
- Memiliki laptop atau komputer serta akses internet yang memadai untuk mengikuti sesi online.
- Berkomitmen menerapkan hasil pelatihan kepada peserta didik di sekolah.
- Mendapat dukungan atau izin dari kepala sekolah apabila diperlukan.
Program ini juga terbuka bagi guru penyandang disabilitas. Kedubes Inggris menyatakan akan menyediakan lingkungan belajar yang inklusif dan aksesibel sesuai kebutuhan peserta.
Peserta akan memperoleh berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan menghadapi tantangan digital di lingkungan pendidikan. Beberapa topik yang akan dipelajari meliputi:
- Dasar-dasar literasi digital dan keamanan digital.
- Memahami risiko di ruang digital serta pelindungan anak.
- Berpikir kritis dan bijak dalam menggunakan media sosial.
- Mewujudkan ruang digital yang inklusif dan responsif gender.
- Pembelajaran berbasis Community of Practice (CoP) di sekolah.
- Pengasuhan dan penguatan ketahanan anak di era digital.
Materi tersebut diharapkan dapat membantu guru menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman sekaligus meningkatkan kesadaran siswa dalam memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.
Selain memperoleh pengetahuan baru, peserta pelatihan juga akan mendapatkan sejumlah manfaat, antara lain:
- Akses ke materi pembelajaran Safe & Smart yang dapat diterapkan di kelas.
- Sertifikat penyelesaian pelatihan sebanyak 57 JP.
- Kesempatan bergabung dalam komunitas guru Safe & Smart untuk berbagi pengalaman dan praktik baik.
- Peluang mengikuti program pengembangan kompetensi lanjutan, termasuk menjadi pelatih (trainer) Safe & Smart maupun mengikuti berbagai workshop dan kegiatan edukasi lainnya.
Program Safe & Smart 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat kapasitas guru dalam mendampingi peserta didik menghadapi berbagai tantangan di era digital. Dengan meningkatnya penggunaan internet dan media sosial di kalangan anak-anak serta remaja, peran guru dinilai semakin penting dalam membangun budaya digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab.
Guru yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti program ini diimbau segera mendaftar sebelum batas waktu pendaftaran berakhir pada 25 Juli 2026. Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi pendidik untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas jejaring profesional dalam bidang literasi digital dan pelindungan anak.(dhil/dtk)










