Koranindopos.com – JAKARTA – Kawasan Jalan HR Rasuna Said, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, dipadati warga saat pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD), Minggu (7/6/2026). Ribuan masyarakat memanfaatkan ruas jalan yang ditutup untuk kendaraan bermotor tersebut sebagai ruang olahraga, rekreasi keluarga, hingga menikmati berbagai atraksi budaya tradisional.
Sejak pagi hari, warga terus berdatangan ke kawasan CFD. Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat memanfaatkan area bebas kendaraan untuk melakukan beragam aktivitas, mulai dari jogging, jalan santai, bersepeda, bermain sepatu roda, hingga mengikuti kegiatan olahraga bersama yang digelar sejumlah komunitas.
Tak hanya menjadi lokasi olahraga, CFD Rasuna Said juga menghadirkan nuansa hiburan dan budaya. Berbagai permainan tradisional seperti egrang serta penampilan kesenian khas Betawi seperti ondel-ondel turut memeriahkan suasana dan menjadi daya tarik bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Pelaksanaan CFD di Rasuna Said berlangsung dengan kondisi yang relatif tertib dan nyaman. Pedagang kaki lima tidak terlihat memenuhi trotoar maupun badan jalan karena telah ditempatkan di area khusus yang disediakan pemerintah di sekitar Gang Dharma Wanita.
Selain itu, parkir liar yang kerap menjadi keluhan masyarakat juga nyaris tidak ditemukan. Sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tampak berjaga di berbagai titik untuk memastikan kelancaran dan ketertiban kegiatan.
Penataan tersebut mendapat apresiasi dari warga karena membuat kawasan lebih nyaman untuk digunakan sebagai ruang publik yang aman dan ramah bagi pejalan kaki maupun pesepeda.
Salah seorang peserta CFD, Melda (32), warga Mampang Prapatan, mengaku memilih CFD Rasuna Said karena lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggalnya dibandingkan kawasan CFD Sudirman-Thamrin.
Menurutnya, kawasan tersebut cukup ideal untuk berolahraga ringan maupun sekadar berjalan santai bersama keluarga atau teman.
“Ini yang kedua kalinya saya mengikuti CFD di Rasuna Said. Kebetulan di sini yang lebih dekat dari rumah,” ujarnya.
Ia juga menilai akses menuju lokasi sangat mudah karena terhubung dengan berbagai moda transportasi publik, seperti LRT dan Transjakarta. Kemudahan akses tersebut menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana CFD tanpa harus membawa kendaraan pribadi.
Bagi sebagian warga, CFD bukan sekadar tempat berolahraga. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan dengan masyarakat lainnya.
Melda menilai keberadaan ruang publik seperti CFD memberikan alternatif aktivitas positif bagi warga perkotaan yang selama hari kerja lebih banyak menghabiskan waktu di kantor.
“Buat karyawan seperti saya yang Senin sampai Jumat berkegiatan di kantor, kegiatan ini sangat menghibur saat ada waktu luang,” katanya.
Menurut dia, CFD mampu menghadirkan suasana yang berbeda dibandingkan pusat perbelanjaan atau tempat hiburan lainnya karena memungkinkan masyarakat berinteraksi secara langsung dalam suasana yang lebih santai dan sehat.
Masyarakat berharap CFD Rasuna Said dapat terus digelar secara rutin sebagai bagian dari upaya menyediakan ruang publik yang sehat, aman, dan nyaman bagi warga Jakarta.
Selain mendorong gaya hidup aktif dan sehat, kegiatan ini juga dinilai mampu memperkuat interaksi sosial, memperkenalkan budaya lokal, serta memberikan ruang rekreasi yang terjangkau bagi masyarakat.
Dengan antusiasme warga yang terus meningkat, CFD Rasuna Said berpotensi menjadi salah satu destinasi akhir pekan favorit di Jakarta Selatan yang tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga, tetapi juga hiburan dan pelestarian budaya di tengah hiruk-pikuk ibu kota.(dhil)










