Minggu, 9 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Mendikti Bungkam Soal Mahasiswa UBK Terima Rp20 Juta dan Keterlibatan Eks Ketua BEM UGM

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
26 Juni 2026
in Nasional
A A
0
Mendikti Bungkam Soal Mahasiswa UBK Terima Rp20 Juta dan Keterlibatan Eks Ketua BEM UGM

Foto: dok. kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Polemik dugaan penerimaan uang sebesar Rp20 juta oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdimaludin, terus menjadi sorotan publik. Di tengah berkembangnya perbincangan mengenai integritas gerakan mahasiswa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) memilih tidak memberikan komentar saat dimintai tanggapan terkait kasus tersebut.

Sikap diam Mendikti menjadi perhatian karena kasus ini telah memicu perdebatan luas mengenai independensi gerakan mahasiswa dan potensi pengaruh pihak tertentu terhadap aksi-aksi yang dilakukan oleh organisasi kemahasiswaan. Beberapa kalangan menilai persoalan tersebut tidak hanya menyangkut individu, tetapi juga menyentuh kredibilitas gerakan mahasiswa secara keseluruhan.

Kasus ini mencuat setelah Muhammad Abdimaludin mengakui menerima uang Rp20 juta yang disebut berkaitan dengan perubahan lokasi aksi demonstrasi yang sebelumnya direncanakan berlangsung di kawasan Istana Negara. Pengakuan tersebut memicu reaksi beragam dari berbagai organisasi mahasiswa dan masyarakat luas.

Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut berpotensi mencederai nilai-nilai dasar perjuangan mahasiswa yang selama ini dikenal kritis, independen, dan berpihak kepada kepentingan publik. Namun demikian, banyak pula yang mengingatkan agar kasus yang melibatkan individu tertentu tidak dijadikan dasar untuk menggeneralisasi seluruh gerakan mahasiswa di Indonesia.

Artikel Terkait

ESG Award Tahun Keempat Diikuti 73 Perusahaan Multisektor

Purbaya Unggul dalam Survei Kinerja Menteri, MBG Perlu Dilanjutkan

Dua Universitas Jalin Kerja Sama Untuk Standardisasi Fakultas Kedokteran

Polemik ini juga menyeret perhatian terhadap sejumlah tokoh mahasiswa yang pernah aktif dalam gerakan kampus, termasuk mantan pimpinan organisasi kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi. Karena itu, publik menantikan sikap resmi pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan Tinggi, terkait langkah pembinaan organisasi kemahasiswaan dan penguatan integritas dalam aktivitas kampus.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Mendikti mengenai dugaan penerimaan dana tersebut maupun kaitannya dengan dinamika gerakan mahasiswa yang berkembang belakangan ini. Sikap bungkam tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat yang menunggu kejelasan dan respons pemerintah terhadap isu yang dinilai cukup sensitif tersebut.

Di sisi lain, sejumlah pengamat pendidikan menilai momentum ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi organisasi mahasiswa untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola internal. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap gerakan mahasiswa sebagai kekuatan moral dan agen perubahan dapat tetap terjaga.

Kasus ini masih terus menjadi perhatian publik, sementara berbagai pihak berharap proses klarifikasi dan penyelesaian persoalan dilakukan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi negatif yang lebih luas terhadap dunia kemahasiswaan Indonesia.(dhil/kmps)

Topik: mahasiswa utbkmendikti

TerkaitBerita

PUNCAK PENGHARGAAN: Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat memberikan sambutan dalam ESG Award 2026. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

ESG Award Tahun Keempat Diikuti 73 Perusahaan Multisektor

oleh Editor : Memoarto
9 Agustus 2026
IPO
Nasional

Purbaya Unggul dalam Survei Kinerja Menteri, MBG Perlu Dilanjutkan

oleh Editor : Hairul
8 Agustus 2026
KERJA SAMA: Rektor Universitas Esa Unggul Arief Kusuma Among Praja (kanan) secara resmi telah meneken kerja sama dengan Fakultas Kedokteran UI. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Pendidikan

Dua Universitas Jalin Kerja Sama Untuk Standardisasi Fakultas Kedokteran

oleh Editor : Memoarto
8 Agustus 2026
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Kertas Diduga Dokumen Berhamburan dari Lantai Atas
Peristiwa

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Kertas Diduga Dokumen Berhamburan dari Lantai Atas

oleh Editor : Affandy
8 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IPO

Purbaya Unggul dalam Survei Kinerja Menteri, MBG Perlu Dilanjutkan

8 Agustus 2026
PUNCAK PENGHARGAAN: Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat memberikan sambutan dalam ESG Award 2026. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

ESG Award Tahun Keempat Diikuti 73 Perusahaan Multisektor

9 Agustus 2026
KERJA SAMA: Rektor Universitas Esa Unggul Arief Kusuma Among Praja (kanan) secara resmi telah meneken kerja sama dengan Fakultas Kedokteran UI. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Dua Universitas Jalin Kerja Sama Untuk Standardisasi Fakultas Kedokteran

8 Agustus 2026
Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

Dari Model ke Akting, Monica Steffi Main di Sahabat Jadi Apa?

8 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4259 shares
    Share 1704 Tweet 1065
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya