Koranindopos.com, JAKARTA – Institut Sains dan Teknologi (ISTEK) Widuri resmi meluncurkan Layanan Kesejahteraan Masyarakat (LKM Widuri) pada Sabtu (27/6/2026) di Kampus ISTEK Widuri, Jalan Palmerah Barat No. 353, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Layanan yang dipimpin Dr. An Tobing, S.Psi., M.M., Psikolog tersebut dibentuk sebagai pusat pengabdian masyarakat untuk memperluas akses layanan psikologi, kesehatan mental, konsultasi hukum, pengembangan sumber daya manusia, hingga pendampingan penyandang disabilitas melalui kolaborasi akademisi, pemerintah, dan berbagai mitra.
Ketua LKM Widuri, Dr. An Tobing, mengatakan kehadiran LKM merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat agar layanan profesional dapat diakses secara lebih mudah, baik secara langsung di kampus maupun melalui layanan daring berdasarkan sistem perjanjian.
“Kami membuka layanan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Harapannya masyarakat dapat memperoleh manfaat dari layanan psikologi, hukum, maupun pendampingan lainnya,” ujar An Tobing.
LKM Widuri dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Rektor tertanggal 8 Mei 2026 dengan mengusung tagline Where People Flourish. Unit ini memiliki misi menghadirkan layanan yang preventif, profesional, dan transformatif untuk menjawab berbagai tantangan sosial, perkembangan teknologi, serta dinamika dunia kerja.
Sebagai langkah awal, LKM Widuri telah melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, di antaranya seminar di tingkat RW yang melibatkan ibu-ibu PKK. Materi yang diberikan meliputi komunikasi, isu sosial, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.
Selain itu, LKM Widuri menyediakan layanan konseling psikologi gratis yang dilakukan oleh konselor bersertifikat lulusan Program Studi Kesejahteraan Sosial Widuri. Masyarakat juga dapat mengakses layanan asesmen psikologi, konsultasi hukum, pendampingan penyandang disabilitas, hingga layanan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPKS) untuk menindaklanjuti berbagai laporan.
Menurut An Tobing, pengembangan layanan LKM Widuri difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni individu, organisasi, dan komunitas. Seluruh layanan tersebut dibangun di atas empat pilar utama, yaitu psychological well-being, human capital development, legal protection, serta disability and environment.
“Layanan kami diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, baik untuk individu, organisasi, maupun komunitas,” katanya.
Tidak hanya melayani masyarakat umum, LKM Widuri juga membuka layanan bagi perusahaan, meliputi pemetaan sumber daya manusia, rekrutmen, penyusunan struktur organisasi, penyusunan Key Performance Indicator (KPI), pelatihan, coaching, hingga konseling psikologi bagi karyawan.
Dalam pelaksanaannya, LKM Widuri bekerja sama dengan Klinik PMHC untuk menyediakan layanan psikiater bagi karyawan yang mengalami stres maupun tekanan kerja. Layanan psikologi profesional juga diperkuat melalui dukungan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jaya.
Sementara bagi komunitas, LKM Widuri menyiapkan berbagai program pemberdayaan, seperti pembinaan generasi muda, pendampingan lansia, persiapan masa pensiun, hingga penguatan kapasitas komunitas sesuai kebutuhan masyarakat.
Ke depan, LKM Widuri akan memperluas kerja sama dengan pemerintah, perusahaan swasta, BUMN, rumah sakit, lembaga pendidikan, organisasi sosial, serta berbagai komunitas, termasuk membuka peluang kolaborasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Melalui pengembangan jaringan tersebut, LKM Widuri menargetkan dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi maupun mengakses layanan LKM Widuri dapat menghubungi layanan WhatsApp resmi yang disediakan oleh LKM Widuri. (Wahyu)










