Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital

Editor : Akula oleh Editor : Akula
25 Juni 2026
in Nasional, Pendidikan
A A
0
Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital

Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital (foto. Dokpri)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, jakarta – Jakarta – Perubahan cara masyarakat mengakses informasi mendorong peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan di berbagai daerah.

Menjawab tantangan tersebut, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) bersama Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) tengah memperkuat sistem pelatihan pustakawan agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan layanan informasi masa kini.

Langkah itu menjadi salah satu pembahasan utama dalam kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Program Pelatihan Bidang Perpustakaan yang digelar secara daring pada 23 Juni 2026. Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk menyamakan pemahaman terkait arah pengembangan kompetensi tenaga perpustakaan di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspek dibahas secara menyeluruh, mulai dari kebijakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia perpustakaan, penyusunan kurikulum pelatihan, penerapan standar mutu penyelenggaraan pelatihan, hingga proses akreditasi program yang akan dijalankan.

Artikel Terkait

Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Pemerintah Pantau Pergerakan Harga Minyak Dunia

Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, Empat Korban Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

Ketua Umum Pengurus Pusat IPI yang juga menjabat Sekretaris Utama Perpusnas, Joko Santoso, menilai peran pustakawan saat ini telah berkembang jauh melampaui tugas pengelolaan koleksi. Menurutnya, pustakawan kini dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi informasi yang berlangsung sangat cepat.

“Pustakawan di era disrupsi dituntut untuk meningkatkan kompetensi teknis kepustakawanan, literasi digital, layanan berbasis kebutuhan pemustaka, pengelolaan pengetahuan, komunikasi publik, advokasi literasi, dan kemampuan berjejaring dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kompetensi tersebut perlu ditopang oleh sistem pelatihan yang terstruktur dan memiliki standar kualitas yang jelas. Karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi profesi dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan program pelatihan berjalan efektif.

Joko juga menekankan pentingnya peran IPI dalam menjembatani komunikasi antara pustakawan di berbagai wilayah dengan Perpusnas. Melalui peran tersebut, berbagai kebijakan dan program pengembangan profesi dapat tersampaikan secara lebih luas kepada para pengelola perpustakaan.
“Kualitas perpustakaan ditentukan oleh kualitas pustakawan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpusnas, Triani Rahmawati, menyebut kerja sama dengan IPI menjadi bagian penting dalam menyusun strategi peningkatan kualitas tenaga perpustakaan secara berkelanjutan.

Menurut Triani, tantangan yang dihadapi pustakawan saat ini semakin beragam, sehingga pengembangan kompetensi tidak dapat dilakukan secara parsial. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar pelatihan yang diselenggarakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan lapangan.

“Kita ingin menggandeng banyak tangan untuk mencapai standar kebijakan dan kebutuhan yang diperlukan dalam menyiapkan tenaga profesional di perpustakaan melalui pelatihan yang kita miliki,” ujar Triani.

Pada kesempatan yang sama, Widyaiswara Ahli Madya Perpusnas Ahmad Muslim memaparkan bahwa saat ini tersedia 20 jenis pelatihan yang dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi pustakawan di berbagai bidang kerja.

Selain membahas materi dan kurikulum, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai standar mutu penyelenggaraan pelatihan. Materi tersebut disampaikan oleh Pustakawan Ahli Madya Sri Palupi bersama Widyaiswara Ahli Pertama Maharani Lelasari yang menguraikan berbagai instrumen penjaminan mutu yang akan diterapkan dalam setiap program pelatihan.

Pembahasan turut mencakup mekanisme akreditasi program pelatihan yang disampaikan oleh Pustakawan Ahli Muda Heri Iman Santoso. Menurutnya, akreditasi menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan kualitas dan kredibilitas penyelenggara pelatihan di bidang perpustakaan.

Ia menambahkan, Perpusnas juga membuka kesempatan konsultasi bagi lembaga atau penyelenggara yang ingin mengajukan akreditasi agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi secara optimal sebelum proses penilaian dilakukan.

“Kami membuka ruang konsultasi sebelum melakukan permohonan akreditasi supaya persiapannya benar-benar sempurna,” tuturnya.

Melalui penguatan kurikulum, standar mutu, dan sistem akreditasi tersebut, Perpusnas dan IPI berharap kualitas pelatihan pustakawan di Indonesia dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung transformasi layanan perpustakaan yang semakin modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (BRG,/Kul)

Topik: Perpusnas

TerkaitBerita

Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Pemerintah Pantau Pergerakan Harga Minyak Dunia
Nasional

Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Pemerintah Pantau Pergerakan Harga Minyak Dunia

oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, Empat Korban Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan
Peristiwa

Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, Empat Korban Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan

oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan
Nasional

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara
Nasional

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

21 Juli 2026
Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

21 Juli 2026
IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

21 Juli 2026
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3973 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    568 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya