Senin, 10 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital

Editor : Akula oleh Editor : Akula
25 Juni 2026
in Nasional, Pendidikan
A A
0
Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital

Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital (foto. Dokpri)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, jakarta – Jakarta – Perubahan cara masyarakat mengakses informasi mendorong peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan di berbagai daerah.

Menjawab tantangan tersebut, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) bersama Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) tengah memperkuat sistem pelatihan pustakawan agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan layanan informasi masa kini.

Langkah itu menjadi salah satu pembahasan utama dalam kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Program Pelatihan Bidang Perpustakaan yang digelar secara daring pada 23 Juni 2026. Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk menyamakan pemahaman terkait arah pengembangan kompetensi tenaga perpustakaan di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspek dibahas secara menyeluruh, mulai dari kebijakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia perpustakaan, penyusunan kurikulum pelatihan, penerapan standar mutu penyelenggaraan pelatihan, hingga proses akreditasi program yang akan dijalankan.

Artikel Terkait

Ketua Yayasan SIHI Buka Suara Soal Tudingan Ekstrakurikuler Menembak Dibuktikan

Truk Polisi Bawa Siswa dan Guru SMAN 79 Kecelakaan di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk

Hakim MK Saldi Isra Soroti Maskapai yang Sepihak Pindahkan Penumpang Saat Delay

Ketua Umum Pengurus Pusat IPI yang juga menjabat Sekretaris Utama Perpusnas, Joko Santoso, menilai peran pustakawan saat ini telah berkembang jauh melampaui tugas pengelolaan koleksi. Menurutnya, pustakawan kini dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi informasi yang berlangsung sangat cepat.

“Pustakawan di era disrupsi dituntut untuk meningkatkan kompetensi teknis kepustakawanan, literasi digital, layanan berbasis kebutuhan pemustaka, pengelolaan pengetahuan, komunikasi publik, advokasi literasi, dan kemampuan berjejaring dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kompetensi tersebut perlu ditopang oleh sistem pelatihan yang terstruktur dan memiliki standar kualitas yang jelas. Karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi profesi dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan program pelatihan berjalan efektif.

Joko juga menekankan pentingnya peran IPI dalam menjembatani komunikasi antara pustakawan di berbagai wilayah dengan Perpusnas. Melalui peran tersebut, berbagai kebijakan dan program pengembangan profesi dapat tersampaikan secara lebih luas kepada para pengelola perpustakaan.
“Kualitas perpustakaan ditentukan oleh kualitas pustakawan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpusnas, Triani Rahmawati, menyebut kerja sama dengan IPI menjadi bagian penting dalam menyusun strategi peningkatan kualitas tenaga perpustakaan secara berkelanjutan.

Menurut Triani, tantangan yang dihadapi pustakawan saat ini semakin beragam, sehingga pengembangan kompetensi tidak dapat dilakukan secara parsial. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar pelatihan yang diselenggarakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan lapangan.

“Kita ingin menggandeng banyak tangan untuk mencapai standar kebijakan dan kebutuhan yang diperlukan dalam menyiapkan tenaga profesional di perpustakaan melalui pelatihan yang kita miliki,” ujar Triani.

Pada kesempatan yang sama, Widyaiswara Ahli Madya Perpusnas Ahmad Muslim memaparkan bahwa saat ini tersedia 20 jenis pelatihan yang dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi pustakawan di berbagai bidang kerja.

Selain membahas materi dan kurikulum, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai standar mutu penyelenggaraan pelatihan. Materi tersebut disampaikan oleh Pustakawan Ahli Madya Sri Palupi bersama Widyaiswara Ahli Pertama Maharani Lelasari yang menguraikan berbagai instrumen penjaminan mutu yang akan diterapkan dalam setiap program pelatihan.

Pembahasan turut mencakup mekanisme akreditasi program pelatihan yang disampaikan oleh Pustakawan Ahli Muda Heri Iman Santoso. Menurutnya, akreditasi menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan kualitas dan kredibilitas penyelenggara pelatihan di bidang perpustakaan.

Ia menambahkan, Perpusnas juga membuka kesempatan konsultasi bagi lembaga atau penyelenggara yang ingin mengajukan akreditasi agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi secara optimal sebelum proses penilaian dilakukan.

“Kami membuka ruang konsultasi sebelum melakukan permohonan akreditasi supaya persiapannya benar-benar sempurna,” tuturnya.

Melalui penguatan kurikulum, standar mutu, dan sistem akreditasi tersebut, Perpusnas dan IPI berharap kualitas pelatihan pustakawan di Indonesia dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung transformasi layanan perpustakaan yang semakin modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (BRG,/Kul)

Topik: Perpusnas

TerkaitBerita

BARANG BUKTI: Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: Detik.com/Istimewa)
Pendidikan

Ketua Yayasan SIHI Buka Suara Soal Tudingan Ekstrakurikuler Menembak Dibuktikan

oleh Editor : Memoarto
9 Agustus 2026
Truk Polisi Bawa Siswa dan Guru SMAN 79 Kecelakaan di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk
Peristiwa

Truk Polisi Bawa Siswa dan Guru SMAN 79 Kecelakaan di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk

oleh Editor : Affandy
9 Agustus 2026
Hakim MK Saldi Isra Soroti Maskapai yang Sepihak Pindahkan Penumpang Saat Delay
Nasional

Hakim MK Saldi Isra Soroti Maskapai yang Sepihak Pindahkan Penumpang Saat Delay

oleh Editor : Affandy
9 Agustus 2026
Api Karhutla di Resor Sembalun TN Gunung Rinjani Berhasil Dikendalikan, Kemenhut Lanjutkan Mopping Up
Peristiwa

Api Karhutla di Resor Sembalun TN Gunung Rinjani Berhasil Dikendalikan, Kemenhut Lanjutkan Mopping Up

oleh Editor : Anggoro
9 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BARANG BUKTI: Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: Detik.com/Istimewa)

Ketua Yayasan SIHI Buka Suara Soal Tudingan Ekstrakurikuler Menembak Dibuktikan

9 Agustus 2026
KOMPENSASI PERANG: Iran menegaskan tak akan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi syarat yang diajukan Teheran, termasuk pemberian kompensasi atas kerusakan akibat perang. (Foto: REUTERS/Stringer)

IRGC Buka Selat Hormuz Jika AS Bayar Kompensasi Perang

10 Agustus 2026
PERNAH BERSINAR: Anthony Martial ketika masih memperkuat Manchester United. (Foto: (c) AP Photo)

Anthony Martial Tanpa Klub Jelang Musim Baru

10 Agustus 2026
MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping

MILKLAB Ramaikan Coffee Culture Jakarta Lewat Coffee Rave dan Program Café Hopping

4 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4275 shares
    Share 1710 Tweet 1069
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    675 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya