Koranindopos.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi meluncurkan berbagai persiapan strategis berskala besar demi menyambut momentum bersejarah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta yang jatuh pada tahun 2027 mendatang. Langkah awal ini direalisasikan melalui skema kolaborasi lintas sektor yang menggabungkan unsur pariwisata, ekonomi kreatif, dan panggung hiburan modern secara berkelanjutan.
Sinergi masif tersebut dirancang secara matang untuk menstimulasi roda perekonomian daerah, meningkatkan kunjungan pelancong, sekaligus memberikan dampak positif yang signifikan bagi seluruh lapisan warga di tengah transformasi Jakarta menjadi kota global yang kompetitif.
Agenda besar menyongsong usia lima abad ini diproyeksikan menjadi tonggak penting bagi arah pembangunan kota yang inklusif dan ramah terhadap perkembangan industri kreatif. Pemerintah daerah berkomitmen penuh memastikan agar seluruh rangkaian program yang disiapkan tidak sekadar menjadi perayaan seremonial belaka, melainkan sebuah gerakan nyata yang menyentuh aspek kesejahteraan ekonomi masyarakat secara langsung.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa perayaan lima abad Jakarta harus memberikan manfaat nyata bagi warga. “Menuju usia lima abad Jakarta harus berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Pramono dalam keterangan resminya.
Dalam upaya mewujudkan transformasi kota global tersebut, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta menginisiasi kemitraan strategis dengan pelaku industri hiburan pop culture melalui platform Visiting Jakarta. Kolaborasi komprehensif ini diarahkan untuk memperluas jangkauan promosi destinasi wisata lokal serta menyediakan ruang rekreasi tahunan yang berkualitas bagi warga metropolitan.
Penyelenggaraan acara ini juga dipadukan dengan pameran produk UMKM lokal, mulai dari sektor kuliner khas, produk fesyen inovatif, hingga kerajinan tangan kreatif guna mendongkrak pendapatan pelaku usaha mikro. Hal ini menjadikannya pembeda utama karena terintegrasi langsung dengan program kerja pemerintah.
“Kami dari Visiting Jakarta siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Remember Fest, sebuah festival pop culture yang mumpuni untuk mendukung program pariwisata dan ekonomi kreatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sekaligus menjadi salah satu ruang hiburan tahunan bagi warga Jakarta,” kata Disparekraf DKI Jakarta, Ari Wibisono.
“Visiting Jakarta akan merujuk pada aktivitas berkunjung atau berwisata ke Jakarta. Ibu kota Indonesia ini menawarkan perpaduan unik antara sejarah kolonial, keragaman budaya Nusantara, dan gaya hidup metropolitan modern,” tambahnya.
Di sisi lain, pihak promotor festival juga telah mengumumkan kesiapan penuh mereka secara resmi kepada publik melalui peluncuran identitas visual atau logo festival yang dilaksanakan secara khidmat pada Rabu, 24 Juni 2026.
Penyelenggara optimistis bahwa konsep ini akan membawa angin segar bagi industri musik tanah air. Promotor Remember Fest, Clement Winarko, mengungkapkan bahwa pihaknya resmi meluncurkan logo festival tersebut pada Rabu (24/6/2026).
“Hari ini kami meluncurkan logo resmi Remember Fest. Festival musik ini mungkin terdengar baru, tetapi saya dan tim merupakan orang-orang lama yang siap mengisi ruang hiburan di Open Space dan Gambir Expo Kemayoran,” ujarnya. (BRG/Hend)










